Sejarah Hari Puisi Nasional: Hari Berpulangnya Penyair Chairil Anwar

Farah Nabilla

Kamis, 29 April 2021 | 11:58 WIB
Sejarah Hari Puisi Nasional: Hari Berpulangnya Penyair Chairil Anwar
Ilustrasi Hari Puisi Nasional, Grafiti Chairil Anwar. [Net]

Suara.com - Tanggal 28 April diperingati sebagai hari Puisi Nasional, Hari yang selalu diidentikan dengan kepergian salah satu penyair termasyur tanah air yakni Chairil Anwar. Bagaimana sejarah Hari Puisi Nasional terjadi?

Pada 28 April tahun 1949 Indonesia berduka melepas kepergian salah satu pujangga terbaik yang pernah dimiliki, Chairil Anwar meninggal pada usia yang sangat muda yakni 26 tahun karena tuberculosis.

Berikut adalah ulasan yang akan membahas tentang Hari Puisi Nasional.

Sejarah dan Perayaan Hari Puisi Nasional

Sejarah hari puisi nasional sendiri bermula saat pemerintah Jepang yang melarang adanya perkumpulan atau organisasi yang dibuat oleh rakyat Indonesia, kala itu para seniman tanah berkumpul untuk menemui Soekarno dengan tujuan meminta bantuan agar para seniman memiliki wadah dimana mereka bisa menuangkan karyanya.

Tepatnya pada tahun 6 Oktober 1942 Soekarno menunjuk Sanusi Pane untuk memimpin pendirian Pusat kesenian Indonesia yang bertujuan untuk memperbaiki dan menyesuaikan kesenian yang sudah ada menjadi kesenian Indonesia Baru.

Karena Jepang merasa masih membutuhkan hubungan timbal balik yang cukup baik mereka pun mendirikan pusat kebudayaan pada 1 April 1943 untuk tetap bisa memantau kegiatan kesenian di bawah naungan Jepang.

Perayaan yang murujuk pada hari kematian Chairil Anwar yang dirayakan dalam setahu sekali ini umumnya akan diperingati dengan sayembara puisi yang diikuti oleh penyair dari seluruh penjuru tanah air untuk mengenang perjuangan Chairil Anwar melalui pusi-puisinya

Sosok Chairil Anwar

baca juga

Chairil Anwar adalah seorang penyair yang lahir di Medan pada 26 Juli 1992, ia adalah anak semata wayang dari pasangan Toeloes dan Soleha. Ayahnya adalah seorang Bupati Indragiri yang tewas pada salah satu peristiwa berdarah tanah air yang kita kenal degan pembantaian Rengat.

Chairil Anwar memulai pendidikan dasar pada  Hollandsch-Inlandsche School (HIS) atau yang dikenal dengan sekolah dasar orang pribumi pada masa penjajahan Belanda. Kemudian ia melanjutkan jenjang selanjutnya di Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO).

Hal yang cukup mengejutkan keluar dari Mulut Chairul Anwar saat ia berusia 15 tahun, ia berkata kepada ibunya bahwa ia tidak ingin melanjutkan sekolah dengan alasan ia ingin memantapkan diri untuk fokus menjadi seniman.

Karena sedari kecil ia terbiasa mendapatkan perlakuan istimewa dari orang tuanya maka ia diperbolehkan untuk memilih hal tersebut.

Sedari kecil sampai remaja Chairil Anwar menetap di Medan sebelum akhirnya ia dan ibunya berpindah ke Jakarta 1940, perlahan tapi pasti ia mulai menekuni hal tersebut.

Buku demi buku pun ia lahap, pasalnya tak hanya buku karangan orang Indonesia sendiri, buku-buku dengan bahasa asing pun juga ia baca. Faktanya Chairil Anwar menguasai 3 bahasa asing yaitu, Belanda, Inggris dan jerman.

Memiliki wawasan bahasa asing yang cukup luas membuat Chairil Anwar mengidolakan sosok penulis kenamaan di seluruh penjuru dunia seperti Rainer Maria Rilke, W.H. Auden, Archibald MacLeish, Hendrik Marsman, J. Slaurhoff, dan Edgar du Perron, tidak mengherankan jika secara tidak langsung gaya penulisan yang ia miliki terpengaruh oleh sosok-sosok di atas.

