alexametrics

Diduga Buang Puntung Rokok ke Tumpukan Tisu, Gerbong Kereta Api Terbakar

Reza Gunadha | Rima Suliastini
Diduga Buang Puntung Rokok ke Tumpukan Tisu, Gerbong Kereta Api Terbakar
Kebakaran di kereta api, diduga karena puntung rokok. (Twitter/@utkarshs88)

Penumpang diduga membuang puntung rokok ke tempat sampah yang berisi tumpukan tisu.

Suara.com - Sebuah gerbong kereta api di India terbakar hebat pada hari Sabtu, (13/03). Menurut hasil sementara penyelidikan, api diduga berasal dari puntung rokok yang dibuang penumpang ke tumpukan tisu di toilet.

Menyadur Indian Express Kamis (25/03), sebuah laporan menyebut salah satu penumpang di gerbong yang terbakar memberi pernyataan tertulis bahwa alarm detektor asap berbunyi di gerbong saat api mulai menyala.

Laporan itu menyebut ada penumpang yang merokok di dalam toilet ketika kereta melintas dan membuang puntungnya ke tempat sampah yang berisi tumpukan tisu.

"Ada peluang karena banyak penumpang suka merokok. Setiap lemparan dari puntung rokok yang menyala dapat menyulut api," kata laporan itu.

Baca Juga: 10 Orang Tewas Terbakar, Mawarti Lolos dari Maut Berkat Teriakan Mama

"Itu adalah toilet gaya barat di mana jumlah tisu dan tisu toilet lebih banyak digunakan dan dibuang ke tempat sampah," lanjut laporan yang sama.

Salah satu gerbong kereta api New Delhi-Dehradun Shatabdi Special terbakar saat melintasi Raiwala di Uttarakhand pada 13 Maret, sore hari.

Rangkaian kereta kemudian dihentikan, penumpang diturunkan dan gerbong dilepas sebelum kereta dikirim dalam perjalanan ke Dehradun.

"Interiornya benar-benar terbakar. Api mulai dari WC sisi kiri, kerusakan parah ditemukan di lokasi yang sama. Cat bagian WC benar-benar terbakar sedangkan di tempat lain kerusakan lebih sedikit."

laporan itu juga menyebut lantai toilet retak karena intensitas panas yang tinggi. Sementara itu, laporan penyelidikan mengesampingkan dugaan pemicu kebakaran lainnya.

Baca Juga: 5 Orang Selamat dari Kebakaran Matraman, Sri Mulyani Meninggal Dunia

Beberapa diantaranya adalah penguncian poros, pengikatan rem, korsleting, pemecah api, atau bahan mudah terbakar lainnya yang dibawa oleh penumpang bahkan sabotase.

Komentar