alexametrics

Konser Musik Picu Kerumunan, Polisi Tutup Bazar UMKM di Cibis Park

Agung Sandy Lesmana
Konser Musik Picu Kerumunan, Polisi Tutup Bazar UMKM di Cibis Park
Polres Metro Jakarta Selatan memasang garis polisi di bazar UMKM yang juga menggelar konser musik tanpa izin di Cibis Park, Pasar Minggu, Senin (3/5/2021).

"Ini merupakan peringatan bagi kita semua. Sekali lagi tolong dukung pemerintah untuk menjaga protokol kesehatan sehingga COVID-19 bisa dikendalikan."

Suara.com - Polres Metro Jakarta Selatan menutup pelaksanaan bazar UMKM yang diadakan di Cibis Park, Cilandak Timur, Pasar Minggu, karena ada konser musik tanpa izin sehingga menimbulkan kerumunan dan tanpa protokol kesehatan.

"Langsung kami hentikan di tempat dan saya sudah koordinasi dengan Satpol PP untuk memberikan tindakan sesuai peraturan pemerintah," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Polisi Azis Andriansyah di Jakarta, Senin (3/5/2021).

Polisi kemudian memasang garis polisi di sejumlah tenda bazar dan melakukan olah di tempat kejadian perkara (TKP) dari konser musik yang diadakan pada Sabtu (1/5/2021) lalu.

Meski begitu, ketika polisi memasang garis dilarang melintas, di lokasi tersebut sudah sepi aktivitas dari kegiatan bazar UMKM yang berlangsung sejak 13 April 2021.

Baca Juga: Rizieq Ungkap Kerumunan di Petamburan: Semua dari Pembacaan Mahalul Qiyam

Tangkapan layar konser musik yang diduga tanpa dilengkapi izin di Cibis Park, Pasar Minggu, Sabtu (1/5/2021). [nstagram@teluuur]
Tangkapan layar konser musik yang diduga tanpa dilengkapi izin di Cibis Park, Pasar Minggu, Sabtu (1/5/2021). [nstagram@teluuur]

Hanya ada sejumlah kursi yang sudah disusun dan meja kosong yang masih berjejer di bawah tenda merah bertuliskan salah satu produk minuman kemasan.

Azis tidak menyebutkan jumlah saksi yang dimintai keterangan namun pihaknya sudah melakukan konfirmasi kepada manajemen, pengelola hingga pelaksana kegiatan (EO).

"Ini merupakan peringatan bagi kita semua. Sekali lagi tolong dukung pemerintah untuk menjaga protokol kesehatan sehingga COVID-19 bisa dikendalikan," katanya.

Saat ini, polisi sedang mengumpulkan sejumlah alat bukti untuk menyeret pihak-pihak yang menyalahgunakan izin bazar tersebut ke jalur hukum.

"Sekali lagi tergantung alat bukti yang kami kumpulkan. Jika memang ada tindak pidananya pasti akan kita usut tuntas. Ini juga sebagai pembelajaran bagi yang lain terhadap kegiatan seperti ini," katanya. (Antara)

Baca Juga: Kerumunan di Pasar Tanah Abang Runtuhkan Jerih Payah Kendalikan Pandemi

Komentar