Lindungi Anggur dari Cuaca Dingin, Petani Hangatkan Kebun dengan Api Unggun

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Selasa, 13 April 2021 | 18:37 WIB
Lindungi Anggur dari Cuaca Dingin, Petani Hangatkan Kebun dengan Api Unggun
Ilustrasi kebung anggur. (Zeno)

Suara.com - Para petani dan pembuat anggur Prancis menyalakan api unggun di seluruh ladang untuk melindungi tanaman mereka dari tajamnya embun beku musim dingin.

Menyadur ABC, Selasa (13/4/2021), ramalan cuaca mengatakan suhu di malam hari menjadi lebih dingin pada minggu ini dan membuat petani anggur terancam gagal panen.

Di kawasan anggur terkemuka seperti Chablis, Burgundy, dan Bordeaux, suhu turun hingga -5 derajat Celsius pada malam hari dan dapat merusak tunas yang sebelumnya tumbuh dengan baik karena cuaca cerah.

Kilauan api dari puluhan ribu api unggun yang dinyalakan di atas kebun anggur terlihat di luar Chablis, salah satu lokasi yang terkenal di seluruh dunia karena anggurnya yang putih dan asam.

Laurent Pinson, salah satu pembuat anggur mengatakan telah menyalakan antara 300 hingga 600 api unggun yang terbuat dari kaleng parafin di lahannya yang seluas 14 hektar.

Ilustrasi. (Shutterstock)
Ilustrasi anggur Prancis. (Shutterstock)

"Panen dipertaruhkan selama beberapa malam sekitar satu, dua atau tiga malam dan jika kami tidak panen, itu berarti tidak ada penjualan, tidak ada anggur untuk konsumen," kata Pinson.

Musim dingin yang parah pada bulan April 2017 telah merusak kebun anggur dan membuat produksi tahunan mereka jadi yang terendah dalam sejarah. Embun beku juga menyebabkan kerusakan pada tahun  2018 dan 2019.

Demi menjaga 'harta' mereka, pembuat anggur Prancis juga memanfaatkan tabir asap yang muncul saat mematikan api unggun untuk mencegah matahari membakar tunas beku.

Mereka menyemprotkan air ke pohon anggur agar es yang terbentuk bisa melindungi tunas dari pembekuan.

Para pembuat anggur juga memasang pemanas dan menara angin untuk mencampurkan udara dingin di dekat tanah dengan udara hangat di atasnya.

Christophe Chateau, dari produsen anggur Bordeaux CIVB mengatakan kekhawatiran yang sama. "Dengan dua malam berturut-turut, risiko kerusakan kebun anggur jadi dua kali lebih besar."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Festival Api Unggun Yahudi Rusuh, 320 Orang Ditangkap

Festival Api Unggun Yahudi Rusuh, 320 Orang Ditangkap

News | Kamis, 14 Mei 2020 | 08:48 WIB

Cerita Warga Ijen, Begadang Kelilingi Api Unggun Waspadai Banjir Susulan

Cerita Warga Ijen, Begadang Kelilingi Api Unggun Waspadai Banjir Susulan

Jatim | Jum'at, 31 Januari 2020 | 20:30 WIB

Orang Ini Nyalakan Api Unggun Cuma Modal Motor, Begini Caranya

Orang Ini Nyalakan Api Unggun Cuma Modal Motor, Begini Caranya

Otomotif | Rabu, 17 Juli 2019 | 15:41 WIB

Terkini

Sopir Taksi Green SM Diperiksa Polisi Terkait Kecelakaan KRL di Bekasi Timur!

Sopir Taksi Green SM Diperiksa Polisi Terkait Kecelakaan KRL di Bekasi Timur!

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:06 WIB

Korban Jiwa Berjatuhan, Lebanon Selatan Digempur Artileri Israel Meski Ada Kesepakatan Damai

Korban Jiwa Berjatuhan, Lebanon Selatan Digempur Artileri Israel Meski Ada Kesepakatan Damai

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:02 WIB

Pemprov DKI Sampaikan Duka, Guru SDN Pulogebang 11 Jadi Korban Tabrakan KRL

Pemprov DKI Sampaikan Duka, Guru SDN Pulogebang 11 Jadi Korban Tabrakan KRL

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:00 WIB

Proses Identifikasi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Terus Dilakukan, RS Polri Ungkap Kendalanya

Proses Identifikasi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Terus Dilakukan, RS Polri Ungkap Kendalanya

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:57 WIB

Israel Bakar Rumah Warga Palestina di Jalud Nablus untuk Perluasan Pemukiman Ilegal

Israel Bakar Rumah Warga Palestina di Jalud Nablus untuk Perluasan Pemukiman Ilegal

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:53 WIB

Tragedi Bekasi Timur, Alvin Lie Kritik Persimpangan Rel dan Jalan

Tragedi Bekasi Timur, Alvin Lie Kritik Persimpangan Rel dan Jalan

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:53 WIB

Amien Sunaryadi: Niat Jahat Memang Nggak Kelihatan, Tapi Evidence-nya Bisa Dicari

Amien Sunaryadi: Niat Jahat Memang Nggak Kelihatan, Tapi Evidence-nya Bisa Dicari

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:47 WIB

AHY Bakal Selidiki Dugaan Gangguan Sinyal di Balik Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

AHY Bakal Selidiki Dugaan Gangguan Sinyal di Balik Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:45 WIB

CISDI Ungkap Mayoritas Pangan Kemasan di Indonesia Tidak Sehat, Ajukan 5 Rekomendasi Kebijakan

CISDI Ungkap Mayoritas Pangan Kemasan di Indonesia Tidak Sehat, Ajukan 5 Rekomendasi Kebijakan

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:38 WIB

Iran Alami Kelakaan Obat Kanker dan Diabetes Akibat Serangan Udara Militer Israel - AS

Iran Alami Kelakaan Obat Kanker dan Diabetes Akibat Serangan Udara Militer Israel - AS

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:37 WIB