Uang Insentif Tak Kunjung Cair, Nakes Covid-19 Buat Petisi Desak Pemerintah

Bangun Santoso | Stephanus Aranditio | Suara.com

Rabu, 17 Maret 2021 | 06:59 WIB
Uang Insentif Tak Kunjung Cair, Nakes Covid-19 Buat Petisi Desak Pemerintah
Sejumlah tenaga kesehatan bersiap melakukan perawatan terhadap pasien COVID-19 di Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Jumat (22/1/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Tenaga Kesehatan yang menjadi relawan Covid-19 ramai-ramai mengajukan petisi menuntut pencairan insentif yang dijanjikan pemerintah belum cair selama dua bulan terakhir.

Petisi itu dibuat oleh Perwakilan Relawan Nakes Covid Se-Indonesia yang terdiri dari dokter, perawat, analis medis, hingga apoteker dari rumah sakit rujukan pemerintah maupun Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta.

"Kami mengajak seluruh masyarakat dan DPR untuk mendesak Kemenkes segera memberikan seluruh hak insentif kami," tulis Perwakilan Relawan Nakes Covid Se-Indonesia melalui petisi online Change.org dikutip Suara.com, Rabu (17/3/2021).

Mereka mengaku insentif bulan Januari dan Februari 2021 belum dibayarkan. Padahal sebelumnya dijanjikan akan dibayar setiap bulan.

"Bahkan insentif di bulan Desember 2020 pun belum dibayarkan. Hal ini tentu membuat relawan kesulitan karena selama menjadi relawan. Nakes tidak mendapatkan gaji setiap bulan dan hanya berharap bayaran insentif untuk memenuhi kebutuhan keluarga yang ditinggalkan," ungkap mereka.

Sejauh ini petisi sudah ditandatangani oleh 4.466 orang dan masih terus bertambah mendesak Kemenkes dan DPR menuntaskan permasalahan ini.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan sampai 12 Maret 2021 perhitungan pemerintah pusat masih ada selisih sekitar RP1,2 triliun.

Terdiri dari insentif Nakes Balai Lab sekitar Rp 1 triliun, Nakes untuk rumah sakit lapangan di bulan Desember Rp 6,9 miliar, nakes relawan Rp 23 miliar dan Program Pendidikan Dokter Spesialis di bulan Desember Rp 159 miliar.

"Sudah disetujui bu Sri Mulyani, membayarkan insentif nakes di rumah sakit pusat mulai Januari, Februari, Maret secara bertahap," kata Budi Gunadi dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI, Jakarta, Senin (15/3/2021).

Selain itu, masih ada tunggakan pada dokter internship mulai dari Agustus hingga November 2020 lalu yang mencapai lebih dari Rp 200 miliar pada jangka waktu tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bek Inter Milan Danilo D'Ambrosio Positif Terpapar Covid-19

Bek Inter Milan Danilo D'Ambrosio Positif Terpapar Covid-19

Malang | Selasa, 16 Maret 2021 | 23:52 WIB

Toyota Perkenalkan Sekat Khusus Mobil Untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Toyota Perkenalkan Sekat Khusus Mobil Untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Otomotif | Selasa, 16 Maret 2021 | 23:44 WIB

Bangkitkan Pariwisata, Ratusan Pekerja Wisata di Bali Dapat Vaksin Covid-19

Bangkitkan Pariwisata, Ratusan Pekerja Wisata di Bali Dapat Vaksin Covid-19

Lifestyle | Rabu, 17 Maret 2021 | 06:05 WIB

MUI Usul Vaksinasi Covid-19 saat Ramadan Dilakukan usai Berbuka Puasa

MUI Usul Vaksinasi Covid-19 saat Ramadan Dilakukan usai Berbuka Puasa

News | Selasa, 16 Maret 2021 | 23:07 WIB

Inovasi Bisnis di Tengah Pandemi

Inovasi Bisnis di Tengah Pandemi

Video | Selasa, 16 Maret 2021 | 21:00 WIB

Hadapi Pandemi Covid-19, Puspaga Kota Jogja: Keluarga Jadi Fondasi Penting

Hadapi Pandemi Covid-19, Puspaga Kota Jogja: Keluarga Jadi Fondasi Penting

Jogja | Selasa, 16 Maret 2021 | 21:03 WIB

Iklan Terkait Covid-19 Tampilkan Fotonya Disoal, Doni Monardo: Hapus Saja

Iklan Terkait Covid-19 Tampilkan Fotonya Disoal, Doni Monardo: Hapus Saja

News | Selasa, 16 Maret 2021 | 20:55 WIB

Terkini

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:42 WIB

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:28 WIB

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:24 WIB

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:21 WIB

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:53 WIB

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:47 WIB

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:27 WIB

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:15 WIB

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:14 WIB

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:29 WIB