Freeport Pesan 70 Ribu Dosis Vaksin Sinovam dari Tiongkok

Siswanto

Selasa, 23 Maret 2021 | 17:32 WIB
Freeport Pesan 70 Ribu Dosis Vaksin Sinovam dari Tiongkok
Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)

Suara.com - Manajemen Freeport Indonesia dilaporkan telah memesan sebanyak 70 ribu dosis vaksin Sinovam dari Republik Rakyat Tiongkok untuk karyawan dan keluarga agar bisa terhindar dari paparan COVID-19.

Vice President Freeport Indonesia Bidang Hubungan Pemerintahan Jonny Lingga  mengatakan vaksin Sinovam diproduksi oleh perusahaan yang sama yang memproduksi vaksin Sinovac yang digunakan oleh pemerintah RI untuk melakukan vaksinasi massal rakyat Indonesia.

"Vaksin jenis Sinovam itu masih satu pabrikan dengan vaksin Sinovac yang sementara ini digunakan oleh pemerintah. Kami terus berusaha untuk mendatangkan sebanyak 70 ribu dosis agar bisa melakukan vaksinasi seluruh karyawan PT. Freeport maupun subkontraktor dan keluarga," kata Jonny Lingga.

Jonny mengatakan Freeport juga berencana menambah lagi jumlah vaksin yang akan didatangkan untuk melakukan vaksinasi masyarakat atau penduduk yang bermukim di sekitar Kota Tembagapura, kota pertambangan Freeport yang berada di dataran tinggi Kabupaten Mimika.

Sejauh ini manajemen Freeport telah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk bisa mendatangkan vaksin Sinovam dari Tiongkok tersebut dengan mendaftar melalui Kamar Dagang dan Industri Indonesia pusat.

Selain itu, manajemen Freeport telah berkirim surat ke Bio Farma serta berkoordinasi dengan BUMN terkait dan Internasional SOS.

"Sampai sekarang kami masih menunggu jawaban dari pemerintah pusat. Sebab Vaksin jenis Sinovam baru akan didatangkan pada kuartal kedua tahun ini atau sekitar bulan April 2021," katanya.

Manajemen Freeport berharap rencana untuk mendatangkan vaksin Sinovam dari Tiongkok tersebut mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat melalui Kemenkes sekaligus membantu upaya pemerintah dalam mempercepat program vaksinasi massal seluruh warga Indonesia agar terbentuk kekebalan kelompok atau komunitas.

"Intinya Freeport siap, tinggal menunggu barangnya ada, namun sampai sekarang pun harganya belum ditentukan oleh pemerintah," kata Jonny.

baca juga

Sambil menunggu tibanya vaksin Sinovam dari Tiongkok tersebut, Freeport kini tengah mempersiapkan berbagai hal, di antaranya tempat penyimpanan vaksin, petugas vaksinasi yang rencananya didatangkan dari Internasional SOS, perusahaan yang selama ini mengelola RS Tembagapura dan Klinik Kuala Kencana milik Freeport.

Sesuai petunjuk pemerintah pusat, program vaksinasi gotong-royong atau vaksinasi mandiri oleh berbagai perusahaan dan lembaga tidak boleh dicampur-adukan dengan program vaksinasi gratis yang disediakan oleh pemerintah.

Pelaksanaan vaksinasi gotong-royong pun harus disiapkan sendiri oleh pihak perusahaan tersebut baik tenaga vaksinasi, maupun tempat pelaksanaan pemberian vaksinnya.

Sehubungan dengan rencana itu, manajemen Freeport telah melakukan sosialisasi di kalangan karyawan. Para karyawan, katanya, cukup antusias menyambut program vaksinasi COVID-19 di lingkungan Freeport Indonesia agar bisa lebih terjamin kesehatannya sekaligus mengurangi risiko terpapar COVID-19.

Sejak awal pandemi COVID-19 melanda Kabupaten Mimika pada 25 Maret 2020, hingga saat ini tercatat lebih dari 1.000 karyawan Freeport Indonesia dan perusahaan subkontraktornya telah terpapar virus corona baru itu. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Antam Beli 9 Ton Emas dari Freeport, Diproduksi di Gresik

Antam Beli 9 Ton Emas dari Freeport, Diproduksi di Gresik

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 13:23 WIB

Banyak Sosok yang Masih Rangkap Jabatan di Jajaran Manajemen DSI

Banyak Sosok yang Masih Rangkap Jabatan di Jajaran Manajemen DSI

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:04 WIB

Bukan Punya Bahlil! Menteri HAM Pigai Pasang Badan Kawal 10 Persen Saham Freeport untuk Papua Tengah

Bukan Punya Bahlil! Menteri HAM Pigai Pasang Badan Kawal 10 Persen Saham Freeport untuk Papua Tengah

