Gubernur Papua: Label TPNPB Teroris Harus Dikaji Ulang, Konsultasi ke PBB

Reza Gunadha

Kamis, 29 April 2021 | 21:07 WIB
Gubernur Papua: Label TPNPB Teroris Harus Dikaji Ulang, Konsultasi ke PBB
Gubernur Papua Lukas Enembe (Dokumentasi Humas Pemprov Papua).

Suara.com - Gubernur Papua Lukas Enembe menegaskan, pemerintah pusat harus mengkaji kembali keputusan yang mengubah status Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat atau TPNPB sebagai organisasi teroris.

Melalui siaran pers, Kamis (29/2021), yang dikutip Suara.com dari Jubi.co.id, Lukas Enembe berharap TNI/Polri membuat pemetaan yang jelas tentang keberadaan TPNPB.

Pemetaan itu penting, agar tak lagi terjadi kasus salah tembak maupun salah tangkap yang menyasar penduduk sipil Papua.

Siaran pers Lukas Enembe itu sendiri adalah respons atas pengumuman Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD pada hari yang sama, mengenai status TPNPB sebagai organisasi teroris.

"Kami mendorong TNI dan Polri lebih dulu melakukan pemetaan kekuatan kelompok kriminal bersenjata yang melingkupi persebaran wilayah, jumlah orang, dan ciri khusus yang menggambarkan organisasi itu," kata Muhammad Rifai Darus, Juru bicara Gubernur Papua membacakan siaran pers Lukas Enembe.

“Ini penting, sebab Gubernur tidak menginginkan adanya peristiwa salah tembak dan salah tangkap yang menyasar pada penduduk sipil Papua,” tambah Rifai Darus di Jayapura.

Secara prinsipil, kata Rifai, Gubernur Lukas  bersepakat bahwa semua tindakan KKB adalah perbuatan meresahkan, melanggar hukum, serta menciderai prinsip-prinsip dasar hak asasi manusia.

Namun, pemprov menilai labelisasi teroris terhadap TPNPB akan berdampak terhadap psikososial warga Papua terutama yang berada di perantauan.

Label teroris terhadap TPNPB itu, dikhawatirkan memunculkan stigmatisasi negatif yang baru bagi warga Papua di luar tanah leluhurnya.

baca juga

“Pemerintah Provinsi Papua meminta kepada pemerintah pusat dan DPR RI agar melakukan pengkajian kembali menyoal penyematan label terhadap KKB sebagai teroris. Kami berpendapat bahwa pengkajian tersebut harus bersifat komprehensif, dengan memperhatikan dampak sosial, dampak ekonomi dan dampak hukum terhadap warga Papua secara umum,” kata Rifai saat membacakan siaran pers itu.

Pemprov Papua menyatakan, terorisme adalah konsep yang selalu diperdebatkan dalam ruang lingkup hukum dan politik.

Dengan demikian, penetapan TPNPB  sebagai kelompok teroris perlu untuk ditinjau dengan seksama dan memastikan obyektifitas negara dalam pemberian status tersebut.

Pemprov, kata Rifai, menginginkan agar pemerintah pusat berkonsultasi kepada Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa terkait pemberian status teroris terhadap TPNPB itu.

“Pemerintah Provinsi Papua menyatakan, Rakyat Papua akan tetap dan selalu setia kepada NKRI, sehingga kami menginginkan agar pendekatan keamanan di Papua dilakukan lebih humanis dan mengedepankan pertukaran kata dan gagasan bukan pertukaran peluru,” ujar Rifai.

Kasus Salah tembak akan bertambah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahfud MD: Dunia Digital Semakin Jahat, UU ITE Tak Dicabut

