20 Warga Masih Tertimbun Longsor di Lembata, Pencarian Dilanjut Besok Pagi

Erick Tanjung | Muhammad Yasir | Suara.com

Kamis, 08 April 2021 | 20:31 WIB
20 Warga Masih Tertimbun Longsor di Lembata, Pencarian Dilanjut Besok Pagi
Puluhan orang dilaporkan hilang akibat banjir bandang dan longsor di Kecamatan Ile Ape dan Ile Ape Timur, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Minggu (4/4/2021) dini hari. (Suara.com/M. Yasir)

Suara.com - Tim SAR gabungan akan melanjutkan proses evakuasi korban banjir bandang dan longsor akibat badai siklon tropis di Kabupeten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Jumat (9/4/2021). Berdasar data masih ada 20 orang warga yang diduga tertimbun material longsor di wilayah tersebut.

Kepala Seksi Sumber Daya Basarnas Maumere, Karel mengatakan proses evakuasi akan dilanjutkan pukul 08.00 WITA besok. Tim SAR gabungan yang diterjunkan meliputi Basarnas Maumere, Basarnas Special Group (BSG), dan Basarnas Makassar.

Selain itu juga turut melibatkan unsur TNI-Polri, PMI, SAR Dog, dan relawan. Dalam pelaksanaannya proses evakuasi juga menggunakan dua alat berat mengingat sebagian besar korban tertimbun material batu berukuran besar sisa erupsi Gunung Ile Ape.

Selanjutnya, tim akan difokuskan untuk melakukan evakuasi di dua desa yakni Desa Waematan, Kecamatan Ile Ape Timur dan Desa Amakkaa, Kecamatan Ile Ape. Untuk di Desa Waematan tercatat masih ada 11 korban yang hilang atau belum ditemukan.

"Titik-titik sudah ditentukan, ada satu titik itu jumlahnya (diduga) empat orang dan satu lagi jumlahnya tujuh orang," kata Karel di Posko SAR, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, NTT, Kamis (8/4).

Adapun, Karel menyebut sebanyak enam korban berhasil dievakuasi hari ini dalam kondisi meninggal dunia. Rinciannya, tiga korban berjenis kelamin laki-laki dan tiga perempuan.

Berdasar pantauan Suara.com di lokasi, sebagian besar dari korban tewas tertimbun saat tengah tertidur di dalam rumah. Mengingat, banjir bandang dan longsor terjadi pada Minggu (4/4) dini hari.

"Untuk Desa Waematan data yang kita dapatkan bahwa korban yang sudah ditemukan (dalam kondisi meninggal dunia total) hingga saat ini 15 orang," ujarnya.

Sementara, di Desa Amakaka masih ada sembilan orang yang dilaporkan hilang. Proses evakuasi di titik lokasi tersebut pada hari ini belum membuahkan hasil.

"Desa Amakaka itu masih sembilan orang yang belum ditemukan. Sehingga ini menjadi fokus pencarian kita," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Sebastianus Selamat dari Banjir Bandang dan Longsor Lembata

Kisah Sebastianus Selamat dari Banjir Bandang dan Longsor Lembata

News | Kamis, 08 April 2021 | 20:22 WIB

Tim SAR Evakuasi Enam Korban Tertimbun Longsor Lembata NTT

Tim SAR Evakuasi Enam Korban Tertimbun Longsor Lembata NTT

News | Kamis, 08 April 2021 | 19:46 WIB

Bantu Pencarian Korban Bencana NTT, Polri Kerahkan Anjing Pelacak

Bantu Pencarian Korban Bencana NTT, Polri Kerahkan Anjing Pelacak

News | Kamis, 08 April 2021 | 16:36 WIB

Terkini

Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!

Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!

News | Selasa, 14 April 2026 | 22:14 WIB

Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan

Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:51 WIB

Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual

Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:45 WIB

Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!

Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:07 WIB

Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani

Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:35 WIB

Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!

Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:31 WIB

Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati

Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:08 WIB

Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029

Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:39 WIB

Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global

Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:03 WIB

Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko

Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:00 WIB