alexametrics

Mensos Minta Pegawai Kemensos Tegakkan Disiplin dan Jaga Integritas

Fabiola Febrinastri
Mensos Minta Pegawai Kemensos Tegakkan Disiplin dan Jaga Integritas
Mensos, Tri Rismaharini. (Dok : Kemensos)

Penandantanganan Pakta Integritas melibatkan 60 petugas pengelola data Kemensos.

Suara.com - Para pegawai di Kementerian Sosial (Kemensos) diharapkan mau menegakkan disiplin dan menjaga integritas, terutama dalam pengelolaan data. Kesalahan kecil bisa berakibat fatal, terutama bila disebabkan oleh cara kerja yang tidak berintegritas.

“Saya minta teman-teman di lingkungan Kementerian Sosial menegakkan integritas. Bayangkan bila kita salah mengetik angka, maka bisa berakibat kerugian negara sangat besar,” kata Mensos, Tri Rismaharini, saat menyaksikan penandatanganan Pakta Integritas para Tenaga Ahli di Kantor Kemensos, Jakarta, Senin (3/5/2021).

Mensos, Tri Rismaharini, dalam sebuah acara. (Dok : Kemensos)
Mensos, Tri Rismaharini, dalam sebuah acara. (Dok : Kemensos)

Penandantanganan Pakta Integritas melibatkan 60 petugas pengelola data Kemensos. Hadir sebagai saksi, para pejabat dari Mabes Polri dan Kejaksaan Agung.

Sebanyak tiga pegawai secara simbolik maju menandatangani pakta. Hadir dalam kesempatan ini, para Pejabat Tinggi Madya dan Pejabat Tinggi Pratama di lingkungan Kemensos.

Baca Juga: Tampung Fee Bansos Corona, Anak Buah Juliari Pinjam Koper PNS Kemensos

Risma menyatakan, acara semacam ini bukan main-main. Kegiatan ini adalah bagian dari prosedur untuk mendapatkan sertifikat ISO dalam pengamanan IT.

“Ini adalah salah satu prosedur yang harus dilakukan untuk mendapatkan ISO, harus disaksikan oleh kejaksaan dan Polri,” katanya.

Mensos mengingatkan, pengelolaan data dan anggaran di instansi pemerintahan, tidak sekadar melibatkan teknologi, namun juga harus memperhatikan kualitas manusia yang menggerakkannya.

“Jadi tidak hanya bisa menggerakkan alat. Bayangkan kalau kita ngetik salah, maka akan terjadi kerugian berupa uang negara yang cukup,” katanya.

“Karena itu saya pesan, supaya kita semua harus hati-hati, tidak ceroboh,” katanya, seraya mengingatkan, saat ini ia terus memantau terkait proses hukum pengelolaan bansos.

Baca Juga: Per 1 April 2021, Kemensos Luncurkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Baru

Risma menekankan, umur manusia tidak ada yang tahu.

Komentar