Said Aqil: Maaf, Bahaya Laten Kita Bukan PKI Tapi Radikal dan Terorisme

Bangun Santoso, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 30 Maret 2021 | 13:01 WIB
Said Aqil: Maaf, Bahaya Laten Kita Bukan PKI Tapi Radikal dan Terorisme
Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siradj (Kolase foto/Suara.com)

Suara.com - Ketua Umum Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj menyebut kalau bahaya laten di tanah air bukan kehadiran Partai Komunis Indonesia (PKI). Akan tetapi, ajaran radikalisme dan terorisme yang terus mengancam kehidupan bangsa dan negara.

Said Aqil mengungkapkan hal tersebut setelah adanya aksi amaliyah yang dilakukan suami istri di depan gerbang Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan pada Minggu (28/3/2021).

"Mohon maaf saya mengatakan bukan PKI bahaya laten kita, tapi radikalisme, terorisme yang selalu mengancam kita sekarang ini," kata Saiq Aqil saat membuka Webinar Mencegah Radikalisme & Terorisme Untuk Melahirkan Kehaharmonisan Sosial, Selasa (30/3/2021).

Apalagi menurut kabar yang diterima Said Aqil, masih terdapat enam ribu pelaku terorisme yang masih berkeliaran. Ia meyakini pelaku-pelaku terorisme itu masih dari jaringan teroris Filipina Selatan dan Poso.

Lebih lanjut, Said Aqil menyinggung jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang mengkafirkan siapapun yang tidak sejalan dengan pemahaman mereka. Ia menerangkan kalau JAD merupakan lanjutan dari aliran radikalisme takfiri yang didirikan oleh Syekh Syukri Ahmad Mustofa pada 1969.

Pemeluk paham takfiri ini menghalalkan darah siapapun termasuk agama Islam. Mulai dari membunuh Presiden Mesir Anwar Sadad pada 3 Oktober 1981, membuhuh Menteri Agama Mesir Syekh Husein dan membunuh wartawan Yusuf.

"Dan tahun kemarin ngebom masjid lagi salat jumat, 860 orang wafat meninggal syuhada karena mereka menganggap walaupun lagi salat mereka itu kafir. Inilah JAD," ungkapnya.

Aliran JAD disebut Said Aqil berbeda dengan aliran Jaringan Ansharut Tauhid (JAT) pimpinan Abu Bakar Baasyir yang hanya menyasar warga non muslim untuk dihabisi. Menurutnya, aliran JAD mirip seperti yang dilakukan oleh ISIS.

"Termasuk katanya yang menusuk pak Wiranto dan yang mengebom masjid salat Jumat, (penyerangan) di Polresta Cirebon beberapa tahun yang lalu, itu Jaringan Ansorut Daulah kelanjutan dari jemaah takfirhijrah mirip atau pas seperti ISIS yang mereka lakukan," imbuhnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemprov DKI Bakal Sebar Duta Damai, Ajarkan Anak Sekolah Tidak Radikal

