Suriah Serang Rudal ke Israel, Picu Sirine Bunyi

Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Kamis, 22 April 2021 | 13:41 WIB
Suriah Serang Rudal ke Israel, Picu Sirine Bunyi
Ilustrasi rudal nuklir. [Shutterstock]

Suara.com - Sebuah ledakan besar terdengar di sebagian besar Israel setelah sebelumnya sirine roket berbunyi di Negev selatan di dekat area reaktor nuklir Israel.

Melansir Times of Israel, Pasukan pertahanan Israel (IDF) mengatakan sirine yang terletak tak jauh dari reaktor nuklir milik negara tersebut bukan dipicu oleh serangan langsung tetapi oleh rudal anti-aircraft Suriah yang ditembakkan ke sebuah jet Israel.

“Sebuah peluncuran terdeteksi dari rudal surface-to-air dari teritori Suriah menuju terirtori Israel, yang jatuh di wilayah Negev,” kata IDF, seperti dikutip dari Times of Israel.

Tidak ada laporan baik korban luka maupun kerusakan akibat insiden tersebut.

Menanggapi peluncuran rudal surface-to-air tersebut, IDF mengatakan jet Israel melakukan serangan balasan ke Suriah dengan melumpuhkan baterai rudal yang menembakkan proyektil serta sistem pertahanan udara lainnya.

Menurut media Suriah, empat tentara terluka akibat serangan dan menyebabkan kerusakan material.

Insiden itu terjadi di tengah puncak ketegangan antara Israel dan Iran, beberapa minggu setelah serangan terjadi di situs nuklir Natanz Iran pada awal April, yang dianggap berasal dari negara Yahudi tersebut. Iran berjanji untuk membalas sabotase yang diduga berasal dari Israel.

 Juru bicara IDF Hidai Zilberman menegaskan bahwa militer tidak percaya ini merupakan serangan yang disengaja yang ditujukan ke negara maupun fasilitas nuklirnya.

“Tidak ada niat untuk menghancurkan reaktor nuklir di Dimona,” ujar Zilberman.

Menurutnya, proyektil itu tampaknya merupakan rudal surface-to-air SA-5 buatan Rusia, sebuah proyektil yang sangat besar, dengan bobot beberapa ribu kilogram serta hulu ledak 200 kilogram.

Tentara mengonformasi sistem pertahanan rudal Israel diaktifkan sebagai tanggapan, namun masih diselidiki apakah terjadi intersepsi.

Warga Yerusalem dan Israel melaporkan, mereka mendengar bunyi gema dari ledakan. Tidak jelas apakah itu disebabkan oleh dampak rudal Suriah atau akibat intersepsi yang gagal.

Berdasarkan laporan media Suriah, serangan Israel dimulai pada pukul 1:38 dini hari tadi, dengan jet IDF yang menargetkan serangan ke Dataran Tinggi Golan.

Rudal itu menyebabkan sirine berbunyi tiga menit kemudian, di dekat Abu Qrenat, daerah antara Barsyeba dan Dimona, serta Pangkalan Ariel Sharon, lokasi yang bukan sasaran tembakan roket.

Sekitar satu jam kemudian, jet tempur Israel melakukan serangan terhadap baterai pertahanan udara Suriah di dekat Damaskus, menurut laporan Israel dan Suriah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Israel Diguncang Ledakan Dahsyat, Diduga Berasal dari Suriah

Israel Diguncang Ledakan Dahsyat, Diduga Berasal dari Suriah

News | Kamis, 22 April 2021 | 13:17 WIB

Cerita Muhammad Assi, Korban Pengeboman Suriah Tahun 2013

Cerita Muhammad Assi, Korban Pengeboman Suriah Tahun 2013

Video | Jum'at, 02 April 2021 | 11:00 WIB

Turki Sita Kitab Suci Taurat Bertinta Emas yang Ditulis Sebelum Era Yesus

Turki Sita Kitab Suci Taurat Bertinta Emas yang Ditulis Sebelum Era Yesus

News | Senin, 29 Maret 2021 | 14:55 WIB

Profil Maya Ghazal, Pilot Perempuan dari Pengungsi Suriah

Profil Maya Ghazal, Pilot Perempuan dari Pengungsi Suriah

News | Selasa, 09 Maret 2021 | 17:59 WIB

Terkini

ICW Soroti Bagi-Bagi Sembako di Monas, Desak Pemerintah Buka Sumber Anggaran yang Dinilai Tertutup

ICW Soroti Bagi-Bagi Sembako di Monas, Desak Pemerintah Buka Sumber Anggaran yang Dinilai Tertutup

News | Senin, 04 Mei 2026 | 16:46 WIB

Militer Iran Ultimatum Donald Trump: Berani Masuk Selat Hormuz, Kami Serang!

Militer Iran Ultimatum Donald Trump: Berani Masuk Selat Hormuz, Kami Serang!

News | Senin, 04 Mei 2026 | 16:42 WIB

Usut Tragedi KRL Bekasi: Polisi Periksa Dinas Bina Marga hingga PU, Bos Taksi Green SM Ditunda Besok

Usut Tragedi KRL Bekasi: Polisi Periksa Dinas Bina Marga hingga PU, Bos Taksi Green SM Ditunda Besok

News | Senin, 04 Mei 2026 | 16:37 WIB

Kabur Usai Tabrak Pedagang Buah di Kalimalang, Pengemudi Pajero Ditangkap Polisi

Kabur Usai Tabrak Pedagang Buah di Kalimalang, Pengemudi Pajero Ditangkap Polisi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 16:31 WIB

Percepatan Transisi Energi Bersih Berpotensi Tambah Beban Ekonomi Warga, Apa Solusinya?

Percepatan Transisi Energi Bersih Berpotensi Tambah Beban Ekonomi Warga, Apa Solusinya?

News | Senin, 04 Mei 2026 | 16:25 WIB

PDIP Usul Ambang Batas Parlemen Nasional 5,5-6 Persen dan Terapkan PT Berjenjang hingga Daerah

PDIP Usul Ambang Batas Parlemen Nasional 5,5-6 Persen dan Terapkan PT Berjenjang hingga Daerah

News | Senin, 04 Mei 2026 | 16:10 WIB

Kebijakan Iklim Inklusif Jadi Kunci, Anak dan Disabilitas Perlu Dilibatkan

Kebijakan Iklim Inklusif Jadi Kunci, Anak dan Disabilitas Perlu Dilibatkan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 16:03 WIB

Duka di Balik Jas Putih: Mengapa Dokter Internship Indonesia Bertumbangan?

Duka di Balik Jas Putih: Mengapa Dokter Internship Indonesia Bertumbangan?

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:55 WIB

Racun Tikus di Makanan Bayi Geger di Austria, Publik Panik Hingga Penarikan Besar-besaran Produk

Racun Tikus di Makanan Bayi Geger di Austria, Publik Panik Hingga Penarikan Besar-besaran Produk

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:50 WIB

Ketua Yayasan Daycare Little Aresha Ternyata Residivis Korupsi, Polisi Bongkar Peran Gandanya!

Ketua Yayasan Daycare Little Aresha Ternyata Residivis Korupsi, Polisi Bongkar Peran Gandanya!

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:49 WIB