Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta agar masyarakat tak melakukan ziarah makam saat idul fitri. Hal ini dikhawatirkan akan menjadi potensi penularan Covid-19.
Kegiatan ziarah atau nyekar menjadi kegiatan rutin masyarakat jelang lebaran setiap tahunnya. Namun karena saat ini situasi pandemi Covid-19, Riza meminta agar tak dilakukan dulu.
"Memang kami sudah meminta aparat pada masyarakat untuk kegiatan ziarah jangan dilakukan," ujar Riza di Polda Metro Jaya, Rabu (5/5/2021).
Kendati demikian, Riza tak melarang kegiatan ziarah dilakukan. Ia hanya meminta agar masyarakat nyekar di hari biasa agar tak menumpuk di waktu yang bersamaan.
"Ziarah kubur tidak mesti dilakukan pada hari raya. Bisa dilakukan pada hari lain dalam rangka mengurangi kerumunan dan peningkatan orang di sekitar pemakaman," tuturnya.
Karena itu, Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta itu meminta kepada aparat agar turun tangan menjaga berbagai Taman Pemakaman Umum (TPU). Tujuannya untuk menghindari adanya kerumunan saat berziarah.
"Kami juga akan hadirkan aparat untuk mengatur agar tidak terjadi kerumunan dan interaksi di pemakaman. Jadi kami minta masyarakat kegiatan ziarah kubur agar diatur waktunya," pungkasnya.