Mahfud MD: Dunia Digital Semakin Jahat, UU ITE Tak Dicabut

Tekno | Kamis, 29 April 2021 | 19:03 WIB

Mahfud MD Cap TPNPB Teroris, KontraS: Tak Bakal Selesaikan Konflik di Papua

Mahfud MD Cap TPNPB Teroris, KontraS: Tak Bakal Selesaikan Konflik di Papua

News | Kamis, 29 April 2021 | 18:53 WIB

Mereka yang Kecewa dan Mendukung KKB Papua Dilabeli Teroris

Mereka yang Kecewa dan Mendukung KKB Papua Dilabeli Teroris

Jatim | Kamis, 29 April 2021 | 19:15 WIB

Labeli KKB Papua Teroris, Komnas HAM Kecewa Pernyataan Mahfud MD

Labeli KKB Papua Teroris, Komnas HAM Kecewa Pernyataan Mahfud MD

News | Kamis, 29 April 2021 | 16:11 WIB

Dicap Teroris, TPNPB OPM Tantang Pemerintah RI ke Pengadilan Internasional

Dicap Teroris, TPNPB OPM Tantang Pemerintah RI ke Pengadilan Internasional

News | Kamis, 29 April 2021 | 15:03 WIB

Dicap Teroris, Mahfud MD Minta TNI-Polri Tumpas Habis TPNPB Sesuai Hukum

Dicap Teroris, Mahfud MD Minta TNI-Polri Tumpas Habis TPNPB Sesuai Hukum

News | Kamis, 29 April 2021 | 14:45 WIB

Pemerintah Resmi Tetapkan KKB Papua Teroris: Muncul Sejumlah Kekhawatiran

Pemerintah Resmi Tetapkan KKB Papua Teroris: Muncul Sejumlah Kekhawatiran

News | Kamis, 29 April 2021 | 13:36 WIB

KKB Papua Teroris, Mahfud MD: Banyak Tokoh Papua Bilang KKB Membunuh

KKB Papua Teroris, Mahfud MD: Banyak Tokoh Papua Bilang KKB Membunuh

Jakarta | Kamis, 29 April 2021 | 13:27 WIB

Resmi! Pemerintah Indonesia Labeli TPNPB Sebagai Kelompok Teroris

Resmi! Pemerintah Indonesia Labeli TPNPB Sebagai Kelompok Teroris

News | Kamis, 29 April 2021 | 13:13 WIB

Terkini

Tradisi Smong Simeulue: Bukti Cerita Rakyat Mampu Mitigasi Tsunami Aceh

Tradisi Smong Simeulue: Bukti Cerita Rakyat Mampu Mitigasi Tsunami Aceh

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Perbedaan Melasma, Lentigo, dan Hiperpigmentasi Bekas Jerawat pada Kulit: Kenali Ciri-cirinya

Perbedaan Melasma, Lentigo, dan Hiperpigmentasi Bekas Jerawat pada Kulit: Kenali Ciri-cirinya

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Belajar Al-Quran Braille, Cara Pesantren di Bogor Buka Akses Pendidikan Santri Disabilitas Netra

Belajar Al-Quran Braille, Cara Pesantren di Bogor Buka Akses Pendidikan Santri Disabilitas Netra

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:49 WIB

Minta Platform Digital Terbuka Soal Usia Pengguna, Komdigi: Jangan Semua Dianggap Aman

Minta Platform Digital Terbuka Soal Usia Pengguna, Komdigi: Jangan Semua Dianggap Aman

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:47 WIB

Kolaborasi Unik Stanley 1913 x ZO&FRIEND Resmi Hadir, Siap Jadi Item Wajib Penggemar G-DRAGON!

Kolaborasi Unik Stanley 1913 x ZO&FRIEND Resmi Hadir, Siap Jadi Item Wajib Penggemar G-DRAGON!

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:41 WIB

YouTube hingga Instagram Dinilai Berisiko Tinggi, Kemenkomdigi Batasi Akses Anak

YouTube hingga Instagram Dinilai Berisiko Tinggi, Kemenkomdigi Batasi Akses Anak

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Menghabiskan Sore Bersama Klub Corat-coret, Cara Bercerita Lewat Gambar

Menghabiskan Sore Bersama Klub Corat-coret, Cara Bercerita Lewat Gambar

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Bahlil: Pertamina Selalu Diremehkan!

Bahlil: Pertamina Selalu Diremehkan!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:28 WIB

DPR Soroti Perundungan di Sekolah hingga Kampus, Pemerintah Diminta Segera Bergerak

DPR Soroti Perundungan di Sekolah hingga Kampus, Pemerintah Diminta Segera Bergerak

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:25 WIB

3 Urutan Skincare Malam Skintific untuk Tampilan Glass Skin, Wajah Bening Bercahaya

3 Urutan Skincare Malam Skintific untuk Tampilan Glass Skin, Wajah Bening Bercahaya

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:15 WIB

×