Pemerintah: Vaksin Nusantara Bukan Produk Indonesia, Tapi Amerika Serikat

Reza Gunadha, Stephanus Aranditio

Kamis, 15 April 2021 | 14:53 WIB
Pemerintah: Vaksin Nusantara Bukan Produk Indonesia, Tapi Amerika Serikat
Peneliti Vaksin Nusantara di RSUP Kariadi Semarang [Suara.com/Dafi Yusuf]

Suara.com - Juru Bicara Pemerintah untuk Vaksinasi Covid-19 Wiku Adisasmito menegaskan, Vaksin Nusantara gagasan eks Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, tidak dikembangkan di Indonesia, melainkan di Amerika Serikat.

Wiku mengatakan, Indonesia hanya menjadi tempat uji klinis bagi Vaksin Nusantara yang didominasi oleh peneliti asing.

"Vaksin Nusantara adalah jenis vaksin yang dikembangkan di Amerika Serikat, dan diujicobakan di Indonesia," kata Wiku dalam jumpa pers virtual, Kamis (15/4/2021).

Dia menegaskan, semua vaksin yang akan digunakan di Indonesia wajib mendapatkan izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Kalau sudah mendapatkan izin dari BPOM, pemerintah akan memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan vaksin merek apa pun.

"Semua vaksin yang diberikan ke masyarakat harus mendapatkan izin dari BPOM terutama dalam aspek keamanan efikasi dan kelayakan, selama memenuhi kriteria pemerintah akan memberikan dukungan," tegasnya.

Oleh sebab itu, dia meminta tim peneliti Vaksin Nusantara untuk mengikuti segala ketentuan dan rekomendasi yang sudah BPOM berikan.

"Diharapkan tim pengembang Vaksin Nusantara dapat berkoordinasi dengan baik dengan BPOM agar isu yang ada terkait vaksin ini dapat terselesaikan," kata Wiku.

Sebelumnya, BPOM mengungkap bahwa mayoritas peneliti dan bahan komponen utama pembuatan Vaksin Nusantara bukan berasal dari Indonesia, melainkan mayoritas berasal dari Amerika Serikat (USA).

baca juga

Hal ini berbeda dari klaim yang selama ini digaungkan oleh sejumlah politisi bahwa ini adalah vaksin buatan anak bangsa.

"Semua komponen utama pembuatan vaksin dendritik ini di Import dari USA, seperti antigen, GMCSF, medium pembuatan sel, dan alat-alat untuk persiapan," ujar Kepala BPOM Penny K. Lukito, dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Rabu (14/4/2021).

BPOM juga menegaskan Vaksin Nusantara belum memenuhi Cara Pengolahan Yang Baik (Good Manufacturing Practices/GMP), Praktik Laboratorium yang Baik (Good Laboratory Practice/GLP), dan konsepnya belum jelas: terapi atau vaksin.

Oleh sebab itu, BPOM meminta tim peneliti untuk menghentikan sementara proses pengembangan vaksin dan kembali ke fase pra-klinik dengan melengkapi prosedur saintifik yang baik dan benar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kepala BPOM Jawab Tudingan Pilih Kasih Terhadap Vaksin Nusantara Terawan

Kepala BPOM Jawab Tudingan Pilih Kasih Terhadap Vaksin Nusantara Terawan

Video | Kamis, 15 April 2021 | 14:30 WIB

Bahan Vaksin Nusantara dari Amerika, Teddy PKPI: yang Penting Racikannya

Bahan Vaksin Nusantara dari Amerika, Teddy PKPI: yang Penting Racikannya

Hits | Kamis, 15 April 2021 | 14:33 WIB

Elite Politik Dukung Vaksin Nusantara, Rocky: Sinyal Tak Percaya Pemerintah

Elite Politik Dukung Vaksin Nusantara, Rocky: Sinyal Tak Percaya Pemerintah

Hits | Kamis, 15 April 2021 | 13:39 WIB

Ikutan Vaksin Nusantara di RSPAD, Eks Menkes Siti Fadilah Disambut Terawan

Ikutan Vaksin Nusantara di RSPAD, Eks Menkes Siti Fadilah Disambut Terawan

News | Kamis, 15 April 2021 | 13:25 WIB

Hari Ini, Eks Menkes Siti Fadilah Ikut Vaksinasi Vaksin Nusantara di RSPAD

Hari Ini, Eks Menkes Siti Fadilah Ikut Vaksinasi Vaksin Nusantara di RSPAD

News | Kamis, 15 April 2021 | 12:29 WIB

Azis Syamsuddin: Vaksin Nusantara Cermin Kedaulatan Bangsa

Azis Syamsuddin: Vaksin Nusantara Cermin Kedaulatan Bangsa

DPR | Kamis, 15 April 2021 | 11:57 WIB

Diklaim Karya Anak Bangsa, Bahan dan Peneliti Vaksin Nusantara dari AS

Diklaim Karya Anak Bangsa, Bahan dan Peneliti Vaksin Nusantara dari AS

Health | Kamis, 15 April 2021 | 11:49 WIB

Muncul Desakan Hentikan Uji Klinis Vaksin Nusantara Terawan karena Bahaya

Muncul Desakan Hentikan Uji Klinis Vaksin Nusantara Terawan karena Bahaya

Banten | Kamis, 15 April 2021 | 11:02 WIB

Geger! BPOM Bongkar 5 Kesalahan Vaksin Nusantara Terawan, Hingga Bahaya

Geger! BPOM Bongkar 5 Kesalahan Vaksin Nusantara Terawan, Hingga Bahaya

Bali | Kamis, 15 April 2021 | 10:45 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×