Pemprov DKI Bakal Sebar Duta Damai, Ajarkan Anak Sekolah Tidak Radikal

News | Selasa, 30 Maret 2021 | 12:51 WIB

Doa Paus Fransiskus Untuk Indonesia Usai Diguncang Bom Makassar

Doa Paus Fransiskus Untuk Indonesia Usai Diguncang Bom Makassar

News | Selasa, 30 Maret 2021 | 12:01 WIB

Sejumlah Negara Ikut Mengecam Aksi Bom Bunuh Diri di Gereja Makassar

Sejumlah Negara Ikut Mengecam Aksi Bom Bunuh Diri di Gereja Makassar

News | Selasa, 30 Maret 2021 | 12:53 WIB

Ada Dana Hampir Setengah Milyar, Ini Peran Saefullah Otak Bom Makassar

Ada Dana Hampir Setengah Milyar, Ini Peran Saefullah Otak Bom Makassar

Batam | Selasa, 30 Maret 2021 | 09:13 WIB

Usai Insiden Bom Makassar, Polres Tabanan Razia Mobil Boks

Usai Insiden Bom Makassar, Polres Tabanan Razia Mobil Boks

Bali | Selasa, 30 Maret 2021 | 07:41 WIB

Sosok Cosmas Balalembang, Juru Parkir yang Gagalkan Aksi Keji Bom Makassar

Sosok Cosmas Balalembang, Juru Parkir yang Gagalkan Aksi Keji Bom Makassar

News | Selasa, 30 Maret 2021 | 05:45 WIB

Pengamat Curiga Pasutri Bomber Makassar Terdoktrin Iming-Iming Hadiah Surga

Pengamat Curiga Pasutri Bomber Makassar Terdoktrin Iming-Iming Hadiah Surga

Jakarta | Selasa, 30 Maret 2021 | 07:30 WIB

Terkini

Uang Kertas Bertanda Tangan Menkeu Purbaya Masih Terus Dicetak

Uang Kertas Bertanda Tangan Menkeu Purbaya Masih Terus Dicetak

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 07:49 WIB

Sandal Tertinggal di Bibir Pantai, Remaja 17 Tahun Hilang di Laut Pesisir Barat

Sandal Tertinggal di Bibir Pantai, Remaja 17 Tahun Hilang di Laut Pesisir Barat

Lampung | Jum'at, 25 September 2026 | 07:46 WIB

Langsung Telepon Atlet! Prabowo Ucapkan Selamat Usai Indonesia Sabet Emas Pertama Asian Games 2026

Langsung Telepon Atlet! Prabowo Ucapkan Selamat Usai Indonesia Sabet Emas Pertama Asian Games 2026

News | Jum'at, 25 September 2026 | 07:43 WIB

Modus Licik Dua Eks Petugas BUMN di Pacitan: 286 KTP Warga Dibajak demi Kredit Fiktif Rp681 Juta

Modus Licik Dua Eks Petugas BUMN di Pacitan: 286 KTP Warga Dibajak demi Kredit Fiktif Rp681 Juta

Jatim | Jum'at, 25 September 2026 | 07:30 WIB

IHSG Dibayangi Aksi Asing Kabur Bawa Rp1,42 Triliun: Analis Beri Rekomendasi Saham Ini

IHSG Dibayangi Aksi Asing Kabur Bawa Rp1,42 Triliun: Analis Beri Rekomendasi Saham Ini

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 07:28 WIB

Perbedaan Chemical, Physical, dan Hybrid Sunscreen: Mana yang Paling Cocok untuk Jerawat?

Perbedaan Chemical, Physical, dan Hybrid Sunscreen: Mana yang Paling Cocok untuk Jerawat?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 07:25 WIB

Indonesia Desak PBB Hentikan Impunitas Penyerang Pekerja Kemanusiaan di Zona Konflik

Indonesia Desak PBB Hentikan Impunitas Penyerang Pekerja Kemanusiaan di Zona Konflik

News | Jum'at, 25 September 2026 | 07:24 WIB

Diplomat Indonesia Walk Out saat Benjamin Netanyahu Pidato di Majelis Umum PBB

Diplomat Indonesia Walk Out saat Benjamin Netanyahu Pidato di Majelis Umum PBB

News | Jum'at, 25 September 2026 | 07:17 WIB

Seni Mematikan Notifikasi: Saat Ketenangan Menjadi Kemewahan Baru bagi Gen Z

Seni Mematikan Notifikasi: Saat Ketenangan Menjadi Kemewahan Baru bagi Gen Z

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 07:15 WIB

Sidak Ombudsman Ungkap 11 Rumah Dinas di Lapas Cibinong

Sidak Ombudsman Ungkap 11 Rumah Dinas di Lapas Cibinong

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 07:00 WIB

×