facebook

Fakta Baru Penghina Nabi: Nilai Pelajaran Agama Jozeph Tertinggi saat SMA

Agung Sandy Lesmana
Fakta Baru Penghina Nabi: Nilai Pelajaran Agama Jozeph Tertinggi saat SMA
Jozeph Paul Zhang tersangka kasus penistaaan agama. [Youtube]

"Kalau dilihat nilainya, paling tinggi 8, berarti sedang-sedang saja," katanya.

Suara.com - Ditemukan fakta lain terkait sosok Jozeph Paul Zhang, buronan kasus penistaan agama yang kini di luar negeri. Tak disangka, penghina Nabi Muhammad itu ternyata tercatat memiliki nilai pelajaran agama yang baik saat duduk di bangku sekolah.

Dikutip dari SuaraJateng.id, Jozeph yang kini diburu polisi itu sempat mengenyam pendidikan di Kota Tegal, Jawa Tengah. Diketahui, pria yang bernama asli Shindy Paul Soerjomoelyono‎ itu tercatat pernah sempat bersekolah di SMAN 1 Tegal.

Fakta itu diungkapkan Bagian Kearsipan SMAN 1 Tegal, Mohamad Husni Efendi.

‎"Iya betul, atas nama Shindy Paul Soerjomoelyono‎, nomor induk 8897, pernah belajar di SMA Negeri 1 Tegal. Yang bersangkutan lulus tahun 1993," ‎kata Husni, Rabu (21/4/2021).

Baca Juga: Keras! Menag Gus Yaqut: Hukum Jozeph Paul Zhang karena Menisita Agama!

Berdasarkan data di salinan ijasah yang disimpan sekolah, Joseph Paul Zhang ‎lahir pada 31 Agustus 1974 di Banjaran, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal. Dia merupakan anak dari Winston Rachmat Soerjomoeljono.

Di ijazah itu juga tertera jika Joseph Paul Zhang merupakan siswa jurusan IPA dan dinyatakan lulus dengan nilai Ebta dan Ebtanas total 73. 

Nilai 11 mata pelajaran yang diujikan didominasi 6 dan 7. Hanya ada satu mata pelajaran yang mendapat nilai 8, yakni Pendidikan Agama.

Jika melihat nilai di ijazah tersebut, Husni menyebut Joseph Paul Zhang tergolong siswa yang prestasinya sedang-sedang saja.

‎"Kalau dilihat nilainya, paling tinggi 8, berarti sedang-sedang saja‎," katanya.

Baca Juga: Pendeta Gilbert: Jozeph Paul Zhang Tidak Mewakili Umat Kristiani

Husni mengaku dirinya dan guru-guru lain baru mengetahui jika Joseph Paul Zhang pernah bersekolah di SMAN 1 Tegal setelah didatangi media.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar