Profil Nawal El Saadawi, Aktivis Feminis Mesir yang Tutup Usia

Farah Nabilla | Suara.com

Selasa, 23 Maret 2021 | 11:00 WIB
Profil Nawal El Saadawi, Aktivis Feminis Mesir yang Tutup Usia
Nawal El Saadawi1. [Twitter/@NawalElSaadawi1]

Suara.com - Berita duka kali ini datang datang dari dunia sastra Internasional, Nawal El Saadawi menghembuskan nafas terkhirnya pada usia 89 tahun di Mesir, Minggu (21/03).

Wanita yang dikenal melalui sepak terjangnya dalam menyuarakan hak-hak wanita ini adalah seorang bagi seluruh wanita di seluruh dunia, terutama di Mesir. El Saadawi tidak hanya menyuarakan hak-hak perempuan melalui aksi yang ia lakukan secara langsung, ia juga menyebarkan pemikiran-pemikirannya melalui medium buku yang tuliskan

Profil Nawal El Saadawi

El Saadawi lahir di Kafir Tahla, Mesir pada 27 Oktober 1931. Ia dilahirkan dari keluarga yang memiliki latar belakang ekonomi berkecukupan, sang ayah adalah seorang pejabat pemerintah dengan gajdi yang terbilang kecil dan sang ibu berasal dari latar belakang keluarga kaya.

Parnikahanya dengan sang suami dikaruniai dua orang anak yakni Atef Hatata dan Mona Helmi.

El Saadawi kecil pernah mengalami hal yang kurang lazim bagi anak seusianya, saat itu usia El Saadawi baru menginjak 10 tahun namun keluarganya bersikeras untuk menikahkanya.

Beruntung sang ibu berada pada pihak El Saadawi kecil, ia bisa keluar dari masalah tersebut berkat pembelaan yang dilakukan oleh ibunya. Sampai pada akhirnya keluarnya sepakat untuk mendukung El Saadawi dalam dunia pendidikan.

Berangkat dari kasus tersebut EL mulai sadar bahwa dalam kehidupan yang ia jalani anak perempuan selalu dinomor duakan dibanding dengan anak laki-laki, dengan kata lain anak perempuan tidak memilki kebebasan untuk memilih pilihanya sendiri.

Pendidikan El Saadawi

El Saadawi berhasil meraih gelar kedokteranya di Universitas Kairo pada tahun 1955 dan berprofresi sebagai dokter sebelum akhirnya memtuskan untuk memilih sebagai spesialis di bidang psikiatri.

Ia melanjutkan karir profesinalnya dengan menjadi direktur kesehatan masyarakat Pemerintah di Mesir, kala itu El memang sudah kerap kali menuangkan ide-ide pikiranya dalam sebuah tulisan

Timeline Sepak Terjang El Saadawi

  • Mendirikan Solidaritas Perempuan Arab (1982)
  • Ditutupnya Asosiasi Solidaritas Perempuan Arab oleh pemerintah Mesir (1991)
  • Bekerja sebagai professor tamu di Duke University, AS (1993)
  • Menginisiasi Program Wanita di UN-ECWA di Beirut (1994)
  • Kembali ke Mesir (1996)
  • Didakwa oleh pengadilan Mesir dengan tuduhan menyebarkan ajaran sesat (2001)
  • Mencalonkan diri untuk menjadi presiden (2004)
  • Melakukan perlawanan terhadap presiden Hosni Mubarak (2011)

Profesi El Saadawi

  1. Penulis
  2. Aktivis
  3. Dokter
  4. Psikeater
  5. Jurnalis
  6. Etnografer

Buku Karya El Saadawi

Secara keseluruhan ada total kurang lebih 27 buku yang sudah ia lahirkan, benang merah yang ia angkat dalam setiap tulisanya adalah cerminan kehidupan sosial masyarakat perempuan di Arab, terlebih di Mesir.

  1. Women at Point Zero (1975)
  2. Three taboos: sex, religion and power (1984)
  3. Memoirs from the Women’s Prison (1958)
  4. The Hidden Face of Eve (1977)

Menurut beberapa sumber buku-buku yang pernah diterbitkan oleh El Saadawi pada kala itu sempat disensor dan dilarang untuk diperjual belikan, terutama di negara Mesir.

Fakta Unik tentang El Saadawi

Berikut adalah contoh pemikiran-pemikiran El Saadawi:

  1. Menentang semua doktrin agama yang menyangkal hak perempuan, kolonialisme, kemunafikan blok barat
  2. Kritik terhadap kelompok feminis yang memisahkan antara kesetaraan perempuan dengan kapitalisme
  3. Menentang penindasan yang memiliki korelasi dengan pemikiran Marxis mengenai perbedaan kelas, dominasi kerajaanm patriarki, fundamentalisme agama dan kapitalisme.

