Menkes Budi Sebut Mutasi Corona N439K Tidak Diwaspadai di Indonesia

Erick Tanjung | Stephanus Aranditio | Suara.com

Jum'at, 19 Maret 2021 | 15:39 WIB
Menkes Budi Sebut Mutasi Corona N439K Tidak Diwaspadai di Indonesia
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (Suara.com/Novian)

Suara.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan varian N439K tidak termasuk dalam mutasi virus Sars-Cov 2 yang diwaspadai di Indonesia, meski di tanah air sudah ada 48 kasus positif Covid-19 varian dari Inggris tersebut.

Budi mengatakan Badan Kesehatan Dunia, WHO baru menentukan tiga varian yang dianggap lebih berbahaya yakni B117 asal Inggris, B1351 dari Afrika Selatan, dan P1 asal Brasil.

"N439K ini tidak masuk VOI (Varian of Interest) maupun VOC (Varian of Concern) WHO, jadi supaya teman-teman lebih tenang karena banyak berita macam-macam. Banyak varian baru itu hilangnya cepat, setahu saya ini juga termasuk varian yang menghilangnya cepat," kata Budi dalam jumpa pers KPCPEN, Jumat (19/3/2021).

Varian N439K telah ditemukan di Indonesia pada November 2020, dari 500 sampel tercatat sudah ada 48 kasus N439K.

Hampir semuanya ditemukan di bulan Maret 2021. Sedangkan di dunia, N439K telah terdeteksi di lebih dari 30 negara.

Varian N439K ini dianggap sama dengan D614G yang juga ditemukan di Indonesia sejak September 2020.

Ketua Umum IDI Daeng M Faqih menyebut varian N439K ini lebih pintar dari varian sebelumnya.

"Karena ikatan terhadap reseptor ACE2 di sel manusia lebih kuat, dan tidak dikenali oleh polyclonal antibody yang terbentuk dari imunitas orang yang pernah terinfeksi," kata Daeng, Jumat (12/3).

IDI menyarankan penggunaan masker yang sesuai seperti masker bedah, N95, KN94, KF94 dapat melindungi hingga 90 persen penularan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Covid-19 Turun, Pertunjukan di Magelang Tetap Dibatasi

Kasus Covid-19 Turun, Pertunjukan di Magelang Tetap Dibatasi

Jawa Tengah | Jum'at, 19 Maret 2021 | 14:41 WIB

Indonesia Cabut Penangguhan, Vaksin AstraZeneca Mulai Dipakai Pekan Depan

Indonesia Cabut Penangguhan, Vaksin AstraZeneca Mulai Dipakai Pekan Depan

News | Jum'at, 19 Maret 2021 | 14:20 WIB

Tekan Prevalensi Perokok, Pengawasan Harga Rokok Jadi Sorotan

Tekan Prevalensi Perokok, Pengawasan Harga Rokok Jadi Sorotan

Bisnis | Jum'at, 19 Maret 2021 | 09:04 WIB

Terkini

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:13 WIB

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:42 WIB

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:29 WIB