Menengok Rumah Quran Tuna Rungu, Baca Al Quran Pakai Bahasa Isyarat

Erick Tanjung

Rabu, 21 April 2021 | 15:23 WIB
Menengok Rumah Quran Tuna Rungu, Baca Al Quran Pakai Bahasa Isyarat
Proses pendidikan Al Quran bagi santri tuna rungu di rumah Qur'an Tuna Rungu Darul Alshomt, Bangka Antara/Kasmono

Suara.com - Alumni Pondok pesantren modern Jawa Timur mendirikan rumah Qur'an Tuna Rungu Darul Alshomt di Stasiun IX Surya Timur, Kabupaten Bangka, Bangka Belitung.

Ustadz Edi, pendiri rumah Qur'an Tuna Rungu Darul Alshomt mengatakan, kegiatannya bertujuan untuk membantu umat Islam yang mengalami kebutuhan khusus tuna rungu dapat mengenal sekaligus membaca huruf hijaiyah atau Alquran. Metode pembelajaran disampaikan dengan menggunakan bahasa isyarat sehingga santri mudah mengenali dan memahami huruf Alquran.

"Sejak didirikan rumah Qur'an Tuna Rungu Darul pada Februari 2021, hingga sekarang tercatat ada enam santri yang mengikuti belajar mengaji di usia antara 17 sampai 40 tahun," kata Edi di Bangka, Rabu (21/4/2021).

Menurutnya sebelum mengajar Al Qur'an menggunakan bahasa isyarat, dirinya terlebih dahulu belajar bahasa isyarat di Pondok Pesantren Daarul Ashom Jogja yang menjadi pondok pesantren tuna rungu pertama di Indonesia yang bersanad isyarat Al Quran di kota Toif Mekkah. "Tujuan mendirikan rumah Qur'an Tuna Rungu Bangka Darul Alshomt semata-mata membantu teman teman yang berkebutuhan khusus atau tuna rungu dalam mengenal huruf Alquran," ujarnya.

Mulai dari pendaftaran sampai kegiatan belajar kata dia, santri tidak dikenakan biaya sedikitpun atau gratis karena tujuan awal membantu anak anak tuna rungu dapat mengamalkan agama Islam layaknya orang normal pada umumnya. Didirikanya rumah Qur'an Tunarungu itu berawal dari keprihatinan yang dirasakan atas tuna rungu di Bangka yang diduga banyak buta huruf hijaiyah serta terbatasnya ilmu pengetahuan agama.

Edi bersama rekan rekannya kerap mengisi ceramah menggunakan bahasa isyarat kepada tunarungu di Bangka terkait pentingnya iman dan amal shaleh serta mengajar tata cara dan bacaan shalat lima waktu.

"Alhamdulillah sudah ada santri yang bisa menghafal huruf Alquran dengan bahasa isyarat bahkan ada yang sudah hafal surat Annas," tuturnya.

Belajar di rumah Qur'an menggunakan sistem tatap muka sebanyak empat kali dalam seminggu, mulai ba'da Magrib sampai dengan selesai. Selain mengajar mengaji, dirinya memberikan materi program seperti Tahfizh, Fikih, Hadist serta program lainnya.

"Ke depan, saya berharap melalui pendidikan mengaji di rumah Qur'an ini, anak-anak tuna rungu khusus di Kabupaten Bangka bisa membaca Alquran dengan baik," katanya.

baca juga

Bagi masyarakat yang berminat, kata dia, pendaftaran akan dibuka kembali pada bulan Juli 2021 di Lingkungan Limbang Jaya, Kelurahan Surya Timur, Sungailiat atau bisa menghubungi nomor 088274323053/081368212343.

"Masyarakat jangan takut soal legalitasnya karena kita sudah melapor ke kantor Kementerian Agama setempat," ucapnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minta Diajari Agama Islam dan Baca Alquran, Kisah Pasangan Ini Bikin Baper

Minta Diajari Agama Islam dan Baca Alquran, Kisah Pasangan Ini Bikin Baper

Hits | Rabu, 21 April 2021 | 12:22 WIB

Kisah Mbak Wolly, Waria Pengajar Ngaji Baca Al-quran di Kota Semarang

Kisah Mbak Wolly, Waria Pengajar Ngaji Baca Al-quran di Kota Semarang

Jawa Tengah | Senin, 19 April 2021 | 14:25 WIB

Wanita Ini Selesaikan Hafalan 30 Juz, Ibunya Bangga Sampai Ingin Cium Kaki

Wanita Ini Selesaikan Hafalan 30 Juz, Ibunya Bangga Sampai Ingin Cium Kaki

Hits | Jum'at, 16 April 2021 | 19:46 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×