Minta Polisi Tak Ragu Berantas Terorisme, Kiai Said Aqil: Ada Dalilnya

Agung Sandy Lesmana | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Selasa, 30 Maret 2021 | 14:29 WIB
Minta Polisi Tak Ragu Berantas Terorisme, Kiai Said Aqil: Ada Dalilnya
Ketua Umum PB Nahdlatul Ulama Said Aqil Siradj. [Suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Ketua Umum Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj berpesan kepada pihak kepolisian untuk tidak ragu dalam memberantas terorisme.

Menurutnya ada dalil Alquran yang memperkenankan mengusir orang-orang yang berbuat gaduh dan melakukan kekerasan. 

Said Aqil menjelaskan dalil yang dimaksud ialah Ayat 60 Alquran Surah Al Ahzab yang berbunyi la`il lam yantahil-munfiqna wallana f qulbihim marauw wal-murjifna fil-madnati lanugriyannaka bihim umma l yujwirnaka fh ill qall. 

Menurutnya, arti dari ayat tersebut ialah perintah terhadap Nabi Muhammad SAW untuk mengusir orang-orang yang membuat gaduh di Madinah. Nabi Muhammad SAW diminta untuk tidak mengajak mereka duduk dan tinggal bersama di Madinah. 

Berangkat dari ayat tersebut, Said Aqil meminta pihak kepolisian juga tidak perlu ragu-ragu memberantas pelaku-pelaku teror yang mengancam keselamatan masyarakat. 

"Ini jelas sekali ayatnya, orang bikin gaduh, orang yang menyimpang dari komitmen kebersamaan kita kebangsaan, Pancasila kita usir mereka itu, itu perintah Alquran itu jangan ragu-ragu. Walhasil, Alquran dengan tegas tidak boleh ada kekerasan dengan mengatasnamakan agama," kata Said Aqil saat membuka Webinar Mencegah Radikalisme & Terorisme Untuk Melahirkan Keharmonisan Sosial, Selasa (30/3/2021). 

Said Aqil lantas bercerita soal sahabat Nabi Muhammad SAW yang bernama Hassin Al Khosroji yang memiliki anak tetapi enggan masuk Islam. Anaknya sudah dirayu, dinasihati, terus diajak tetapi tetap tidak mau masuk Islam. Akibatnya, Ayahnya pun marah dengan memberikan ancaman bakal membunuh sang anak apabila tidak menuruti perintahnya. 

Alhasil, turun lah ayat Alquran yang mengatakan kalau tidak boleh ada kekerasan dalam agama. Kata Said Aqil, untuk hubungan sedarah saja misal Ayah dan anak itu tidak boleh menggunakan kekerasan, ancaman ataupun teror. Apalagi terhadap orang yang tidak dikenal. 

"Ini jelas ajaran Islam yang sangat manusiawi, yang sangat mendambakan keharmonisan di tengah-tengah masyarakat ini," tuturnya. 

Sementara untuk pelaku-pelaku teror, Said Aqil menganggap kalau mereka hanya sebuah kelompok kecil namun sangat nyaring, nekat, berani mati demi masuk surga. 

"Nah, kita yang mayoritas tidak ingin cepat mati, itu bedanya di situ. Mereka ingin cepat mati, ingin cepat ketemu bidadari," ucapnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terduga Teroris di Condet Diciduk, Wagub DKI Minta Pengawasan Diperketat

Terduga Teroris di Condet Diciduk, Wagub DKI Minta Pengawasan Diperketat

News | Selasa, 30 Maret 2021 | 14:03 WIB

Said Aqil: Maaf, Bahaya Laten Kita Bukan PKI Tapi Radikal dan Terorisme

Said Aqil: Maaf, Bahaya Laten Kita Bukan PKI Tapi Radikal dan Terorisme

News | Selasa, 30 Maret 2021 | 13:01 WIB

Isi Wasiat Pelaku Bom di Makassar: Minta Keluarga Bayar Tunggakan di Bank

Isi Wasiat Pelaku Bom di Makassar: Minta Keluarga Bayar Tunggakan di Bank

News | Selasa, 30 Maret 2021 | 12:49 WIB

Soal Pelaku Bom Bunuh Diri, Ali Imron Eks Bomber Bali Beri Respons Menohok

Soal Pelaku Bom Bunuh Diri, Ali Imron Eks Bomber Bali Beri Respons Menohok

Hits | Selasa, 30 Maret 2021 | 12:52 WIB

Terkini

JK Diserang Usai Senggol Ijazah Jokowi, Jubir Bongkar Motif Upaya Pembungkaman

JK Diserang Usai Senggol Ijazah Jokowi, Jubir Bongkar Motif Upaya Pembungkaman

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:46 WIB

Dapat Kejutan Ultah di DPR, Titiek Soeharto Senyum-senyum Ditanya Ucapan 'Spesial' dari Prabowo

Dapat Kejutan Ultah di DPR, Titiek Soeharto Senyum-senyum Ditanya Ucapan 'Spesial' dari Prabowo

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:43 WIB

PSI Usul Cara Lain Tambah PAD Jakarta, Tak Perlu Jual Nama Halte ke Parpol

PSI Usul Cara Lain Tambah PAD Jakarta, Tak Perlu Jual Nama Halte ke Parpol

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:41 WIB

Perkuat Otot Militer, RI-AS Resmi Bentuk MDCP: Fokus Teknologi Bawah Laut

Perkuat Otot Militer, RI-AS Resmi Bentuk MDCP: Fokus Teknologi Bawah Laut

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:38 WIB

Iran Desak PBB Beri Sanksi Ganti Rugi Materiil dari Bahrain Hingga Yordania

Iran Desak PBB Beri Sanksi Ganti Rugi Materiil dari Bahrain Hingga Yordania

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:29 WIB

Minyak Dunia Tembus USD 110, Subsidi RI Terancam Bengkak Rp79 Triliun

Minyak Dunia Tembus USD 110, Subsidi RI Terancam Bengkak Rp79 Triliun

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:27 WIB

Profil Pete Hegseth: Menteri Perang AS yang 'Membenci' Islam, Punya Tato Kafir

Profil Pete Hegseth: Menteri Perang AS yang 'Membenci' Islam, Punya Tato Kafir

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:26 WIB

Sambil Menangis, Aboe Bakar PKS Minta Maaf ke Ulama dan Warga Madura Terkait Isu Narkoba

Sambil Menangis, Aboe Bakar PKS Minta Maaf ke Ulama dan Warga Madura Terkait Isu Narkoba

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:20 WIB

3 Jejak Kotor Pete Hegseth Si Dewa Perang yang Doyan Mabuk dan Terjerat Skandal Seks

3 Jejak Kotor Pete Hegseth Si Dewa Perang yang Doyan Mabuk dan Terjerat Skandal Seks

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:19 WIB

Apa Saja Efek Blokade Selat Hormuz oleh AS? Ini 5 Konsekuensinya

Apa Saja Efek Blokade Selat Hormuz oleh AS? Ini 5 Konsekuensinya

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:17 WIB