Pria Down Syndrome Diculik, Tubuhnya Ditukar dengan Mayat untuk Dikremasi

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Kamis, 15 April 2021 | 15:29 WIB
Pria Down Syndrome Diculik, Tubuhnya Ditukar dengan Mayat untuk Dikremasi
Ilustrasi peti mati. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang pria dengan kondisi down syndrome diculik di China untuk ditukar dengan jenazah pria yang akan dikremasi. Menyadur Telegraph Kamis (15/04) kejahatan ini dilakukan untuk menyelamatkan jenazah yang asli agar tidak dibakar.

Pada awal tahun 2017, keluarga bermarga Huang kehilangan kerabatnya dan sedang bersiap untuk upacara pemakaman tradisional.

Namun sayang, kota Shanwei tempat mereka tinggal melarang adanya penguburan jenazah dan disarankan untuk melakukan kremasi. Keluarga keberatan jika jenazah dibakar dan mulai mencari jalan keluar.

Mereka lantas menyewa seorang pria yang sama-sama bermarga Huang untuk mencarikan jenazah seorang pria lain sebagai pengganti jenazah kerabatnya untuk dikremasi.

Pria bernama Huang ini memutuskan untuk menjadikan seorang pria down syndrome berusia 36 tahun sebagai korban. Pria yang biasa memungut plastik ini dipaksa minum alkohol hingga pingsan.

Ilustrasi jenazah. (Shutterstock)
Ilustrasi jenazah. (Shutterstock)

Setelah itu, Huang memasukkan pria tak bersalah itu ke dalam peti mati lalu menutupnya. Korban bernama Lin Shaoren ini lantas dikirim ke krematorium, sementara jenazah yang asli dimakamkan di lokasi rahasia.

Huang mendapat bayaran setara Rp 263 juta untuk jasanya dalam menemukan jenazah pengganti. Kejahatan ini terungkap setelah kamera lalu lintas mengungkapkan keterlibatan Huang dalam hilangnya Lin.

Huang dijatuhi hukuman mati yang ditangguhkan pada September tahun lalu dan bandingnya dibatalkan oleh pengadilan yang lebih tinggi.

Keluarga tersebut dinyatakan bersalah karena "menghina mayat", tetapi tidak diketahui apakah mereka mendapat hukuman penjara atau denda.

baca juga

Kejahatan mengerikan itu tidak dilaporkan secara luas sampai minggu lalu, ketika keluarga Lin menceritakan kisahnya. "Ketika saya memikirkannya, hati saya seperti ditusuk pisau," kata ibu Lin kepada Sohu News.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dihadiri Para Pengikutnya, Prosesi Kremasi Lia Eden Mirip Upacara Militer

Dihadiri Para Pengikutnya, Prosesi Kremasi Lia Eden Mirip Upacara Militer

Video | Senin, 12 April 2021 | 13:16 WIB

Begini Proses Kremasi Lia Eden, Digelar Mirip Upacara Kematian Militer

Begini Proses Kremasi Lia Eden, Digelar Mirip Upacara Kematian Militer

News | Senin, 12 April 2021 | 12:16 WIB

Dibanjiri Pengikutnya, Nyanyian 'Malaikat' Iringi Acara Kremasi Lia Eden

Dibanjiri Pengikutnya, Nyanyian 'Malaikat' Iringi Acara Kremasi Lia Eden

News | Senin, 12 April 2021 | 11:43 WIB

Terkini

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 02:04 WIB

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:59 WIB

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:54 WIB

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:59 WIB

×