Kecintaanya pada dunia sastra Ia buktikan dengan meriliskan puisi pertamanya yang ia riliskan tepat dua tahun semenjak kepindahannya dari Medan, yakni pada tahun 1942 dengan judul “Nisan

Puisi Chairil Anwar – “Nisan”

Nisan

Bukan kematian benar menusuk kalbu
Keridlaanmu menerima segala tiba
Tak kutahu setinggi itu atas debu
Dan duka maha tuan bertakhta

Oktober, 1942

Itulah sejarah Hari Puisi Nasional yang diperingati setiap tanggal 28 April, bertepatan dengan hari kematian penyair legendaris Chairil Anwar. 

Kontributor : Dhea Alif Fatikha

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Chairil Anwar, Penyair Legendaris Meninggal Hari Ini 72 Tahun Silam

Profil Chairil Anwar, Penyair Legendaris Meninggal Hari Ini 72 Tahun Silam

News | Rabu, 28 April 2021 | 20:58 WIB

Hari Puisi Nasional: 4 Penyair Indonesia yang Wajib Kamu Baca Bukunya

Hari Puisi Nasional: 4 Penyair Indonesia yang Wajib Kamu Baca Bukunya

Lifestyle | Rabu, 28 April 2021 | 12:43 WIB

Ziarah ke Makam Nenek, Perempuan Ini Syok Nisan Hilang Digondol Orang

Ziarah ke Makam Nenek, Perempuan Ini Syok Nisan Hilang Digondol Orang

Hits | Rabu, 28 April 2021 | 09:47 WIB

Abu Jenazah Remaja Ini Terpaksa Dibagi Dua karena Orangtua Ribut Soal Nama

Abu Jenazah Remaja Ini Terpaksa Dibagi Dua karena Orangtua Ribut Soal Nama

News | Senin, 26 April 2021 | 16:25 WIB

Puisi Hari Kartini, untuk Mengenang Jasanya Memperjuangkan Emansipasi

Puisi Hari Kartini, untuk Mengenang Jasanya Memperjuangkan Emansipasi

News | Rabu, 21 April 2021 | 18:20 WIB

Terkini

Dubes RI Soroti Potensi Energi Surya Indonesia, Bisa Jadi Salah Satu yang Terbesar di Dunia

Dubes RI Soroti Potensi Energi Surya Indonesia, Bisa Jadi Salah Satu yang Terbesar di Dunia

News | Senin, 14 September 2026 | 21:23 WIB

Pertamina NRE Dorong Pengembangan Bioetanol Berbasis Multi-Feedstock dan Multi-Generation

Pertamina NRE Dorong Pengembangan Bioetanol Berbasis Multi-Feedstock dan Multi-Generation

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 21:22 WIB

Catat Tanggalnya! Diskon 20% Kuliner Korea Palgakdo Khusus Nasabah BRI

Catat Tanggalnya! Diskon 20% Kuliner Korea Palgakdo Khusus Nasabah BRI

Bri | Senin, 14 September 2026 | 21:20 WIB

KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?

KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 21:12 WIB

Pria di Indragiri Hulu Diduga Sebabkan Karhutla 200 Hektare, Ada Bibit Sawit

Pria di Indragiri Hulu Diduga Sebabkan Karhutla 200 Hektare, Ada Bibit Sawit

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:05 WIB

Saat Karhutla Mengancam Sumsel, Generasi Muda Lintas Agama Diajak Turun Tangan

Saat Karhutla Mengancam Sumsel, Generasi Muda Lintas Agama Diajak Turun Tangan

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 21:02 WIB

Penunjukkan Suahasil Nazara Sebagai Menkeu Sudah Tepat

Penunjukkan Suahasil Nazara Sebagai Menkeu Sudah Tepat

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 21:00 WIB

Wacana CFD Jakarta Sabtu-Minggu, Gubernur Pramono Minta Dikaji Lagi

Wacana CFD Jakarta Sabtu-Minggu, Gubernur Pramono Minta Dikaji Lagi

Video | Senin, 14 September 2026 | 21:00 WIB

Borong Pastry Favorit di FLOR Jakarta! Nikmati Cashback Rp100 Ribu Pakai BRImo

Borong Pastry Favorit di FLOR Jakarta! Nikmati Cashback Rp100 Ribu Pakai BRImo

Bri | Senin, 14 September 2026 | 20:58 WIB

Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama

Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama

Kalbar | Senin, 14 September 2026 | 20:54 WIB

×