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:02 WIB

Izin Freeport Diperpanjang hingga 2061, Legislator PDIP Tagih Kontribusi Nyata untuk Papua

Izin Freeport Diperpanjang hingga 2061, Legislator PDIP Tagih Kontribusi Nyata untuk Papua

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:31 WIB

Setoran Freeport ke Negara Turun Menjadi USD 2,6 Miliar pada 2026

Setoran Freeport ke Negara Turun Menjadi USD 2,6 Miliar pada 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:52 WIB

PTFI dan Masyarakat Papua Tengah: 10 Tahun Perubahan, Harapan Baru untuk Ekonomi Berkelanjutan

PTFI dan Masyarakat Papua Tengah: 10 Tahun Perubahan, Harapan Baru untuk Ekonomi Berkelanjutan

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:53 WIB

Perusahaan Indonesia dan AS Teken 11 Kesepakatan Bisnis Senilai Rp648 Triliun

Perusahaan Indonesia dan AS Teken 11 Kesepakatan Bisnis Senilai Rp648 Triliun

Bisnis | Kamis, 19 Februari 2026 | 15:45 WIB

Jadi Penyumbang Produksi Terbesar, Kapan Tambang Bawah Tanah Freeport Bisa Operasi Kembali

Jadi Penyumbang Produksi Terbesar, Kapan Tambang Bawah Tanah Freeport Bisa Operasi Kembali

Bisnis | Senin, 24 November 2025 | 16:55 WIB

Freeport Pede Setoran ke Negara 2025 Rp 70 Triliun di Tengah Produksi Turun, Kok Bisa?

Freeport Pede Setoran ke Negara 2025 Rp 70 Triliun di Tengah Produksi Turun, Kok Bisa?

Bisnis | Senin, 24 November 2025 | 16:27 WIB

Hanya Produksi 2 Tambang, Produksi Emas Freeport di 2025 Meleset 50 Persen dari Target

Hanya Produksi 2 Tambang, Produksi Emas Freeport di 2025 Meleset 50 Persen dari Target

Bisnis | Senin, 24 November 2025 | 12:41 WIB

Terkini

Tolak Main di Eredivisie, Striker Bali United Jort van der Sande Menyesal Berkarier di Indonesia?

Tolak Main di Eredivisie, Striker Bali United Jort van der Sande Menyesal Berkarier di Indonesia?

Bola | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:46 WIB

3 Rekomendasi Jerawat Punggung Spray, Praktis dan Cepat Meresap

3 Rekomendasi Jerawat Punggung Spray, Praktis dan Cepat Meresap

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:45 WIB

Lebarkan Sayap Bisnis ke Vietnam, Gus Lilur Tak Surut Bongkar Dugaan Rasuah Muktamar ke-35 NU

Lebarkan Sayap Bisnis ke Vietnam, Gus Lilur Tak Surut Bongkar Dugaan Rasuah Muktamar ke-35 NU

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Suara Warga Masuk Pembahasan Pemilu, 31 Orang Susun Rekomendasi untuk DPR

Suara Warga Masuk Pembahasan Pemilu, 31 Orang Susun Rekomendasi untuk DPR

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:42 WIB

Harta Pejabat di Luar LHKPN Diusulkan Bisa Dirampas Negara: Bagaimana Batas Hukumnya?

Harta Pejabat di Luar LHKPN Diusulkan Bisa Dirampas Negara: Bagaimana Batas Hukumnya?

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:40 WIB

Kiper Jebolan Kendal Tornado FC Youth Tepis Dua Penalti, Solo Raih Emas Porprov Jateng

Kiper Jebolan Kendal Tornado FC Youth Tepis Dua Penalti, Solo Raih Emas Porprov Jateng

Surakarta | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:40 WIB

Hitung-hitungan Pajak iPhone Duo dari Luar Negeri vs Resmi Indonesia

Hitung-hitungan Pajak iPhone Duo dari Luar Negeri vs Resmi Indonesia

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:37 WIB

Ulasan Pekan 7 Super League 2026/2027: Persija Kokoh di Puncak, Persib ke Jalur Kemenangan

Ulasan Pekan 7 Super League 2026/2027: Persija Kokoh di Puncak, Persib ke Jalur Kemenangan

Bola | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:37 WIB

Kiamat Ekologis: Ketika Desa Adat, Hutan, dan Satwa Liar Perlahan Hilang

Kiamat Ekologis: Ketika Desa Adat, Hutan, dan Satwa Liar Perlahan Hilang

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:35 WIB

Kematian Perwira Kopassus di Surakarta, TB Hasanuddin Minta Diusut Tuntas dan Transparan

Kematian Perwira Kopassus di Surakarta, TB Hasanuddin Minta Diusut Tuntas dan Transparan

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:34 WIB

×