Mendikbudristek Nadiem Sebut Baru 25 Persen Sekolah Tatap Muka Saat Pandemi

Chandra Iswinarno, Stephanus Aranditio

Rabu, 05 Mei 2021 | 14:08 WIB
Mendikbudristek Nadiem Sebut Baru 25 Persen Sekolah Tatap Muka Saat Pandemi
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim / [SuaraSulsel.id / Sekretariat Presiden]

Suara.com - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud-Ristek) Nadiem Makarim mengungkapkan, hingga saat ini baru 25 persen sekolah yang sudah memulai kembali pembelajaran tatap muka.

Nadiem menyebut, angka tersebut masih terlalu kecil. Sebab, pemerintah pusat sudah memberikan wewenang ke daerah untuk membuka sekolah tatap muka dengan protokol kesehatan ketat sejak Januari 2021 lalu.

"Sebenarnya 25 persen dari sekolah kita sudah melakukan tatap muka dan angka itu harus bergeser, tatap muka terbatas ya, prokes terhadap pembelajaran tatap muka itu sangat ketat," kata Nadiem dalam diskusi Hardiknas bersama PDIP pada Rabu (5/5/2021).

Dia menyebut, pembukaan sekolah tatap muka terbatas harus segera dilakukan, mengingat pembelajaran jarak jauh belum bisa dilakukan maksimal di Indonesia. Sehingga, berdampak negatif terhadap perkembangan anak baik secara akademis maupun sosial.

"Mereka juga banyak yang kesepian dan mengalami depresi karena tidak ketemu dengan teman-teman, dengan guru, ada juga berbagai macam permasalahan domestik, dan juga mengalami berbagai laporan kekerasan domestik yang terjadi di berbagai macam rumah tangga," ungkapnya.

Mantan Bos Gojek itu juga berharap, Vaksinasi Covid-19 terhadap guru dan tenaga pendidik bisa berjalan sesuai dengan target, sehingga pada Juli 2021, seluruh sekolah di Indonesia bisa buka kembali dengan prokes ketat.

"Saat guru tersebut sudah melalui vaksinasi, sekolah diwajibkan untuk membuka opsi tatap muka, mau dilakukan dua atau tiga kali seminggu dengan rotasi pagi sore itu terserah sekolah melakukannya," ucap Nadiem.

Meski begitu, Nadiem menjelaskan, dalam Surat Keputusan Bersama 4 Menteri tentang sekolah di masa pandemi disebutkan, keputusan terakhir pembukaan sekolah diserahkan penuh kepada orang tua atau wali murid.

Dalam SKB tersebut mewajibkan sekolah tetap memberikan dua opsi yakni pembelajaran tatap muka (offline) atau jarak jauh (online) sesuai dengan izin orang tua atau wali murid.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sekolah Akan Dibuka, Ahli Kesehatan: Kalau Kasus Fluktuatif Tunda Dulu

Sekolah Akan Dibuka, Ahli Kesehatan: Kalau Kasus Fluktuatif Tunda Dulu

Health | Selasa, 04 Mei 2021 | 18:30 WIB

Takut Ledakan Kasus Corona Sekolah Tatap Muka di Batam Kembali Dihentikan

Takut Ledakan Kasus Corona Sekolah Tatap Muka di Batam Kembali Dihentikan

Batam | Selasa, 04 Mei 2021 | 14:53 WIB

Zona Oranye Bertambah, Sejumlah Sekolah di Karangasem Kembali Terapkan PJJ

Zona Oranye Bertambah, Sejumlah Sekolah di Karangasem Kembali Terapkan PJJ

Bali | Selasa, 04 Mei 2021 | 09:53 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

×