Kisah Sopir Bus Sekolah yang Bertugas Antar Pasien Covid-19 di Kala Pandemi

Chandra Iswinarno, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Kamis, 08 April 2021 | 19:09 WIB
Kisah Sopir Bus Sekolah yang Bertugas Antar Pasien Covid-19 di Kala Pandemi
Petugas Unit Pengelola Angkutan Sekolah (UPAS) Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Agus Ramlan. [Suara.com/Yaumal]

Suara.com - Menunaikan pekerjaan di tengah Pandemi Covid-19 seringkali membuat was-was. Apalagi pekerjaan yang diemban justru memiliki risiko tinggi tertular virus yang kali mewabah di Kota Wuhan, China.  

Perasaan itu pula yang dirasakan Agus Ramlan, salah satu petugas dari Unit Pengelola Angkutan Sekolah (UPAS) Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

Meski dihinggapi perasaan was-was, namun dia mengaku tidak jera menjadi sopir bus sekolah yang pada saat pandemi bertugas mengangkut pasien Covid-19. Walaupun akhirnya, risiko terpapar Virus Corona turut dirasakannya. 
 
“Setelah kena Covid-19 justru pandangan saya berubah tentang Covid-19. Makin banyak pandangan saya tentang Covid-19. Ternyata tidak seseram pandangan orang, kalau Covid-19, meninggal,” ujar Agus saat ditemui Suara.com di kantor UPAS Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Pondok Gede, Jakarta Timur, Kamis (8/4/2021).  
 
Penumpangnya yang sebelumnya hanya para pelajar, kekinian berubah karena keputusan Pemerintah DKI Jakarta mengalihfungsikan bus sekolah untuk mengevakuasi pasien Covid-19.  
 
Saat kali pertama bertugas, dia hanya mengantar jemput tenaga kesehatan dari rumah sakit menuju tempat tinggal sementara. 
 
Namun, karena angka kasus Covid-19 yang semakin melaju di ibu kota ketika itu, mau tidak mau dia harus ikut turut mengevakuasi para pasien yang terinfeksi.  
 
“Saya cukup kaget pas ditunjuk, apalagi pas itu kita masih awam yang namanya Covid-19. Pokoknya Covid-19 meninggal saja,” ujar Agus.  
 
Kala itu, dia mengingat dalam sehari bisa mengantarkan pasien dua hingga tiga kali dalam sehari. Pun hal itu pula yang membuatnya tak bisa menghindar dari penularan Covid-19.  
 
“Saat itu saya khawatir, gugup saat dihubungi kalau saya positif Covid-19. Andai kata yang positif tidak menularkan ke orang lain, hanya saya saja tidak jadi masalah, ini keluarga saya juga bisa kena, anak-anak. Tapi Alhamdullilah hanya saya yang kena, “ ujar Agus.  
 
Karena sudah terinfeksi Agus harus menjalani isolasi di Wisma Atlet selama 14 hari. Pada saat itulah, pandangannya berubah tentang Covid-19.  
 
Ada banyak pengetahuan yang diperolehnya, yang semakin memacunya tetap menjadi bagian garda terdepan penanggulangan Covid-19.   
 
Pengetahuan yang diperolehnya dan pengalamannya sebagai penyintas Covid-19 dijadikan bahan untuk memotivasi para penumpangnya yang merupakan pasien Covid-19.  
 
“Mereka itu gugup takut, ini saya bakal diapain sama seperti saat saya pas kena. Saya kan sudah pernah, jadi saya bisa berbagai pengalaman,” ujarnya. 
 
Kini, setahun lebih Agus telah menjadi bagian dari garda terdepan penanganan Covid-19. Dia mengaku sangat bangga dengan apa yang dilakukannya saat ini.  
 
“Walaupun sampai saat ini saya takut, ada was-was, khawatir dengan keluarga, ada kebanggaan tersendiri menjadi salah satu bagian garda terdepan penanganan Covid-19,” ujarnya.  
 
Di samping itu, Agus juga mengaku bersyukur, karena memiliki keluarga yang mendukung tugas yang dilakukannya saat ini.  
 
“Alhamdulillah keluarga saya mendukung walau ini berisiko, mereka memiliki wawasan yang baik tentang Covid-19. Saya juga kalau habis bekerja, memastikan saya harus steril dulu sebelum pulang ke rumah,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Sopir Bus Pengantar Pasien Covid: Ikhlas Mati Demi Nyawa Orang Lain

Cerita Sopir Bus Pengantar Pasien Covid: Ikhlas Mati Demi Nyawa Orang Lain

News | Kamis, 08 April 2021 | 18:59 WIB

Sekolah yang Sempat Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19 di DKI Tak Dibuka

Sekolah yang Sempat Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19 di DKI Tak Dibuka

News | Kamis, 08 April 2021 | 18:05 WIB

Bus Sekolah Jakarta Sudah Angkut 24 Ribu Pasien Covid-19

Bus Sekolah Jakarta Sudah Angkut 24 Ribu Pasien Covid-19

News | Kamis, 08 April 2021 | 15:39 WIB

Terkini

AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!

AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 21:51 WIB

Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah

Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 21:50 WIB

Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya

Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:57 WIB

Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul

Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:50 WIB

Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam

Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:36 WIB

Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!

Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:04 WIB

Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa

Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:56 WIB

PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra

PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:00 WIB

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi: Ada Luka Benda Tajam dan Tumpul di Tubuh Korban

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi: Ada Luka Benda Tajam dan Tumpul di Tubuh Korban

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:54 WIB

Keracunan atau Apa? 8 Fakta Tewasnya Sekeluarga di Tenda Kamping Temanggung

Keracunan atau Apa? 8 Fakta Tewasnya Sekeluarga di Tenda Kamping Temanggung

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:53 WIB