Tak Sepakat Bentuk Poros Islam, Ini Penjelasan Ketum PAN Zulkifli Hasan

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Jum'at, 16 April 2021 | 11:02 WIB
Tak Sepakat Bentuk Poros Islam, Ini Penjelasan Ketum PAN Zulkifli Hasan
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, mengatakan wacaca pembentukan poros Islam yang terdiri dari sejumlah parpol untuk menyongsong 2024, sangat kontraproduktif.

Pasalnya sejak Pilpres 2019, Indonesia hingga kini masih berupaya melakukan rekonsiliasi nasional untuk kembali memperkuat, memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa dan negara. Zulhas sapaannya menilai dengan pembentukan poros Islam justru akan mengembalikan kondisi Indonesia seperti sebelum rekonsiliasi.

Di mana penggunaan sentimen SARA, politik aliran, dan politik identitas begitu kuat. Karena itu Zulhas mengatakan wacana pembentukan poros Islam seharusnya dihindari.

"Menanggapi wacana koalisi partai Islam 2024 itu, PAN melihat justru ini akan memperkuat politik aliran di negara kita. Sesuatu yang harus kita hindari. Semua pihak harus berjuang untuk kebaikan dan kepentingan semua golongan," kata Zulhas dalam keterangannya, Jumat (16/4/2021).

Zulhas justru memiliki pikiran lain. Ketimbang harus kembali menguatkan politik identitas dengan pembentukan poros Islam berlandaskan agama, lebih baik memperkuat politik gagasan. Politik gagasan itupula yang saat ini sedang diperjuangkan oleh PAN.

"PAN saat ini sedang memperjuangkan dan memperkuat politik gagasan. Politik yang mengedepankan konsep dan program. Seharusnya saat ini kita bersama-sama berpikir untuk kesejahteraan rakyat, mewujudkan ide kesetaraan, merumuskan gagasan tentang kedaulatan, dan seterusnya," ujar Zulhas.

PKS dan PPP Buka Peluang Bentuk Poros Islam

Sebelumnya kedua ketua umum dan elite PKS dan PPP melangsungkan pertemuan diselingi acara buka puasa bersama.

Dalam pertemuan di DPP PKS, Jakarta Selatan, kedua parpol tidak hanya sebatas silaturahmi, namun juga membicarakan terkait peluang kerja sama untuk menyongsong Pemilu 2024.

baca juga

Sekjen PKS Aboe Bakar Al Habsy mengatakan menjadi sebuah ide bagus jika PKS dan PPP yang sama-sama partai religius kemudian membentuk poros partai Islam pada pemilihan umum mendatang. Aboe berujar PKS terbuka untuk hal tersebut dan akan menyambut siapapun yang ingin bergabung membentuk koalisi.

Namun, Aboe mengingatkan bahwa untuk mencapai kesepakatan kerja sama antarparpol berbasis Islam untuk membentuk poros baru masih terlampau jauh. Mengingat pelaksanaan Pemilu dan Pilpres baru akan terlaksana 2024.

"Jadi sangat mungkin, waktu masih panjang. Penjajakan-penjajakan ini masih ada 2,5 tahun atau 3 tahun, 2,5 tahun. Sangat memugkingkan," ujar Aboe di DPP PKS, Rabu (14/4/2021).

Sementara itu, duduk bersama dengan Aboe dalam pertemuan, Sekjen PPP Arwani Thomafi mengatakan hal serupa.

Ia mengatakan satu yang menjadi poin penting dalam kerja sama membangun demokrasi yang lebih baik, yakni termasuk proses-proses politik menuju Pemilu 2024. Hal itu yang kemudian juga terbuka bagi PPP membicarakannya dengan PKS.

"Sangat terbuka untuk kita bicarakan dengan PKS. Kenapa? Karena kita tidak hanya satu sisi saja, misalnya tentang sistem kepemiluan bagaimana membuat kontestasi di 2024 menjadi enak, menjadi lebih dinikmati semua pihak, masyarakat dan parpol dan semua pihak," ujar Arwani.

"Saya kira tentu kita terbuka untuk bicara dalam berbagai sisi untuk menuju tatanan 2024 lebih baik," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Zulhas Instruksikan Kader PAN Bantu Korban Banjir Bandang Flores Timur

Zulhas Instruksikan Kader PAN Bantu Korban Banjir Bandang Flores Timur

Bekaci | Senin, 05 April 2021 | 11:48 WIB

Sudah Berpisah, Iker Casillas dan Mantan Istrinya Masih Saling Perhatian

Sudah Berpisah, Iker Casillas dan Mantan Istrinya Masih Saling Perhatian

Bola | Sabtu, 03 April 2021 | 15:54 WIB

Lirik Lagu Lathi Weird Genius ft Sara Fajira, Artinya Mendalam Banget

Lirik Lagu Lathi Weird Genius ft Sara Fajira, Artinya Mendalam Banget

Entertainment | Minggu, 28 Maret 2021 | 12:32 WIB

Sara Fajira: Hemat Air untuk Kesimbangan Hidup

Sara Fajira: Hemat Air untuk Kesimbangan Hidup

Entertainment | Senin, 22 Maret 2021 | 12:10 WIB

Terbelit Kasus SARA, Abu Janda Come Back Belajar Ngaji dengan Aldi Taher

Terbelit Kasus SARA, Abu Janda Come Back Belajar Ngaji dengan Aldi Taher

Bali | Senin, 22 Maret 2021 | 08:10 WIB

Terkini

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:40 WIB

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:14 WIB

×