Ini Percakapan Tersangka Bansos soal Titipan Uang Saku ke Ajudan Juliari

Agung Sandy Lesmana, Welly Hidayat

Senin, 22 Maret 2021 | 16:55 WIB
Ini Percakapan Tersangka Bansos soal Titipan Uang Saku ke Ajudan Juliari
Sidang kasus suap bansos Covid-19 dengan terdakwa Harry Van Sidabukke dan Ardian Iskandar di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, Senin (15/3/2021). [Suara.com/Yaumal Asri Hutasuhut]

Suara.com - Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memutar rekaman sadapan telepon yang berisi pembicaraan antara saksi Eko Budi Santoso, ajudan eks Menteri Sosial Juliari P. Batubara dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kementerian Sosial RI Adi Wahyono.

Rekaman sadapan itu diputar Jaksa KPK saat Eko dihadirkan sebagai saksi dalam kasus korupsi bansos Corona se-Jabodetabek tahun 2020 dengan terdakwa Harry Van Sidabukke dan Ardian Iskandar Maddanatja di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (22/3/2021).

Awalnya Jaksa KPK bertanya kepada  saksi Eko apakah pernah berkomunikasi dengan Adi menggunakan telepon saat menemani kunjungan ke daerah eks Menteri Sosial Juliari P Batubara di bulan November 2020.

"Ingat saya ke Medan sama ke Semarang. Ikut (Rombongan Adi Wahyono)," ucap Eko di PN Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (22/3/2021).

Jaksa KPK pun kembali menanyakan apakah dalam komunikasi telepon antara saksi dan Adi adanya terkait titipan. Adapun saksi Eko pun tak membantah bahwa adanya titipan yang disebutnya sebagai uang saku.

"Untuk malam sekitar setengah 8 ada pak Adi itu Telepon saya, katanya ada titipin barang ke saya. Terus saya nanya, itu berupa apa ? uang saku," jawab Eko,

Jaksa KPK pun terus mendalami jawaban saksi, dan melanjutkan pertanyaan. Apakah, saksi menerima titipan itu.

Kemudian, saksi Eko pun mengklaim tak menerima titipan itu karena adanya rapat mendadak yang harus diikuti Juliari.

"Tidak (terima titipan dari Adi Wahyono). Karena gini, jadi posisi untuk kebarangkatan awalnya itu kan kami take off setengah delapan. Ternyata setelah pak Adi telepon ada rapat terbatas, awalnya mau dipending, tapi tetap dipaksa," kata Eko.

baca juga

Jaksa pun mempertegas terkait 'uang saku' yang dimaksudkan dititipkan Adi kepada saksi Eko. Saksi pun tak mengetahui terkait ucapan Adi itu.

"Saya tidak tahu. Makanya dalam pembicaraan saya tanya itu uang apaan," jawab Eko 

Jaksa pun membeberkan dihadapan majelis hakim hasil sadapan komunikasi antara Eko dan Adi Wahyono.

"Saya hanya mau konfirmasi terkait titipan dari Adi Wahyono, mungkin saksi pernah mendengar pembicaraan ini."

Berikut sadapan Jaksa KPK yang diputar di sidang: 

*Adi: Mas eko, besok jadwal pesawatnya jam brp ?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usut Kasus Baru, KPK Bongkar Kaitan Korupsi Bansos Presiden dengan Dosa Eks Mensos Juliari

Usut Kasus Baru, KPK Bongkar Kaitan Korupsi Bansos Presiden dengan Dosa Eks Mensos Juliari

News | Rabu, 26 Juni 2024 | 18:57 WIB

KPK Buka Penyelidikan Baru Kasus Bansos di Kemensos, Pengembangan Perkara Korupsi Eks Mensos Juliari

KPK Buka Penyelidikan Baru Kasus Bansos di Kemensos, Pengembangan Perkara Korupsi Eks Mensos Juliari

News | Rabu, 23 November 2022 | 17:46 WIB

Terkini

Bom Molotov di Koja Dipicu Cemburu, Ibu Bonceng Anak Jadi Korban Salah Sasaran

Bom Molotov di Koja Dipicu Cemburu, Ibu Bonceng Anak Jadi Korban Salah Sasaran

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:59 WIB

Mikroplastik dan Ledaka Alga Berbahaya: Bagaimana Polusi Plastik Ganggu Keseimbangan Ekosistem

Mikroplastik dan Ledaka Alga Berbahaya: Bagaimana Polusi Plastik Ganggu Keseimbangan Ekosistem

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:58 WIB

Greenpeace Cs Sorot APRIL Group, Sebut Pemasok Barunya Perusak Hutan

Greenpeace Cs Sorot APRIL Group, Sebut Pemasok Barunya Perusak Hutan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:55 WIB

Pelemparan Bom Molotov di Koja Terekam CCTV, Diduga Dilakukan 4 Orang

Pelemparan Bom Molotov di Koja Terekam CCTV, Diduga Dilakukan 4 Orang

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:34 WIB

Tak Bisa Sembunyi! Polda Jabar Gandeng Meta Lacak Jejak Taufik Penyiksa Kekasih di Rancaekek

Tak Bisa Sembunyi! Polda Jabar Gandeng Meta Lacak Jejak Taufik Penyiksa Kekasih di Rancaekek

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:32 WIB

Bukan di Jalanan! Pengamat Sebut Pengerahan Siswa Batam Dukung MBG Justru Rusak Citra Program

Bukan di Jalanan! Pengamat Sebut Pengerahan Siswa Batam Dukung MBG Justru Rusak Citra Program

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:30 WIB

Nadiem Sebut Pengadaan Chromebook Darurat Gegara Covid-19: Guru Teriak Minta Laptop

Nadiem Sebut Pengadaan Chromebook Darurat Gegara Covid-19: Guru Teriak Minta Laptop

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:27 WIB

Sepakat! Selat Hormuz Dikelola Iran, Bentuk Jalur Komunikasi Darurat dengan AS

Sepakat! Selat Hormuz Dikelola Iran, Bentuk Jalur Komunikasi Darurat dengan AS

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:23 WIB

Mimpi Bebas Banjir! Akhirnya Pompa Rawa Buaya akan Dibangun Setelah Bertahun-tahun Diabaikan

Mimpi Bebas Banjir! Akhirnya Pompa Rawa Buaya akan Dibangun Setelah Bertahun-tahun Diabaikan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:09 WIB

Gubernur Bank Iran: Kami Tak Wajib Beli Produk Amerika Setelah Damai

Gubernur Bank Iran: Kami Tak Wajib Beli Produk Amerika Setelah Damai

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:07 WIB