Siti Fadilah Dukung Vaksin Nusantara, Begini Respon Epidemiolog

Erick Tanjung, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 15 April 2021 | 17:12 WIB
Siti Fadilah Dukung Vaksin Nusantara, Begini Respon Epidemiolog
Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari (Instagram)

Suara.com - Mantan menteri kesehatan Siti Fadilah Supari ikut menjadi relawan uji klinis fase II Vaksin Nusantara di RSPAD Gatot Soebroto, Kamis (15/3/2021). Namun dukungan Siti dan sejumlah tokoh dalam rangkaian vaksinasi Vaksin Nusantara tersebut dianggap tak berpengaruh.

Epidemiolog dari Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman mengatakan, riset atau uji klinis bukan lah masalah politik atau sosial ekonomi. Menurutnya, riset harus berbasis kepada sains.

"Riset tuh harus berbasis sains. Mau berapa pun mantan menteri yang mendukung, mau mantan menteri kesehatan atau mantan presiden sekali pun riset tidak bisa dikendalikan dengan dukung mendukung," kata Dicky saat dihubungi, Kamis.

Dicky mengatakan, proses uji klinis produk kesehatan seperti vaksin atau obat-obatan tidak boleh dibawa ke ranah politik. Menurutnya, dalam penelitian harus diutama kejujuran dan transparansi.

"Kejujuran dan transparansi harus dijaga betul di dunia ini. Ini tidak boleh dibawa ke ranah politik atau ekonomi ini harus di riset vaksin obat yaitu harus di lead oleh sains itu sendiri dijaganya dengan itu," ujarnya.

Lebih lanjut, Dicky menilai jika rangkaian vaksin Nusantara terus dilakukan maka tidak bisa digunakan sebagai strategi kesehatan masyarakat. Pasalnya semua pengujian klinis harus ikuti dan taat terhadap aturan.

"Ujinya harus jelas secara prosedur etika ilmiah dan juga metodeloginya regulator salah satunya kan ini BPOM," tuturnya.

Siti Fadilah Vaksin Nusantara

Sebelumnya, eks Menkes Siti Fadilah sudah jalani vaksinasi Covid Vaksin Nusantara di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Kamis (15/4). Siti jalani rangkaian vaksinasi pagi tadi disambut langsung oleh mantan menkes era Jokowi Terawan Agus Putranto.

baca juga

Kepala RSPAD Gatot Soebroto, Albertus Budi Sulistya mengatakan, Siti datang ke RSPAD sekira pukul 09.30 WIB. Ia datang untuk diambil sampel darahnya.

"Ada beliau (Siti Fadilah) ada, hadir. Jam 09.30 WIB," kata Budi saat dihubungi wartawan.

Budi mengatakan, proses vaksinasi atau pengambilan sampel setiap harinya masih berlangsung. Menurutnya, dalam sehari ada 30 orang yang diambil sampel guna kepentingan vaksinasi Nusantara.

"Intinya bahwa penelitian itu sama dengan penelitian mahasiswa S3 atau penelitian eksperimental yang lain, itu kan bisa aja dilaksanakan asal ada etical clereance, atau izin etik," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dinilai Tak Ikuti Aturan, Epidemiolog Minta Nama Vaksin Nusantara Diganti

Dinilai Tak Ikuti Aturan, Epidemiolog Minta Nama Vaksin Nusantara Diganti

News | Kamis, 15 April 2021 | 17:11 WIB

RS Kariadi Semarang Tak Lagi Dilibatkan Tim Vaksin Nusantara, Kenapa?

RS Kariadi Semarang Tak Lagi Dilibatkan Tim Vaksin Nusantara, Kenapa?

Jawa Tengah | Kamis, 15 April 2021 | 16:31 WIB

Politisasi Vaksin Nusantara, Formappi: DPR Mau Gagah-Gagahan dari BPOM

Politisasi Vaksin Nusantara, Formappi: DPR Mau Gagah-Gagahan dari BPOM

News | Kamis, 15 April 2021 | 16:04 WIB

Terkini

Ngeri Banget! Serial Carrie Buktikan Cyberbullying Jauh Lebih Kejam dari Kutukan

Ngeri Banget! Serial Carrie Buktikan Cyberbullying Jauh Lebih Kejam dari Kutukan

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:26 WIB

Promo Superindo 31 Oktober 2026: Diskon Daging, Minyak Goreng hingga Buah-buahan

Promo Superindo 31 Oktober 2026: Diskon Daging, Minyak Goreng hingga Buah-buahan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:16 WIB

Ramalan Zodiak Scorpio 31 Oktober 2026: Finansial Membaik, Karier Stabil

Ramalan Zodiak Scorpio 31 Oktober 2026: Finansial Membaik, Karier Stabil

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:05 WIB

Jelang Lawan Arema FC, Pelatih Bali United Keluhkan Masalah Ini

Jelang Lawan Arema FC, Pelatih Bali United Keluhkan Masalah Ini

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:48 WIB

5 Moisturizer untuk Kencangkan Kulit Kendur Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

5 Moisturizer untuk Kencangkan Kulit Kendur Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:45 WIB

Laut Bercerita dan Ingatan yang Belum Selesai

Laut Bercerita dan Ingatan yang Belum Selesai

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:39 WIB

Misi Balas Dendam! 23 Pemain Terbaik Madura United Siap Bungkam Tren Positif PSM Makassar

Misi Balas Dendam! 23 Pemain Terbaik Madura United Siap Bungkam Tren Positif PSM Makassar

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:29 WIB

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

×