Jelang Larangan Mudik, Penumpang Kapal Ferry di Konawe Selatan Membludak

Erick Tanjung | Suara.com

Rabu, 05 Mei 2021 | 18:42 WIB
Jelang Larangan Mudik, Penumpang Kapal Ferry di Konawe Selatan Membludak
Ribuan kendaraan roda dua saat mengantres di Pelabuhan Feri Torbulu, Kabupaten Konawe Selatan, yang hendak menyeberang ke Pelabuhan Tampo Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, Rabu (5/5/2021). (Antara/HO)

Suara.com - Calon penumpang kapal ferry penyeberangan Torobulu, Kabupaten Konawe Selatan, menuju Pelabuhan Tampo, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, membludak sehari menjelang penetapan larangan mudik lebaran pada 6-17 Mei 2021.

Calon penumpang kapal memadati area pelabuhan penyeberangan tersebut mulai dari loket penjualan tiket hingga jalur antrean kendaraan roda dua yang mencapai ratusan meter, maupun roda empat terlihat cukup padat.

Para calon penumpang berdesak-desakan mengantre tiket kapal, tanpa ada batasan jarak, namun mereka tetap menggunakan masker untuk melindungi diri dari penularan Covid-19.

Calon penumpang yang hendak menyeberang menggunakan roda dua rela berhimpit-himpitan dengan kendaraannya agar bisa lolos dari jalur antrean.

"Saya dari Kendari sekitar pukul 06.00 Wita tiba di Torobulu pukul 08.00 Wita, langsung saya antre tiket lumayan lama. Kemudian saya lolos untuk naik kapal sekitar pukul pukul 17.00 Wita sore," kata Aman, salah satu penumpang kapal feri yang hendak menyeberang ke Pulau Muna, Rabu (5/5/2021).

Penumpang kapal feri yang berlayar dari Pelabuhan Torbulu, Kabupaten Konawe Selatan yang hendak menyeberang ke Pelabuhan Tampo Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara duduk dilantai akibat tidak mendapat kursi tempat duduk, Rabu (5/5/2021). (Antara/HO)
Penumpang kapal feri yang berlayar dari Pelabuhan Torbulu, Kabupaten Konawe Selatan yang hendak menyeberang ke Pelabuhan Tampo Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara duduk dilantai akibat tidak mendapat kursi tempat duduk, Rabu (5/5/2021). (Antara/HO)

Berbeda dengan La Ode Aril Masri, penumpang lainnya mengatakan dirinya juga tiba di pelabuhan tersebut sejak pukul pukul 04.30 Wita namun hingga malam hari belum masuk ke dalam kapal.

"Kalau tidak pulang hari ini, besok sudah tidak bisa lagi. Kan begitu ketentuan pemerintah, tanggal 6-17 Mei tidak bisa mudik kan? Nah yang kami sesalkan informasinya dulu bisa mudik dalam provinsi, tapi sekarang tidak bisa," ucap Finas.

Ia mengaku sejak tiba subuh hari di pelabuhan tersebut dan mengantre hingga pukul 18.12 Wita, ia belum bisa masuk ke dalam kapal karena antrean yang begitu panjang.

"Belum lolos karena padat sekali antrean. Kapal jam 10 (pukul 22.00 Wita) mungkin ini, atau mungkin subuh sebentar. Mudah-mudahan saya bisa lolos," tambah La Ode Aril.

Sementara itu terlihat penumpang yang masuk di dalam kapal feri banyak yang duduk di lantai karena tidak mendapatkan kursi tempat duduk, termasuk duduk bagian di atas kapal demi bisa pulang ke kampung halamannya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan sebanyak dua armada kapal yang belayar, trip pertama sekitar pukul 07.00 Wita, kedua pukul 10.00 Wita, ketiga 13.30 Wita, keempat pukul 16.30 Wita, dan informasi selanjutnya sekitar pukul 22.00 Wita. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Larangan Mudik, Terjadi Lonjakan Penumpang di Stasiun Senen

Jelang Larangan Mudik, Terjadi Lonjakan Penumpang di Stasiun Senen

News | Rabu, 05 Mei 2021 | 17:49 WIB

Unik, Sirkuit Balap Motor Ini Menyerupai Bentuk Pulau Sulawesi

Unik, Sirkuit Balap Motor Ini Menyerupai Bentuk Pulau Sulawesi

Sulsel | Rabu, 05 Mei 2021 | 12:42 WIB

Jelang Larangan Mudik, Penumpang Kapal di Pelabuhan Kendari Membludak

Jelang Larangan Mudik, Penumpang Kapal di Pelabuhan Kendari Membludak

News | Selasa, 04 Mei 2021 | 23:47 WIB

Terkini

Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis

Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:05 WIB

Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini

Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:32 WIB

Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut

Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:30 WIB

AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus

AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:05 WIB

Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat

Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 08:05 WIB

Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura

Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:41 WIB

AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar

AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:05 WIB

Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa

Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:46 WIB

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:05 WIB

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:34 WIB