Jokowi: Ormas Keagamaan Harus Miliki Prinsip Anti-kekerasan

Agung Sandy Lesmana, Ummi Hadyah Saleh

Rabu, 07 April 2021 | 12:39 WIB
Jokowi: Ormas Keagamaan Harus Miliki Prinsip Anti-kekerasan
Presiden Joko Widodo. [SuaraSulsel.id / Sekretariat Presiden]

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta organisasi keagamaan harus memiliki prinsip anti kekerasan dan menolak tindakan kekerasan baik kekerasan fisik ataupun verbal.

Hal ini dikatakan Jokowi saat peresmian pembukaan Musyawarah Nasional IX LDII Tahun 2021 di Istana Negara, Jakarta, Rabu (7/4/2021).

"Organisasi keagamaan harus memiliki prinsip ini penting, prinsip anti-kekerasan, menolak tindakan yang menggunakan cara-cara kekerasan baik kekerasan fisik maupun kekerasan verbal," ujar Jokowi. 

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menekankan organisasi keagamaan harus punya komitmen kebangsaan yang kuat.

Yakni mengedepankan penerimaan prinsip-prinsip berbangsa, yang tertuang dalam konstitusi kita, menjunjung tinggi ideologi Pancasila, Undang-undang dasar 1945 serta tata kehidupan berbangsa dan bernegara.

Jokowi juga meminta organisasi keagamaan harus menjunjung tinggi sikap toleransi kepada sesama, menghormati perbedaan yang ada.

"Organisasi keagamaan harus menjunjung tinggi sikap toleransi kepada sesama, menghormati perbedaan, memberi ruang orang lain untuk berkeyakinan, mengekspresikan keyakinannya dan menyampaikan pendapat serta menghargai kesetaraan dan perbedaan dan bersedia bekerja sama," tutur dia.

Ia berharap organisasi keagamaan harus menghargai tradisi dan budaya lokal masyarakat Indonesia yang sangat Bhinneka.

"Ramah dan terbuka terhadap keberagaman tradisi, yang merupakan warisan leluhur kita. Ramah dan terbuka terhadap seni dan budaya masyarakat lokal dalam kerangka Bhineka Tunggal Ika kita sebagai bangsa Indonesia," ucap Jokowi.

baca juga

Kepala Negara itu mengaku kerap menyampaikan di setiap sambutannya, bahwa pemerintah akan bersikap tegas terhadap segala bentuk intoleransi yang dapat merusak sendi-sendi kebangsaan Indonesia. 

"Oleh karena itu, organiasi keagamaan di Indonesia itu meningkatkan moderasi beragama yang mendukung persatuan,  yang mendukung kesatuan kita," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi ke Nikahan Atta-Aurel, Rocky Gerung: Pengamanan Bisa Rp 30 Miliar

Jokowi ke Nikahan Atta-Aurel, Rocky Gerung: Pengamanan Bisa Rp 30 Miliar

News | Selasa, 06 April 2021 | 13:58 WIB

Banjir NTT, Jokowi: Jika Darat Sulit Ditembus, Buka Akses Udara dan Laut

Banjir NTT, Jokowi: Jika Darat Sulit Ditembus, Buka Akses Udara dan Laut

News | Selasa, 06 April 2021 | 10:40 WIB

Jokowi & Prabowo Hadiri Nikah Atta-Aurel, Rocky Gerung Singgung Uang Rakyat

Jokowi & Prabowo Hadiri Nikah Atta-Aurel, Rocky Gerung Singgung Uang Rakyat

Riau | Selasa, 06 April 2021 | 09:06 WIB

Presiden Jokowi Minta Pelaku UMKM Bikin Perusahaan Bersama

Presiden Jokowi Minta Pelaku UMKM Bikin Perusahaan Bersama

Sulsel | Selasa, 06 April 2021 | 07:00 WIB

Terkini

Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan

Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:10 WIB

Gegara Konflik Timur Tengah, Harga Mayones Naik 10%

Gegara Konflik Timur Tengah, Harga Mayones Naik 10%

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:06 WIB

Wow! Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Lampaui Kepri dan Nasional

Wow! Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Lampaui Kepri dan Nasional

Batam | Minggu, 13 September 2026 | 18:04 WIB

Siapkan Lahan 48.000 Ha, Target Swasemba Kedelai 4 Tahun Bisa Tercapai

Siapkan Lahan 48.000 Ha, Target Swasemba Kedelai 4 Tahun Bisa Tercapai

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:03 WIB

Awas, Abu Vulkanik Anak Krakatau Bisa Tembus Bagian Terdalam Paru! Ini Kata Dokter

Awas, Abu Vulkanik Anak Krakatau Bisa Tembus Bagian Terdalam Paru! Ini Kata Dokter

Health | Minggu, 13 September 2026 | 18:02 WIB

Dari Traveling hingga Kulineran, Begini Gaya Hidup Generasi Muda Saat Ini

Dari Traveling hingga Kulineran, Begini Gaya Hidup Generasi Muda Saat Ini

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 17:58 WIB

Kewajiban Investasi Indonesia Turun, Modal Asing Tetap Masuk

Kewajiban Investasi Indonesia Turun, Modal Asing Tetap Masuk

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 17:56 WIB

Sabun Apa yang Bisa Mencerahkan dan Memutihkan Badan? Ini 3 Pilihan Terjangkau

Sabun Apa yang Bisa Mencerahkan dan Memutihkan Badan? Ini 3 Pilihan Terjangkau

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 17:55 WIB

Skincare Routine ke Beauty Consumerism: Self-Care Dijadikan Alasan Belanja?

Skincare Routine ke Beauty Consumerism: Self-Care Dijadikan Alasan Belanja?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 17:50 WIB

Eks Kanitreskrim Polsek Rupat Utara Disidang Etik Terkait Penganiayaan Warga

Eks Kanitreskrim Polsek Rupat Utara Disidang Etik Terkait Penganiayaan Warga

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 17:47 WIB

×