Itulah profil Nawal El Saadawi, aktivis feminis Mesir yang baru saja tutup usia.

Kontributor : Dhea Alif Fatikha

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Muchtar Pakpahan, Aktivis Buruh Sejak Zaman Soeharto

Profil Muchtar Pakpahan, Aktivis Buruh Sejak Zaman Soeharto

News | Senin, 22 Maret 2021 | 18:54 WIB

Profil Herman Lantang, Sahabat Soe Hok Gie dan Pendiri Mapala UI Tutup Usia

Profil Herman Lantang, Sahabat Soe Hok Gie dan Pendiri Mapala UI Tutup Usia

News | Senin, 22 Maret 2021 | 17:03 WIB

Nawal El Saadawi, Tokoh Feminis yang Berani dan Berbahaya Tutup Usia

Nawal El Saadawi, Tokoh Feminis yang Berani dan Berbahaya Tutup Usia

News | Senin, 22 Maret 2021 | 15:18 WIB

Ustadz Yahya Waloni: Kalau Ulama Benci Habib Rizieq, Pasti Ulama Penjilat

Ustadz Yahya Waloni: Kalau Ulama Benci Habib Rizieq, Pasti Ulama Penjilat

Bogor | Kamis, 18 Maret 2021 | 07:27 WIB

Pencabutan FABA dari Daftar Limbah B3, Massa Demo di Kantor Gubernur Kaltim

Pencabutan FABA dari Daftar Limbah B3, Massa Demo di Kantor Gubernur Kaltim

Kaltim | Rabu, 17 Maret 2021 | 17:22 WIB

Demi Uang Asuransi, Pria Ini Tega Bunuh 2 Anaknya, Diganjar Bui 200 Tahun

Demi Uang Asuransi, Pria Ini Tega Bunuh 2 Anaknya, Diganjar Bui 200 Tahun

News | Jum'at, 12 Maret 2021 | 14:07 WIB

Terkini

Rugi Setengah Miliar! Titik Api Kebakaran Showroom BYD BSD Berasal dari Gudang Sparepart

Rugi Setengah Miliar! Titik Api Kebakaran Showroom BYD BSD Berasal dari Gudang Sparepart

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:53 WIB

TAUD Ultimatum Polisi, Limpahkan Kasus Andrie Yunus ke Penuntut Umum dalam 14 Hari

TAUD Ultimatum Polisi, Limpahkan Kasus Andrie Yunus ke Penuntut Umum dalam 14 Hari

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:49 WIB

Prabowo Salat Id di Paris, Seskab Teddy: Perkuat Posisi Indonesia di Eropa

Prabowo Salat Id di Paris, Seskab Teddy: Perkuat Posisi Indonesia di Eropa

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:37 WIB

Selebgram Brunei Woodyrman Akui Mabuk saat Hantam Rekannya Pakai Botol hingga Tewas

Selebgram Brunei Woodyrman Akui Mabuk saat Hantam Rekannya Pakai Botol hingga Tewas

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:31 WIB

Militer Jadi Petani Hingga Pejabat, Doktrin Pertahanan Negara Sedang Disalahgunakan?

Militer Jadi Petani Hingga Pejabat, Doktrin Pertahanan Negara Sedang Disalahgunakan?

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:20 WIB

PKB Sambut Putusan MK Soal Kuota Perempuan 30 Persen: Kami Sudah Konsisten

PKB Sambut Putusan MK Soal Kuota Perempuan 30 Persen: Kami Sudah Konsisten

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:08 WIB

Dulu Identik dengan Lansia, Mengapa Diabetes Tipe 2 Kini 'Hobi' Menyerang Remaja?

Dulu Identik dengan Lansia, Mengapa Diabetes Tipe 2 Kini 'Hobi' Menyerang Remaja?

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:51 WIB

Sebut Sumbar dan Jabar Suku Barbar, Abu Janda Resmi Dilaporkan ke Bareskrim!

Sebut Sumbar dan Jabar Suku Barbar, Abu Janda Resmi Dilaporkan ke Bareskrim!

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:42 WIB

Berkedok Toko Kosmetik, Dua Pengedar 210 Ribu Butir Obat Keras di Bekasi Diciduk Polisi

Berkedok Toko Kosmetik, Dua Pengedar 210 Ribu Butir Obat Keras di Bekasi Diciduk Polisi

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:37 WIB

Jakarta Siaga Hantavirus: 4 ABK dari Somalia Masuk RSUD Cengkareng, Begini Kondisinya

Jakarta Siaga Hantavirus: 4 ABK dari Somalia Masuk RSUD Cengkareng, Begini Kondisinya

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:34 WIB