Kejam! Seorang Pria Tega Perkosa 30 Anak-anak Dalam Satu Minggu

Kamis, 22 April 2021 | 15:59 WIB
Kejam! Seorang Pria Tega Perkosa 30 Anak-anak Dalam Satu Minggu
Ilustrasi korban pelecehan. (Pixabay/Anemone123)

Suara.com - Seorang pria di Republik Mozambik ditangkap polisi karena diduga memerkosa 30 anak di bawah umur hanya dalam kurun satu minggu.

Menyadur The Sun, Kamis (22/4/2021) menurut keterangan polisi, pria berusia 28 tahun dari Provinsi Manica itu tega merudapaksa anak-anak berusia antara enam hingga tujuh tahun.

Polisi Republik Mozambik mengatakan pria itu memerkosa anak-anak ketika orang tua mereka bekerja di luar dan memberikan iming-iming uang.

Pria tersebut tega melakukan serangan seks di 7 de Abril Quatres di Kota Chimoio, menurut laporan The Nation.

Menurut data dari polisi, dua kasus pemerkosaan tercatat setiap minggu di Provinsi Manica.

Lebih dari 37 persen wanita di Mozambik menderita kekerasan fisik dan seksual dalam hidup mereka, menurut Survei Demografi dan Kesehatan terbaru negara tersebut.

Para pelaku kejahatan seksual tersebut dapat dipenjara hingga 12 tahun, yang menurut para aktivis masih terlalu ringan.

Dan Mozambik sebelumnya mendapat kecaman karena meminta korban pelecehan seksual untuk membuat pengaduan resmi sebelum penyelidikan dapat diluncurkan.

Kasus pemerkosaan itu terjadi setelah seorang ibu muda mengatakan dia berulang kali diperkosa dan dipukuli secara brutal selama 11 hari oleh 23 tentara di Ethiopia.

Baca Juga: Nahas, Pemburu Tewas Diinjak Gajah Saat Kabur dari Polisi Hutan

Wanita berusia 27 tahun itu mengatakan bahwa dia dianiaya oleh tentara yang memaksanya untuk memasukkan paku dan batu ke dalam vaginanya.

Reuter mewartakan wanita itu mengatakan dia diikat di sebuah ladang di mana dia diperkosa dan dipukuli selama lebih dari seminggu.

Ibu itu termasuk di antara ratusan korban yang melaporkan kekerasan seksual mengerikan yang dilakukan oleh tentara Ethiopia dan sekutunya di Eritrea setelah pertempuran pecah pada November di Tigray.

Dr Fasika Amdeselassie, pejabat tinggi kesehatan masyarakat untuk pemerintahan sementara yang ditunjuk pemerintah di Tigray, mengatakan beberapa wanita disekap selama berhari-hari dan mengalami pelecehan seksual.

"Perempuan dijadikan budak seks," kata Fasika. "Pelakunya harus diselidiki." tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono, Apa Layak Dilaporkan Polisi?
Ikuti Kuisnya ➔
Cek Prediksi Keuangan Kamu Tahun Depan: Akan Lebih Cemerlang atau Makin Horor?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Kamu di 2026 Siap Glow Up atau Sudah Saatnya Villain Era?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Bagaimana Prediksimu untuk Tahun 2026? Lebih Baik atau Lebih Suram?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Trivia Natal: Uji Pengetahuan Anda Tentang Tradisi Natal di Berbagai Negara
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Kepribadian: Siapa Karakter Ikonik Natal dalam Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mitos vs Fakta Sampah: Cara Cerdas Jadi Pahlawan Kebersihan Lingkungan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI