Tabrak Seorang Hakim hingga Tewas, Wanita Ini Ngaku sebagai Harry Potter

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Selasa, 13 April 2021 | 10:38 WIB
Tabrak Seorang Hakim hingga Tewas, Wanita Ini Ngaku sebagai Harry Potter
Ilustrasi TKP. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang wanita di Florida mengaku sebagai Harry Potter setelah menabrak seorang hakim federal hingga tewas dan melukai seorang bocah enam tahun.

Menyadur NBC News, Selasa (13/4/2021) Natasia Snape ditahan karena dicurigai melakukan pembunuhan menggunakan kendaraan, meninggalkan tempat kecelakaan yang melibatkan kematian dan kejahatan lainnya.

Kecelakaan itu terjadi Jumat pagi waktu setempat di Delray Beach, utara Fort Lauderdale, Florida, Amerika Serikat.

Insiden tersebut bermula ketika sebuah mobil secara tiba-tiba berbelok dan masuk ke trotoar kemudian menabrak seorang wanita bernama Sandra Feuerstein (75).

Wanita yang berprofesi sebagai seorang hakim federal di Distrik Timur New York itu kemudian dinyatakan meninggal di rumah sakit.

Menurut keterangan pihak berwajib, sedan dua pintu itu juga menabrak seorang anak laki-laki berusia 6 tahun yang sedang menyeberang jalan, dan pengemudinya melarikan diri.

Snape kemudian ditemukan di dalam mobil yang sesuai dengan deskripsi kendaraan yang menabrak Feuerstein dan bocah itu, katanya.

Wanita berusia 28 tahun itu ditemukan berada di belakang kemudi dan tampak tidak sadarkan diri.

Saat dievakuasi, Snape sempat berkelahi dengan petugas medis di ambulans dan mengaku jika dia adalah seorang Harry Potter.

Pihak berwenang mengatakan mereka menemukan obat-obatan di dompetnya yang diduga menyebabkan ia mengigau.

Snape membantah bahwa dia terlibat dalam kecelakaan itu, menurut dokumen itu.

Catatan pengadilan menunjukkan bahwa Snape ditahan sebagai pengganti obligasi 20.000 dolar (Rp 292 juta), menurut catatan penjara.

Feuerstein adalah mantan guru sekolah umum di New York City yang kemudian bersekolah di sekolah hukum, menjadi hakim di negara bagian New York dan dinominasikan menjadi hakim federal oleh George W Bush pada tahun 2003.

"Pikiran kami bersama keluarganya saat ini," kata almamaternya, Sekolah Hukum Cardozo, Minggu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lagi! Teror Penembakan di AS Kembali Terjadi, Kini Sekolah Jadi Sasaran

Lagi! Teror Penembakan di AS Kembali Terjadi, Kini Sekolah Jadi Sasaran

News | Selasa, 13 April 2021 | 07:02 WIB

Kematian karena Bunuh Diri di Amerika Serikat Menurun Tajam Selama Pandemi

Kematian karena Bunuh Diri di Amerika Serikat Menurun Tajam Selama Pandemi

Health | Senin, 12 April 2021 | 18:05 WIB

Sempat Tertunda, Filipina dan AS Gelar Latihan Gabungan Militer

Sempat Tertunda, Filipina dan AS Gelar Latihan Gabungan Militer

News | Senin, 12 April 2021 | 20:46 WIB

Terkini

KPK Cecar Saksi Soal Dugaan Intervensi Hingga Pemberian Fee ke Sudewo dalam Kasus DJKA

KPK Cecar Saksi Soal Dugaan Intervensi Hingga Pemberian Fee ke Sudewo dalam Kasus DJKA

News | Selasa, 21 April 2026 | 15:34 WIB

Pengedar Ganja 3,6 Kg Diciduk di Tanah Abang Usai Ambil Paket dari Ekspedisi

Pengedar Ganja 3,6 Kg Diciduk di Tanah Abang Usai Ambil Paket dari Ekspedisi

News | Selasa, 21 April 2026 | 15:22 WIB

Eskalasi Konflik Global Meningkat, Puan Minta Pemerintah Evaluasi Misi TNI di UNIFIL

Eskalasi Konflik Global Meningkat, Puan Minta Pemerintah Evaluasi Misi TNI di UNIFIL

News | Selasa, 21 April 2026 | 15:16 WIB

Rustam Effendi Piliang Sebut Pratikno Otak Dugaan Ijazah Palsu Joko Widodo

Rustam Effendi Piliang Sebut Pratikno Otak Dugaan Ijazah Palsu Joko Widodo

News | Selasa, 21 April 2026 | 15:12 WIB

Dunia di Ambang Krisis Avtur, Harga Tiket Pesawat Bisa Melonjak

Dunia di Ambang Krisis Avtur, Harga Tiket Pesawat Bisa Melonjak

News | Selasa, 21 April 2026 | 15:07 WIB

Di Balik Ambisi B50 Dikritik: Diklaim Hemat Energi, Tapi Bebani Lingkungan dan Rakyat

Di Balik Ambisi B50 Dikritik: Diklaim Hemat Energi, Tapi Bebani Lingkungan dan Rakyat

News | Selasa, 21 April 2026 | 15:06 WIB

Tinjau Sekolah Rakyat Sigi, Gus Ipul Pastikan Laptop Dimanfaatkan untuk Kegiatan Belajar

Tinjau Sekolah Rakyat Sigi, Gus Ipul Pastikan Laptop Dimanfaatkan untuk Kegiatan Belajar

News | Selasa, 21 April 2026 | 15:05 WIB

KPK Limpahkan Suap Impor Bea Cukai ke Pengadilan Tipikor, Nilai Lebih Rp40 Miliar

KPK Limpahkan Suap Impor Bea Cukai ke Pengadilan Tipikor, Nilai Lebih Rp40 Miliar

News | Selasa, 21 April 2026 | 15:03 WIB

Kasus Korupsi Kuota Haji Kemenag, KPK Periksa Staf PBNU Syaiful Bahri

Kasus Korupsi Kuota Haji Kemenag, KPK Periksa Staf PBNU Syaiful Bahri

News | Selasa, 21 April 2026 | 14:58 WIB

Presiden Xi Jinping Telepon Pangeran Arab Saudi Desak Selat Hormuz Dibuka

Presiden Xi Jinping Telepon Pangeran Arab Saudi Desak Selat Hormuz Dibuka

News | Selasa, 21 April 2026 | 14:50 WIB