Ngeri-ngeri Sedap, Orang-orang Ini Bermain Voli di Dekat Gunung Meletus

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Rabu, 31 Maret 2021 | 08:25 WIB
Ngeri-ngeri Sedap, Orang-orang Ini Bermain Voli di Dekat Gunung Meletus
Sekelompok orang bermain di dekat gunung yang sedang meletus di Islandia.[Twitter]

Suara.com - Sekelompok orang membuat jagat medis sosial heboh dengan aksinya saat bermain bola voli, namun di belakangnya ada sebuah gunung yang sedang mengeluarkan lahar panas.

Menyadur Russian Today, Selasa (31/3/2021) sekelompok orang yang bermain voli tersebut terekam di ibu kota negara Islandia, Reykjavik.

Dalam sebuah video yang diunggah di media sosial Twitter terlihat sekelompok orang dengan mengenakan pakaian hangat lengkap bermain voli.

Namun yang membuat geger adalah di saat mereka asyik bermain bola, gunung berapi di belakangnya sedang memuntahkan lahar yang terlihat merah membara.

Video tersebut direkam dan diunggah oleh seorang warga bernama Rut Einarsdottir. Postingannya hingga kini telah dilihat oleh lebih dari 1 juta pengguna.

"Orang-orang dengan santai bermain bola voli di gunung berapi di Fagradalsfjall," buka Rut yang ia tulis dalam sebuah caption.

Gunung berapi tersebut dilaporkan tidak aktif selama 6.000 tahun, dan merupakan letusan pertama di daerah setempat selama 800 tahun.

Fenomena tersebut adalah kejadian yang sangat langka di Islandia sehingga sekarang disediakan siaran langsung yang menampilkan letusan gunung tersebut.

"Gunung berapi itu sendiri adalah pemandangan yang spektakuler dan memesona," kata Einarsdottir, dan mustahil untuk tidak setuju.

Postingan tersebut langsung mengundang beragam komentar yang sebagian tidak sepakat dengan pendapat Rut di postingannya.

"'Bermain sambil lalu'"? Sebaliknya, [lokasi] yang sangat terencana untuk bermain bola voli agar bisa membuat video viral," tulis seorang warganet.

"Haha suka yang skeptis," jawab Einarsdottir dengan dingin. "Tapi saya baru saja mendaki dengan teman saya (terlihat di video lain di thread) ketika kami melihat orang-orang ini bermain. Saya tidak pernah membayangkan akan meledak seperti ini."

"Secara virtual ini seperti dunia lain," tulis seorang warganet yang meragukan keaslian video tersebut.

Salah satu warganet dengan bijak mengatakan bahwa tidak lama lagi seseorang akan datang dan memasang tanda "No Ball Games".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dukung Kebebasan Berpendapat, FIFA Tak Akan Sanksi Jerman karena Protes HAM

Dukung Kebebasan Berpendapat, FIFA Tak Akan Sanksi Jerman karena Protes HAM

Bola | Jum'at, 26 Maret 2021 | 22:15 WIB

Fakta Gunung Erupsi di Islandia: Tak Aktif 900 Tahun hingga Jadi Tontonan

Fakta Gunung Erupsi di Islandia: Tak Aktif 900 Tahun hingga Jadi Tontonan

Video | Jum'at, 26 Maret 2021 | 17:51 WIB

Hasil Kualifikasi Piala Dunia 2022: Spanyol Imbang, Inggris Berpesta

Hasil Kualifikasi Piala Dunia 2022: Spanyol Imbang, Inggris Berpesta

Bola | Jum'at, 26 Maret 2021 | 06:33 WIB

Terkini

Polemik PSN Papua Tak Bisa Lagi Dipandang Sebelah Mata, DPD Resmi Bentuk Pansus

Polemik PSN Papua Tak Bisa Lagi Dipandang Sebelah Mata, DPD Resmi Bentuk Pansus

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:57 WIB

Alarm Bahaya RUU HAM, Korban Terancam Kehilangan Pengawas Independen

Alarm Bahaya RUU HAM, Korban Terancam Kehilangan Pengawas Independen

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:37 WIB

Prabowo Kurban 1.098 Sapi Pakai Duit APBN, MUI: Bagus Untuk Rakyat

Prabowo Kurban 1.098 Sapi Pakai Duit APBN, MUI: Bagus Untuk Rakyat

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:35 WIB

Kemhan Klarifikasi Kabar Bandara Kertajati jadi 'Markas' Hercules AS: Masih Rencana

Kemhan Klarifikasi Kabar Bandara Kertajati jadi 'Markas' Hercules AS: Masih Rencana

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:30 WIB

Plastik Makanan Minuman Dominasi Sampah Laut di 112 Negara, Apa Solusinya?

Plastik Makanan Minuman Dominasi Sampah Laut di 112 Negara, Apa Solusinya?

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:30 WIB

Siasat Licik Host Akun K Cari Cuan, Paksa Talent Live Vulgar Pakai Kedok Challenge

Siasat Licik Host Akun K Cari Cuan, Paksa Talent Live Vulgar Pakai Kedok Challenge

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:26 WIB

'Kemunduran Kronis!' Ahli di MK Bongkar Arus Balik Repolitisasi Militer di Indonesia

'Kemunduran Kronis!' Ahli di MK Bongkar Arus Balik Repolitisasi Militer di Indonesia

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:23 WIB

Pendiri PAN Abdillah Toha Meninggal Dunia, Zulhas Langsung Takziah

Pendiri PAN Abdillah Toha Meninggal Dunia, Zulhas Langsung Takziah

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:12 WIB

Bukan Cuma Lucu, Ada Makna Mendalam di Balik Viral Lagu 'Mas Bahlil Ganteng' Menurut Golkar

Bukan Cuma Lucu, Ada Makna Mendalam di Balik Viral Lagu 'Mas Bahlil Ganteng' Menurut Golkar

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:06 WIB

Jateng Panen Penghargaan Pendidikan 2026, Buah Kerja Keras Sepanjang 2025

Jateng Panen Penghargaan Pendidikan 2026, Buah Kerja Keras Sepanjang 2025

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:05 WIB