alexametrics
Cek Fakta

Cek Fakta adalah bagian dari produk jurnalistik yang dikerjakan khusus oleh tim redaksi Suara.com dengan metode tersendiri. Selangkapnya di sini

CEK FAKTA: Benarkah Pasukan Elite AL Denjaka Diterjunkan Tumpas KKB Papua?

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara
CEK FAKTA: Benarkah Pasukan Elite AL Denjaka Diterjunkan Tumpas KKB Papua?
Fakta pasukan elit AL Denjaka diterjunkan tumpas KKB Papua (Turnbackhoax.id)

Benarkah pasukan elit AL Denjaka dikerahkan untuk menumpas KKB Papua? Simak penjelasannya berikut!

Suara.com - Beredar narasi yang menyebutkan pasukan elit Angkatan Laut Detasemen Jala Mangkara (Denjaka) ikut terjunkan untuk menumpas KKB Papua.

Narasi tersebut diunggah oleh akun Twitter @h4l1mun_d1n61n. Akun tersebut mengunggah foto penampakan pasukan Denjaka dan menambahkan narasi sebagai berikut:

"Pasukan elit angkatan laut DENJAKA sampai di tanah Papua. Kekuatan 1 Denjaka = 12 orang. Mempunya kekuatan misterius yang bikin Angkatan Laut Amerika gemetaran".

Unggahan tersebut sempat menjadi sorotan publik hingga masuk dalam daftar trending topic di Twitter.

Baca Juga: KKB Berani Bakar Sekolah Lagi, Padahal TNI-Poliri Baru Dikirim ke Papua

Lantas, benarkah klaim tersebut?

Fakta pasukan elit AL Denjaka diterjunkan tumpas KKB Papua (Turnbackhoax.id)
Fakta pasukan elit AL Denjaka diterjunkan tumpas KKB Papua (Turnbackhoax.id)

Penjelasan

Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, Selasa (4/5/2021), klaim yang menyebut pasukan elit Angkatan Laut Denjaka ikut diterjunkan tumpas KKB Papua adalah klaim yang salah.

Dikutip dari Detik.com, Komandan Korps Marinir Dankormar Mayor Jenderal TNI (Mar), Suhartono, sudah membantah isu tersebut.

"Tidak ada," kata Suhartono.

Baca Juga: Keji! KKB Papua Kembali Berulah, Kali Ini Bakar Sekolah dan Puskesmas

Sementara itu, Kadispenal Laksamana Pertama TNI, Julius Widjojono menjelaskan informasi Denjaka tidak pernah disebarkan kepada publik.

Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Komentar