Pemilik Truk yang Sebabkan Kecelakaan Kereta Api di Taiwan Minta Maaf

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Senin, 05 April 2021 | 16:24 WIB
Pemilik Truk yang Sebabkan Kecelakaan Kereta Api di Taiwan Minta Maaf
Kecelakaan kereta di Taiwan akibat sebuah truk yang tergelincir.[Facebook/林銘鋒]

Suara.com - Pemilik truk yang menyebabkan kecelakaan kereta api terburuk di Taiwan dalam beberapa dekade meminta maaf kepada publik dengan diiringiisak tangis.

Menyadur Sky News, Senin (5/4/2021) sedikitnya 48 orang tewas dan hampir 200 lainnya luka-luka setelah truk yang "tidak diparkir dengan benar" itu terjun ke rel kereta api di Taiwan timur.

Truk tersebut kemudian ditabrak sebuah kereta api yang hendak memasuki terowongan di utara Hualien, menyebabkan beberapa gerbong menabrak dinding dengan keras.

Polisi kini sedang memeriksa Lee Yi-Hsiang, sang pemilik truk, untuk mengungkap bagaimana kendaraannya dapat meluncur ke rel dari lokasi konstruksi terdekat di pantai pegunungan Hualien. Rem darurat truk tidak terpasang dengan benar, menurut pusat bantuan bencana pemerintah.

Lee, manajer lokasi konstruksi, menangis ketika dia digiring dari rumahnya oleh polisi.

"Saya telah menyebabkan kecelakaan serius pada kereta Taroko milik Administrasi Kereta Api Taiwan nomor 480 selama Liburan Menyapu Makam tahun ini, menyebabkan kematian dan cedera, untuk ini saya menyatakan penyesalan dan permintaan maaf saya yang tulus," ujar Lee dengan berlinang air mata.

"Saya akan bekerja sama dengan penyelidikan pihak berwenang sepenuhnya, dan bertanggung jawab." sambungnya.

Lee awalnya diberi jaminan sebesar 500.000 dolar Taiwan Baru (Rp 254,4 juta), tetapi Kantor Berita Pusat negara itu melaporkan pada hari Minggu bahwa keputusan itu dibatalkan.

Kereta tersebut membawa 494 orang pada saat kejadian.

Tim penyelamat awalnya menduga jumlah korban tewas adalah 51 orang, tetapi Pusat Operasi Darurat Pusat mengatakan jumlah sesungguhnya adalah 48 setelah beberapa bagian tubuh yang ditemukan milik satu orang. Sedikitnya 198 orang mengalami luka-luka.

Menteri transportasi Taiwan, Lin Chia-lung, mengatakan dalam sebuah pernyataan di halaman Facebook-nya bahwa dia akan mundur begitu pekerjaan penyelamatan awal telah berakhir.

"Saya seharusnya menerima semua kritik selama beberapa hari terakhir, tetapi kami belum melakukannya dengan cukup baik," katanya.

Kecelakaan kereta api besar terakhir Taiwan terjadi pada 2018, ketika sebuah kereta ekspres tergelincir saat melewati tikungan sempit di pantai timur laut, menewaskan sedikitnya 18 orang dan melukai hampir 200 orang.

Pada tahun 1991, tabrakan di Taiwan barat menewaskan 30 orang dan melukai 112 orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Parah! Wanita Ini Potong Alat Kelamin Pacar dan Dibuang ke Toilet

Parah! Wanita Ini Potong Alat Kelamin Pacar dan Dibuang ke Toilet

Sumbar | Senin, 05 April 2021 | 09:15 WIB

Akibat Truk Lalai, Terjadi Kecelakaan Kereta Api di Taiwan, 50 Orang Tewas

Akibat Truk Lalai, Terjadi Kecelakaan Kereta Api di Taiwan, 50 Orang Tewas

News | Minggu, 04 April 2021 | 17:18 WIB

Curiga Main Serong, Seorang Wanita di Taiwan Tega Potong Alat Kelamin Pacar

Curiga Main Serong, Seorang Wanita di Taiwan Tega Potong Alat Kelamin Pacar

News | Minggu, 04 April 2021 | 17:13 WIB

Terkini

Geger! Kambing Kurban Mati Dibuang di Trotoar Cempaka Putih, PPSU Turun Tangan

Geger! Kambing Kurban Mati Dibuang di Trotoar Cempaka Putih, PPSU Turun Tangan

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 09:23 WIB

Hari Lansia Nasional 2026: Pemerintah Hadirkan Layanan Gratis untuk Lansia

Hari Lansia Nasional 2026: Pemerintah Hadirkan Layanan Gratis untuk Lansia

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 09:05 WIB

GMS Pusat Sesalkan Pembubaran Paksa Ibadah di Bantul, Jemaat Anak-anak Ikut Terdampak

GMS Pusat Sesalkan Pembubaran Paksa Ibadah di Bantul, Jemaat Anak-anak Ikut Terdampak

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:45 WIB

Wamensos Agus Jabo Dorong Pringsewu Cari Lahan Sekolah Rakyat

Wamensos Agus Jabo Dorong Pringsewu Cari Lahan Sekolah Rakyat

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:34 WIB

Muncul Isu Pocong Palsu di Banten, Polisi Siaga Antisipasi Modus Kejahatan

Muncul Isu Pocong Palsu di Banten, Polisi Siaga Antisipasi Modus Kejahatan

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:07 WIB

MK Tegaskan Kuota 30 Persen Perempuan Wajib! Parpol Melanggar Siap-siap Digugurkan dari Pemilu

MK Tegaskan Kuota 30 Persen Perempuan Wajib! Parpol Melanggar Siap-siap Digugurkan dari Pemilu

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:00 WIB

Tiap Dapur SPPG Wajib Layani Minimal 300 Ibu dan Balita, Melanggar? Insentif Rp6 Juta Melayang!

Tiap Dapur SPPG Wajib Layani Minimal 300 Ibu dan Balita, Melanggar? Insentif Rp6 Juta Melayang!

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 07:13 WIB

Dari Video Viral ke Laporan Polisi: Mengapa Konflik GRIB Jaya dan Ahmad Bahar Terus Membesar?

Dari Video Viral ke Laporan Polisi: Mengapa Konflik GRIB Jaya dan Ahmad Bahar Terus Membesar?

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 07:00 WIB

Polemik TNI Keluar Barak Buru Begal: Solusi Keamanan Darurat atau Benturan Tupoksi Militer?

Polemik TNI Keluar Barak Buru Begal: Solusi Keamanan Darurat atau Benturan Tupoksi Militer?

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 06:55 WIB

Siasat Busuk Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Bela Mafia CPO Terbongkar, Kini Resmi Masuk Bui!

Siasat Busuk Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Bela Mafia CPO Terbongkar, Kini Resmi Masuk Bui!

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 00:55 WIB