Langsung Kena Kritik, CFD Rasuna Said Bakal Diberlakukan dengan Penyesuaian Jam

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Senin, 11 Mei 2026 | 11:44 WIB
Langsung Kena Kritik, CFD Rasuna Said Bakal Diberlakukan dengan Penyesuaian Jam
Ribuan warga saat memadati kawasan jalan Rasuna Said pada CFD di Jakarta, Minggu (10/5/2026). ANTARA/Khaerul Izan
baca 10 detik
  • Pemprov DKI Jakarta menggelar Car Free Day perdana di Rasuna Said, Jakarta Selatan pada Minggu, 10 Mei 2026.
  • Warga mengkritik pengalihan arus lalu lintas dan jadwal kegiatan yang dinilai mengganggu aktivitas ibadah hari Minggu.
  • Pemprov akan mempercepat durasi CFD Rasuna Said mulai 1 Juni 2026 sebagai solusi atas keluhan masyarakat tersebut.

Suara.com - Pelaksanaan Car Free Day (CFD) perdana di kawasan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, yang digelar pada Minggu (10/5/2026) langsung menuai sejumlah kritik.

Warga sekitar mengeluhkan dua hal, yakni pengalihan arus lalu lintas yang dianggap mengganggu mobilitas di kawasan permukiman, serta jadwal pembukaan jalan yang dinilai terlalu siang sehingga mengusik waktu beribadah umat Nasrani.

Meski demikian, CFD di Rasuna Said akan tetap dilaksanakan karena dianggap mendapat sambutan hangat dari masyarakat.

"Antusiasme publiknya luar biasa," ujar Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung di kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (11/5/2026).

Namun di sisi lain, keluhan tentang penyesuaian jadwal CFD di kawasan Rasuna Said juga tetap diakomodir oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Per 1 Juni 2026 nanti, pelaksanaan CFD di kawasan Rasuna Said akan berakhir lebih awal dibanding kawasan lain seperti Sudirman-Thamrin.

"Kami segera memutuskan, untuk Rasuna Said, pelaksanaan Car Free Day tetap dimulai 5.30. Tetapi untuk selesainya, pasti akan lebih cepat dari itu," kata Pramono.

Sementara untuk rute utama CFD di kawasan Sudirman-Thamrin, jam pelaksanaan masih dipertimbangkan apakah akan tetap mengikuti jadwal yang sudah ada atau bakal disesuaikan juga.

"Nanti segera kami putuskan sebelum tanggal 1 Juni," ucap Pramono.

baca juga

Kebijakan menggelar CFD di Rasuna Said sendiri merupakan bagian ikhtiar dari Pemprov DKI untuk mencanangkan kawasan tersebut sebagai ikon baru Jakarta menuju kota global.

Wilayah di jantung Setiabudi tersebut dianggap sebagai urat nadi penting yang memiliki intensitas aktivitas sangat tinggi, baik dari sisi birokrasi maupun ekonomi. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sampah Pasar Bisa Jadi Pupuk Cuma 2 Jam, Jakarta Uji Teknologi Baru di Kramat Jati

Sampah Pasar Bisa Jadi Pupuk Cuma 2 Jam, Jakarta Uji Teknologi Baru di Kramat Jati

News | Senin, 11 Mei 2026 | 11:36 WIB

252 Siswa Diduga Keracunan MBG di Pulogebang, Pramono Anung: Sudah Tertangani

252 Siswa Diduga Keracunan MBG di Pulogebang, Pramono Anung: Sudah Tertangani

News | Senin, 11 Mei 2026 | 10:19 WIB

Tambora Masuk Daftar RW Kumuh Jakarta, Pramono Akan Siapkan Pembenahan Besar-Besaran

Tambora Masuk Daftar RW Kumuh Jakarta, Pramono Akan Siapkan Pembenahan Besar-Besaran

News | Senin, 11 Mei 2026 | 07:43 WIB

Terkini

Mendagri Tegaskan Penguatan Program Bedah Rumah sebagai Bentuk Keberpihakan kepada Rakyat

Mendagri Tegaskan Penguatan Program Bedah Rumah sebagai Bentuk Keberpihakan kepada Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 08:54 WIB

6 Fakta Skandal BEM FH UBK Mengaku Dapat Uang 'Pelicin' dalam Demo Mahasiswa

6 Fakta Skandal BEM FH UBK Mengaku Dapat Uang 'Pelicin' dalam Demo Mahasiswa

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 08:23 WIB

Gerindra Tepis Isu 'Mata-matai' Wapres Gibran: Yang Ada Adalah Perintah untuk...

Gerindra Tepis Isu 'Mata-matai' Wapres Gibran: Yang Ada Adalah Perintah untuk...

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:51 WIB

Mencekam! Gempa Dahsyat M 7,1 Guncang Venezuela, Peringatan Berpotensi Tsunami Dikeluarkan

Mencekam! Gempa Dahsyat M 7,1 Guncang Venezuela, Peringatan Berpotensi Tsunami Dikeluarkan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:38 WIB

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Siap-siap Hujan di Wilayah Selatan dan Timur

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Siap-siap Hujan di Wilayah Selatan dan Timur

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:19 WIB

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:08 WIB

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:01 WIB

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:40 WIB

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:32 WIB

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan!  Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:19 WIB