Polisi Bebaskan Kelompok Anarko yang Ditangkap Saat May Day

Bangun Santoso, Novian Ardiansyah

Minggu, 02 Mei 2021 | 09:39 WIB
Polisi Bebaskan Kelompok Anarko yang Ditangkap Saat May Day
Polisi mengamankan puluhan orang yang disebut sebagai anarko di kawasan sekitar gedung Indonesia Labour Organization (ILO), Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (1/5/2021). [Suara.com/Bagaskara Isdiansyah]

Suara.com - Polda Metro Jaya akhirnya membebaskan sebanyak 22 orang yang diduga sebagai kelompok anarko, setelah sebelumnya ditangkap dalam aksi May Day, Sabtu (1/5/2021) kemarin.

Puluhan orang itu ditangkap lantaran diduga ingin membuat kerusuhan di tengah aksi buruh. Namun setelah dilakukan pemeriksaan dan pendataan, mereka dipulangkan.

"Kita periksa kita datakan, kemudian kita sosialisasi, kita edukasi mereka sudah kita pulangkan," ujar Yusri saat dihubungi, Minggu (2/5/2021).

Yusri menerangkan, dari hasil pemeriksaan terhadap 22 orang, polisi menyeleksi menjadi 8 orang yang diduga menjadi anarko. Dari jumlah tersebut, menyusut lagi hanya 2 orang yang diduga kuat sebagai anarko.

Salah satu indikasi mereka merupakan kelompok anarko, dikatakan Yusri ialah dari bukti berupa huruf A ditas mereka yang diduga menjadi lambang dari kelompok anarko.

"Kemudian dia punya chat, Instagram apa semua ngajak semua, ngajak anarko untuk bergabung dengan buruh," tandas Yusri.

Sebelumnya, polisi mengamankan puluhan orang yang disebut sebagai anarko di kawasan sekitar gedung Indonesia Labour Organization (ILO), Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (1/5/2021).

Aparat mengklaim, kaum anarko diduga ingin menyusup ke massa aksi Hari Buruh Internasional dan membuat kerusuhan.

"(Ada) 22 orang anak anarko diamankan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan, Sabtu (1/5/2021).

baca juga

Yusri mengatakan, puluhan orang yang disebut sebagai anarko itu diduga akan menyusup ke tengah-tengah aksi buruh. Mereka diduga akan membuat kerusuhan.

"Mereka biasa, diduga ada indikasi buat kerusuhan. Seperti biasa, mereka ada dugaan mau buat kerusuhan, makanya kami amankan untuk diperiksa," tuturnya.

Sebelumnya, sebanyak 15 orang mahasiswa Papua dibawa aparat kepolisian saat hendak aksi di Hari Buruh Internasional di Jakarta.

Mereka dibawa saat melintas di depan Gedung Kedutaan Besar Amerika Serikat, Sabtu siang tadi.

Yusri memastikan, pengamanan massa Papua dengan diduga kelompok anarko tadi berbeda. Massa Papua diamankan lantaran tak memiliki surat izin pemberitahuan untuk menggelar aksi sebelumnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ganjar Gelar Curhat Virtual Bareng Buruh, Ini yang Dibahas

Ganjar Gelar Curhat Virtual Bareng Buruh, Ini yang Dibahas

News | Minggu, 02 Mei 2021 | 08:01 WIB

Polisi Sebut Demo Buruh saat May Day di Tanjung Priok Berlangsung Kondusif

Polisi Sebut Demo Buruh saat May Day di Tanjung Priok Berlangsung Kondusif

News | Minggu, 02 Mei 2021 | 01:10 WIB

Aksi May Day di Jakarta Ricuh, 30 Orang Dibawa ke Polda

Aksi May Day di Jakarta Ricuh, 30 Orang Dibawa ke Polda

Video | Sabtu, 01 Mei 2021 | 19:15 WIB

Gebrak Sebut Ratusan Orang Diamankan Polisi dari Aksi May Day di Jakarta

Gebrak Sebut Ratusan Orang Diamankan Polisi dari Aksi May Day di Jakarta

News | Sabtu, 01 Mei 2021 | 19:48 WIB

Perayaan May Day 2021, Menaker Saksikan Program Vaksinasi 200 Pekerja

Perayaan May Day 2021, Menaker Saksikan Program Vaksinasi 200 Pekerja

News | Sabtu, 01 Mei 2021 | 19:33 WIB

Massa Buruh Bubar Sebelum Maghrib, Jalan Medan Merdeka Barat Mulai Normal

Massa Buruh Bubar Sebelum Maghrib, Jalan Medan Merdeka Barat Mulai Normal

News | Sabtu, 01 Mei 2021 | 18:06 WIB

Menaker Apresiasi Perayaan May Day 2021 yang Berbeda akibat Pandemi

Menaker Apresiasi Perayaan May Day 2021 yang Berbeda akibat Pandemi

News | Sabtu, 01 Mei 2021 | 17:57 WIB

Terkini

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Masih Berkantor dan Belum Ditahan? Ini Alasannya

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Masih Berkantor dan Belum Ditahan? Ini Alasannya

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 09:40 WIB

Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya

Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya

Kaltim | Minggu, 27 September 2026 | 09:40 WIB

BEI Hapus Kriteria Papan Pemantauan Khusus, Besok Harga Minimum Saham Jadi Rp1

BEI Hapus Kriteria Papan Pemantauan Khusus, Besok Harga Minimum Saham Jadi Rp1

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 09:35 WIB

Jalan Aroepala Dibuka Penuh, Gubernur Sulsel: Akses Gowa-Makassar Makin Lancar

Jalan Aroepala Dibuka Penuh, Gubernur Sulsel: Akses Gowa-Makassar Makin Lancar

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 09:26 WIB

Komunitas Otomotif Jajal Pengecekan Spooring Instan di Automechanika Jakarta 2026

Komunitas Otomotif Jajal Pengecekan Spooring Instan di Automechanika Jakarta 2026

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 09:20 WIB

Review The Love Hypothesis: Fake Dating yang Manis, Romantis, dan Humoris

Review The Love Hypothesis: Fake Dating yang Manis, Romantis, dan Humoris

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 09:20 WIB

Rekor Dunia Pecah! Begini Reaksi Presiden Prabowo ke Lifter Rahmat Erwin

Rekor Dunia Pecah! Begini Reaksi Presiden Prabowo ke Lifter Rahmat Erwin

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 09:15 WIB

Mengupas Misteri 'Bisikan Desa Gringsing', Saat Karma dan Dosa Masa Lalu Menuntut Balas

Mengupas Misteri 'Bisikan Desa Gringsing', Saat Karma dan Dosa Masa Lalu Menuntut Balas

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 09:00 WIB

Generasi Self-Diagnosis: Saat VT TikTok Jadi Pengganti Psikolog

Generasi Self-Diagnosis: Saat VT TikTok Jadi Pengganti Psikolog

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:50 WIB

Belasan Wanita dan 2 Pria Terjaring Razia Satpol PP di Jondul Pekanbaru

Belasan Wanita dan 2 Pria Terjaring Razia Satpol PP di Jondul Pekanbaru

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 08:48 WIB

×