10 Orang Tewas Terbakar, Mawarti Lolos dari Maut Berkat Teriakan Mama

Agung Sandy Lesmana | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Kamis, 25 Maret 2021 | 11:29 WIB
10 Orang Tewas Terbakar, Mawarti Lolos dari Maut Berkat Teriakan Mama
Kondisi rumah salah satu warga pasca kebakaran di kawasan Pisangan Baru III. Matraman. (Suara.com/Yaumal)

Suara.com - Mawarti, salah satu korban selamat bercerita soal kronologi kebakaran yang menewaskan 10 orang di Jalan Pisanangan Baru III , RT 6 RW 10 Mataraman, Jakarta Timur, dini hari tadi. Mawati bisa lolos dari kepungan si jago merah karena dibangunkan anaknya. 

Mawarti hanya tinggal berdua dengan anaknya Evan yang masih duduk di bangku SMP. Dari empat pintu kontrakan yang terbakar ada Marwati tinggal di pintu nomor 4 dari ujung. 

"Saya dibangunkan anak saya, dia kan tidur di depan, saya di belakang," kata Mawarti saat ditemui Suara.com di lokasi kebakaran, Kamis (25/3).

Berdasarkan penuturannya, api mulai membesar sekitar pukul 04.00 WIB, saat itu anaknya, Evan yang tidur di ruang depan kontrakannya terbangun. 

"Anak saya bangun, karena dia merasa panas" tuturnya. 

Lalu saat Evan, bangun langsung menuju ke kamar  tidur membangunkan Marwati. 

"Anak saya teriak, mama-mama kebakaran, kebakaran, teriak dia gitu," kata Marwati. 

Kondisi rumah salah satu warga pasca kebakaran di kawasan Pisangan Baru III. Matraman. (Suara.com/Yaumal)
Kondisi rumah salah satu warga pasca kebakaran di kawasan Pisangan Baru III. Matraman. (Suara.com/Yaumal)

Mendengar teriakan itu, Marwati langsung bangun, dan melihat api  di plapon rumahnya sudah membesar. Namun, dia tidak langsung keluar rumah dengan keadaan panik dia masih sempat menyelamatkan surat-surat pentingnya. 

"Saya bangun loncat lihat api, saya ambil surat-surat saja, langsung keluar. Saya cuma bisa menyelamatkan baju di badan dan surat-surat penting. Sendal juga enggak pakai," tuturnya. 

Kemudian saat Marwati  membuka pintu  kondisi di sekeliling kontrakannya  sudah berwarna merah karena keganasan si jago merah, dan dipenuhi kepulan asap pekat. 

"Pas saya keluar apinya sudah gede, di samping saya kontrakan lainnya apinya sudah gede, sudah merah dan penuh asap," jelasnya. 

Bersyukur, akhirnya Marwati bersama anaknya berhasil selamat dan langsung meminta pertolongan warga. 

Disamping itu saat dia keluar Marwati sempat mendengar teriakan minta tolong dari kontrakan lain. Dia tidak mengetahui persis asal suara itu. 

"Saat itu saya sempat dengar ada yang minta tolong, itu kalau tidak salah dari sebelah saya. Pas saya keluar pintunya kan ketutup, saya uda nggak sempat mikir ujung-ujung ke sana, saya langsung lari keluar," ujarnya. 

10 Warga Tewas

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Empat Toko di Martapura Hangus Terbakar, Diduga karena Korsleting Kulkas

Empat Toko di Martapura Hangus Terbakar, Diduga karena Korsleting Kulkas

Kalbar | Kamis, 25 Maret 2021 | 09:35 WIB

5 Orang Selamat dari Kebakaran Matraman, Sri Mulyani Meninggal Dunia

5 Orang Selamat dari Kebakaran Matraman, Sri Mulyani Meninggal Dunia

Jakarta | Kamis, 25 Maret 2021 | 09:33 WIB

Sri Mulyani Meninggal Dunia, Jadi Korban Kebakaran di Pisangan Matraman

Sri Mulyani Meninggal Dunia, Jadi Korban Kebakaran di Pisangan Matraman

Jakarta | Kamis, 25 Maret 2021 | 09:25 WIB

Korban Kebakaran di Pisangan Matraman Terjebak di Kontrakan 5 Pintu

Korban Kebakaran di Pisangan Matraman Terjebak di Kontrakan 5 Pintu

Jakarta | Kamis, 25 Maret 2021 | 09:18 WIB

Terkini

Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan

Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 17:05 WIB

Banding Kasus Chromebook, Pengamat Ingatkan PT Tak Ulur Waktu Tahan Ibrahim Arief

Banding Kasus Chromebook, Pengamat Ingatkan PT Tak Ulur Waktu Tahan Ibrahim Arief

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:38 WIB

Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa, Relawan PROBO Siap Kawal Program Strategis

Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa, Relawan PROBO Siap Kawal Program Strategis

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:25 WIB

Dari Limbah ke Pasar Dunia, Rahasia Wayan Sudira Ubah Sampah Kayu Laut Jadi Cuan Ekspor

Dari Limbah ke Pasar Dunia, Rahasia Wayan Sudira Ubah Sampah Kayu Laut Jadi Cuan Ekspor

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:12 WIB

Ukir Prestasi, Gus Ipul Apresiasi Siswa Sekolah Rakyat Surakarta

Ukir Prestasi, Gus Ipul Apresiasi Siswa Sekolah Rakyat Surakarta

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:01 WIB

Viral Manusia Silver Todong Pisau di Kuta, Polisi Tangkap Pria Asal Bandung

Viral Manusia Silver Todong Pisau di Kuta, Polisi Tangkap Pria Asal Bandung

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:01 WIB

Amnesty Desak DPR Segera Sahkan UU Anti Bahan Korosif Usai Kasus Andrie Yunus

Amnesty Desak DPR Segera Sahkan UU Anti Bahan Korosif Usai Kasus Andrie Yunus

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:38 WIB

Usman Hamid Kritik Peradilan Militer yang Abaikan Korban: Kehilangan Legitimasi Hukum

Usman Hamid Kritik Peradilan Militer yang Abaikan Korban: Kehilangan Legitimasi Hukum

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17 WIB

Pernyataan Presiden soal Dolar Dinilai Bisa Jadi Sentimen Negatif bagi Rupiah

Pernyataan Presiden soal Dolar Dinilai Bisa Jadi Sentimen Negatif bagi Rupiah

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:10 WIB

Pengamat UMBY Soroti Pernyataan Prabowo, Harga Tempe Bisa Naik karena Dolar

Pengamat UMBY Soroti Pernyataan Prabowo, Harga Tempe Bisa Naik karena Dolar

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:18 WIB