Arti Marhaban Ya Ramadhan yang Sering Diucapkan Saat Bulan Puasa

Rifan Aditya | Suara.com

Selasa, 06 April 2021 | 12:38 WIB
Arti Marhaban Ya Ramadhan yang Sering Diucapkan Saat Bulan Puasa
Ilustrasi Arti Marhaban Ya Ramadhan yang Sering Diucapkan Saat Bulan Puasa. (Pexels)

Suara.com - Apakah anda tahu arti Marhaban Ya Ramadhan? Marhaban Ya Ramadhan menjadi salah satu kalimat yang paling sering diucapkan menjelang bulan suci Ramadhan. Selain itu, kalimat ini juga kerap menghiasi spanduk ataupun poster sambutan bulan Ramadhan.

Bulan Ramadhan memang menjadi bulan yang dinanti-nanti oleh umat Muslim karena berbagai keutamaan yang ditawarkannya. Tak hanya itu saja, terdapat 1 hari di dalam bulan suci Ramadhan yang jika kita mampu mendapatkannya kita akan memperoleh pahala layaknya seribu bulan.

Agar tak penasaran simak penjelasan berikut tentang arti  kalimat Marhaban ya Ramadhan.

Jika merujuk pada KBBI, marhaban diartikan sebagai kata seru untuk menyambut atau menghormati kedatangan tamu (berarti selamat datang). Sedangkan Ramadhan merupakan bulan ke-9 di tahun Hijriah, di mana umat Muslim diwajibkan berpuasa.

Namun, jika diartikan dari Bahasa arab, Marhaban merupakan kata turunan dari ‘rahb’ yang berarti ‘luas atau lapang’. Sehingga ucapan ini menunjukkan kelapangan dada atas tamu yang akan segera datang. Seseorang yang mengucapkannya akan menerima dengan penuh kegembiraan dan mempersilahkan segala sesuatu dengan baik untuk membuat tamu merasa lebih nyaman.

Sehingga jika ditilik lagi, makna ucapan Marhaban Ya Ramadhan adalah selamat atas datangnya tamu (bulan Ramadhan) yang disertai dengan penerimaan penuh lapang dada dan kegembiraan. Umat Muslim juga dianjurkan untuk mempersiapkan segalanya untuk beramal di bulan penuh berkah ini.

Selain itu, sebagaimana berlapang dada. Sebaiknya bulan Ramadhan tidak diisi dengan menggerutu dan menghiraukannya karena dianggap mengganggu ketenangan dan kenyamanan. Misalnya ketika menahan lapar dan minum di siang hari.

Alih-alih menggerutu, akan lebih baik jika bulan Ramadhan diisi dengan banyak kebaikan karena di bulan ini lah, semua doa akan dikabulkan, dosa diampuni, dibukanya pintu surga lebar-lebar, ditutupnya pintu neraka serta kehadiran malam lailatul qadar, saat di mana Al-Quran diturunkan.

Keistimewaan di bulan Ramadhan ini bahkan telah disebutkan oleh Rasulullah SAW:

“Seandainya umatky mengetahui (semua) keistimewaan bulan Ramadhan, niscaya mereka akan mengharap semua bulan menjadi bulan Ramadhan.

Maka merupakan hal yang wajar ketika banyak orang yang mengucapkan “Marhaban Ya Ramadhan” untuk menyambut bulan suci Ramadhan, supaya kita dapat selalu bergembira dan melapangkan diri.

Demikian penjelasan arti Marhaban Ya Ramadhan yang maknanya adalah untuk menyambut kedatangan bulan suci Ramadhan dengan penuh suka cita dan lapang dada.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Arab Saudi Beri Izin Umrah saat Ramadhan Bagi Jamaah yang Sudah Divaksin

Arab Saudi Beri Izin Umrah saat Ramadhan Bagi Jamaah yang Sudah Divaksin

Video | Selasa, 06 April 2021 | 11:35 WIB

Bacaan Doa 10 Hari Pertama Ramadhan

Bacaan Doa 10 Hari Pertama Ramadhan

News | Jum'at, 02 April 2021 | 09:37 WIB

Niat Sholat Idul Fitri, Tata Cara hingga Hukumnya

Niat Sholat Idul Fitri, Tata Cara hingga Hukumnya

News | Senin, 22 Maret 2021 | 14:44 WIB

Apakah Muntah Membatalkan Puasa?

Apakah Muntah Membatalkan Puasa?

News | Minggu, 21 Maret 2021 | 15:42 WIB

Terkini

Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap

Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku

Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:00 WIB

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:22 WIB

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:11 WIB

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:03 WIB

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:57 WIB

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:25 WIB

Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat

Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 18:21 WIB

Peneliti UGM: 60 Persen Tenaga Kerja Indonesia di Sektor Informal, Perlindungan Masih Lemah

Peneliti UGM: 60 Persen Tenaga Kerja Indonesia di Sektor Informal, Perlindungan Masih Lemah

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 17:49 WIB

Soroti Kasus Dokter Magang Meninggal Kelelahan, MGBKI Dorong Reformasi Sistem Internsip Nasional

Soroti Kasus Dokter Magang Meninggal Kelelahan, MGBKI Dorong Reformasi Sistem Internsip Nasional

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 17:21 WIB