Amien Rais Sebut Jokowi Berubah: Sekarang Tampak Galau dan Tak Yakin Diri

Rifan Aditya , Hernawan

Senin, 29 Maret 2021 | 08:14 WIB
Amien Rais Sebut Jokowi Berubah: Sekarang Tampak Galau dan Tak Yakin Diri
Amien Rais curiga ada skenario presiden bisa terpilih 3 periode (YouTube).

Suara.com - Eks Ketua MPR Amien Rais mengomentari jiwa kepemimpinan Presiden Jokowi yang menurutnya telah berubah, termasuk dalam hal kewibawaan.

Padahal saat Jokowi mulai menjabat sebagai presiden, kata Amien Rais, ada semacam harapan terang bahwa kepentingan berpihak pada rakyat. Namun lambat laun oligarki kian berkembang.

Pernyataan itu disampaikan Amien Rais dalam video berjudul "Rezim Jokowi Makin Terpojok" yang disiarkan melalui kanal YouTube miliknya.

Dalam hal ini, Amien Rais menyoroti anak buah termasuk menteri Presiden Jokowi yang membantunya memimpin Indonesia.

"Kalau saya harus terus terang, Pak Jokowi awal kepresidenan ada semacam harapan terang, tekad memihak kepentingan rakyat, tapi umumnya malak (bawahan) haus kekuasaan sehingga melihat kekuasaan menjadi dopping, diminum ketagihan, itu kecelakaan politik," kata Amien Rais seperti dikutip suara.com.

Amien Rais soal Jokowi (YouTube).
Amien Rais soal Jokowi (YouTube).

Amien Rais lalu mengaitkannya dengan Presiden Jokowi pada periode kedua yang sudah berlangsung sejak 2019 lalu.

Politisi senior itu mengatakan, pada periode kedua Jokowi tidak lagi terlihat sebagai pemimpin dalam hal membuat keputusan.

"Selalu gamang bahkan makin menggerus kepercayaan rakyat kepada presiden," ujarnya.

Hal itu membuat Amien Rais mengungkit masa periode pertama. Kata dia, Jokowi telah membawa portofolio kegagalan sejak awal menjabat.

baca juga

"Sejak awal sesungguhnya kelihatan Pak Jokowi gak begitu capable sehingga tahun pertama membawa portofolio kegagalan," tukasnya.

"Para menteri bukan first class, second range, kemudian nampak pada saat di mana Jokowi mengatakan sesuatu yang menyangkut nasib bangsa dan negara malah tidak berkata-kata," sambungnya.

Tak pelak, Presiden Jokowi disebut oleh Amien Rais terlihat galau dan tak yakin diri. Bertolak belakang dengan awal pemerintahan yang kerap menggaungkan semakan kerja.

"Untuk memutuskan sesuatu yang dampaknya menentukan bangsa dan negara, malah kelihatan galau dan tak yakin diri," tutur Amien Rais.

"Menjadi lain sama sekali, pada awal mengatakan kabinet kerja kerja kerja, nawacita menimbulkan harapan, tapi sekarang gak pernah dikuak lagi. Sekarang memang wibawa dari Pak Jokowi merosot cepat," tambah dia.

Pendiri Partai Ummat tersebut lantas memberi contoh dengan kasus yang belakangan terjadi, dari impor beras sampai perebutan Partai Demokrat antara Agus Harimurti Yudhoyono dan Moeldoko.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aksi Bom Bunuh Diri, Jokowi: Mari Perangi Terorisme dan Radikalisme!

Aksi Bom Bunuh Diri, Jokowi: Mari Perangi Terorisme dan Radikalisme!

Bogor | Senin, 29 Maret 2021 | 06:35 WIB

Perintah Jokowi ke Kapolri: Usut Tuntas Jaringan Teroris ke Akar-akarnya!

Perintah Jokowi ke Kapolri: Usut Tuntas Jaringan Teroris ke Akar-akarnya!

News | Minggu, 28 Maret 2021 | 16:00 WIB

Presiden Jokowi ke Kapolri : Usut dan Bongkar Jaringan Pelaku Bom Makassar

Presiden Jokowi ke Kapolri : Usut dan Bongkar Jaringan Pelaku Bom Makassar

Sulsel | Minggu, 28 Maret 2021 | 15:48 WIB

Terkini

Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!

Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:36 WIB

816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta

816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:22 WIB

Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature

Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:08 WIB

Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna

Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:08 WIB

Prabowo: Banyak yang Nyusup ke MBG untuk Jadi Maling!

Prabowo: Banyak yang Nyusup ke MBG untuk Jadi Maling!

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:44 WIB

Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan

Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:23 WIB

Drama Putri Mandalika Berbahasa Inggris Meriahkan Open House Sekolah Rakyat Lombok

Drama Putri Mandalika Berbahasa Inggris Meriahkan Open House Sekolah Rakyat Lombok

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:18 WIB

Mendagri Minta Pemda Akselerasi Program BSPS, Target 400 Ribu Rumah

Mendagri Minta Pemda Akselerasi Program BSPS, Target 400 Ribu Rumah

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:00 WIB

Pimpinan Ponpes Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka Kasus Santri Terbakar, Polisi Buka Suara

Pimpinan Ponpes Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka Kasus Santri Terbakar, Polisi Buka Suara

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 20:58 WIB

Pengakuan Negara Belum Cukup, Hak Penghayat Kepercayaan Masih Jadi PR Pemerintah

Pengakuan Negara Belum Cukup, Hak Penghayat Kepercayaan Masih Jadi PR Pemerintah

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 20:18 WIB

×