alexametrics

Bantu Evakuasi KRI Nanggala 402, Polri Dirikan Dua Posko SAR

Erick Tanjung
Bantu Evakuasi KRI Nanggala 402, Polri Dirikan Dua Posko SAR
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Antara/HO-Divisi Humas Polri/am.

"Ada 2 posko SAR Polri yang didirikan, pertama di Celukan Bawang Kabupaten Buleleng dan kedua Pelabuhan Banyuwangi," kata Sigit.

Suara.com - Polri mendirikan dua posko SAR membantu evakuasi KRI Nanggala 402 yang dinyatakan masuk fase subsunk atau tenggelam dan berstatus 'on enternal patrol' alias berpatroli untuk selamanya.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan posko tersebut didirikan untuk membantu TNI Angkatan Laut dalam proses evakuasi Nanggala 402. Hal itu sebagai salah satu bentuk sinergitas TNI-Polri dalam musibah tersebut.

"Ada 2 posko SAR Polri yang didirikan, pertama di Celukan Bawang Kabupaten Buleleng dan kedua Pelabuhan Banyuwangi," kata Sigit dalam keterangan pers, Minggu (25/4/2021) malam.

Jenderal bintang empat itu menyebutkan, sejak awal Korps Bhayangkara terus mengerahkan kekuatan terbaik yang dimiliki untuk membantu evakuasi dari kapal selam KRI Nanggala 402 di perairan Bali. Secara kebetulan, pada saat kejadian KRI Nanggala 402 hilang kontak, Rabu (21/4), Kapolri tengah berada di Bali dalam rangka kunjungan kerja.

Baca Juga: Mensos Risma Kirim Psikolog ke Tiap Rumah Korban KRI Nanggala 402

Polri mengerahkan segenap sumber daya yang dimiliki untuk membantu proses pencarian dan evakuasi KRI Nanggala 402.

Sebanyak 331 personel kepolisian dengan rincian 265 personel dari jajaran Polda Jawa Timur dan 66 personel dari Polda Bali. Adapun para personel yang dikerahkan itu nantinya bakal menjalankan tugasnya sebagaimana terkait upaya evakuasi.

"Personel tersebut berisi, tim DVI, Brimob, Polair, Polres, tim Trauma Healing," ujar Sigit.

Sigit menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa tenggelamnya KRI Nanggala 402. Menurut mantan Kabareskrim Polri itu, dua dari 53 awak kapal selam ternyata masih bagian dari keluarga besar Polri.

Dua awak KRI Nanggala 402 yang gugur tersebut, yakni Letkol Laut (P) Heri Octavian adalah putra dari seorang Purnawirawan Kompol Imron Haki. Kemudian, Letda Rhesa Tri Utomo S.Tr (Han) adalah adik sepupu dari AKP Maria SN Manafe yang beralamat di Sidoarjo, Jawa Timur.

Baca Juga: Evakuasi KRI Nanggala 402, Pemerintah Koordinasi dengan ISMERLO

Atas gugurnya putra dari keluarga besar Korps Bhayangkara itu, Polri memberikan bantuan kepada keluarga almarhum.

Komentar