Analis Asing: Walau Tak Tahu, Jokowi Diuntungkan dari Politik Moeldoko

Reza Gunadha | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Jum'at, 12 Maret 2021 | 22:39 WIB
Analis Asing: Walau Tak Tahu, Jokowi Diuntungkan dari Politik Moeldoko
Presiden Jokowi / [SuaraSulsel.id / Sekretariat Presiden]

Suara.com - Marcus Mietzner, Associate Professor di Australia National University, menilai Presiden Jokowi diuntungkan ketika Kepala Staf Presiden Moeldoko menjadi Ketua Umum Partai Demokrat versi KLB Deli Serdang.

Ia mengatakan, Jokowi tetap diuntungkan dari hal tesebut meski memastikan dirinya tak tahu menahu perihal sepak terjang politik Moeldoko maupun Kongres Luar Biasa PD di Deli Serdang, 5 Maret lalu.

"Kita sebagai pengamat dari luar cuma bisa menarik satu kesimpulan dari ini semua, bahwa walaupun Jokowi mungkin bukan penggagas dari semua ini, dia menikmati hasilnya, itu jelas sekali," kata Marcus dalam sebuah diskusi daring, Jumat (12/3/2021). 

Marcus berpendapat, kalau Jokowi merasa dirugikan atas tindakan Moeldoko yang membuat dualisme kepemimpinan di PD, mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut pasti sudah mengambil langkah seperti mengintervensi bawahannya tersebut. 

"Intervensi misalnya untuk menghentikan upaya-upaya kepala stafnya dalam kasus Partai Demokrat ini," ujarnya. 

Di lain sisi, sikap Jokowi yang disebut kaget atas keterlibatan Moeldoko dalam KLB PD, juga patut dipertanyakan.

Sebab, kata Marcus, pemberitaan Moeldoko yang dikait-kaitkan bakal memimpin Partai Demokrat kerap bersliweran di media massa jauh sebelum ada KLB Deli Serdang.

Marcus Mietzner, Associate Professor Australia National University. [Suara.com/Ria Rizki Nirmalasari]
Marcus Mietzner, Associate Professor Australia National University. [Suara.com/Ria Rizki Nirmalasari]

Rasanya aneh menurut Marcus kalau Jokowi tidak tahu karena beritanya pun bahkan sudah sampai ke negeri Kangguru. 

"Kita saja semua di Australia tahu bahwa Moeldoko mau dijadikan ketum. Begitu jadi, presiden dan jubir presiden juga bilang bahwa semua kaget kok tiba-tiba Moeldoko menjadi ketua umum," ungkapnya. 

Meski demikian, menurut Marcus akan sama-sama buruk ketika Jokowi tahu atau tidak tahu soal langkah Moeldoko tersebut. 

Semisal, Jokowi mengetahui niat Moeldoko dan mendukungnya atau presiden tidak tahu, tidak melakukan intervensi, tetap membiarkan, maka tetap juga dianggap buruk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti Asing soal KLB: Baru Ini Ada Presiden Tak Tahu Pergerakan Bawahan

Peneliti Asing soal KLB: Baru Ini Ada Presiden Tak Tahu Pergerakan Bawahan

News | Jum'at, 12 Maret 2021 | 22:11 WIB

Eks Ketua Demokrat Bolmong Ngaku Terima Rp 100 Juta dari KLB Deli Serdang

Eks Ketua Demokrat Bolmong Ngaku Terima Rp 100 Juta dari KLB Deli Serdang

News | Jum'at, 12 Maret 2021 | 21:06 WIB

Kubu AHY Tuding Ada Oknum Kekuasaan di Balik KLB Demokrat Deli Serdang

Kubu AHY Tuding Ada Oknum Kekuasaan di Balik KLB Demokrat Deli Serdang

News | Jum'at, 12 Maret 2021 | 20:54 WIB

Kubu AHY Ungkap Bukti Kader Partai Lain Ikut KLB Demokrat Deli Serdang

Kubu AHY Ungkap Bukti Kader Partai Lain Ikut KLB Demokrat Deli Serdang

News | Jum'at, 12 Maret 2021 | 20:42 WIB

Habis Dapat Duit Rp 100 Juta, Politisi Demokrat Ini Tak Jadi Pro Moeldoko

Habis Dapat Duit Rp 100 Juta, Politisi Demokrat Ini Tak Jadi Pro Moeldoko

Bali | Jum'at, 12 Maret 2021 | 19:52 WIB

Mantan Ketua KPK Jadi Tim Hukum Demokrat, Laporkan 10 Orang KLB Moeldoko

Mantan Ketua KPK Jadi Tim Hukum Demokrat, Laporkan 10 Orang KLB Moeldoko

Batam | Jum'at, 12 Maret 2021 | 19:36 WIB

336 Orang Divonis Mati, Komitmen Jokowi Lindungi Hak Rakyat Dinilai Rendah

336 Orang Divonis Mati, Komitmen Jokowi Lindungi Hak Rakyat Dinilai Rendah

News | Jum'at, 12 Maret 2021 | 18:47 WIB

Minta Semua Pihak Hormati Moeldoko, Politisi PDIP Bahas Suku Jawa

Minta Semua Pihak Hormati Moeldoko, Politisi PDIP Bahas Suku Jawa

Banten | Jum'at, 12 Maret 2021 | 18:45 WIB

Pidato di Depan Tokoh Agama, AHY Sindir Ada Orang Ngaku Ketua Demokrat

Pidato di Depan Tokoh Agama, AHY Sindir Ada Orang Ngaku Ketua Demokrat

Banten | Jum'at, 12 Maret 2021 | 18:09 WIB

Terkini

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:15 WIB

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:14 WIB

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:29 WIB

Tentara Israel Klaim Temukan Buku Mein Kampf Saat Cari Prajurit yang Tewas di Lebanon

Tentara Israel Klaim Temukan Buku Mein Kampf Saat Cari Prajurit yang Tewas di Lebanon

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:28 WIB

Awal Mula Sahroni Sadar Diperas KPK Gadungan Rp300 Juta, Berawal dari Tamu Perempuan di DPR

Awal Mula Sahroni Sadar Diperas KPK Gadungan Rp300 Juta, Berawal dari Tamu Perempuan di DPR

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:25 WIB

KPK Bongkar Modus 4 Pegawai Gadungan yang Peras Ahmad Sahroni, Ternyata Bukan yang Pertama Kali!

KPK Bongkar Modus 4 Pegawai Gadungan yang Peras Ahmad Sahroni, Ternyata Bukan yang Pertama Kali!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:18 WIB

Kasus Andrie Yunus Tetap di Militer, Menko Yusril Respons Usul Gibran Soal Hakim Ad Hoc

Kasus Andrie Yunus Tetap di Militer, Menko Yusril Respons Usul Gibran Soal Hakim Ad Hoc

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:16 WIB

Suap Ijon Proyek Bekasi: KPK Sita Duit Kadis Henri Lincoln, Diduga 'Uang Panas' dari Sarjan

Suap Ijon Proyek Bekasi: KPK Sita Duit Kadis Henri Lincoln, Diduga 'Uang Panas' dari Sarjan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:14 WIB

Riset Global Soroti Inovasi Pertanian AI dari Indonesia, Disebut Bisa Pulihkan Tanah Rusak

Riset Global Soroti Inovasi Pertanian AI dari Indonesia, Disebut Bisa Pulihkan Tanah Rusak

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:11 WIB

Militer Israel Kian Brutal di Lebanon, Panglima IDF Cuekin Sinyal Damai Netanyahu

Militer Israel Kian Brutal di Lebanon, Panglima IDF Cuekin Sinyal Damai Netanyahu

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:04 WIB