Operasi Besar: Ratusan Polisi Eropa Grebek Organisasi Kriminal Ndrangheta

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Kamis, 06 Mei 2021 | 13:39 WIB
Operasi Besar: Ratusan Polisi Eropa Grebek Organisasi Kriminal Ndrangheta
Ilustrasi ratusan polisi grebek mafia Italia. (Shutterstocks)

Suara.com - Polisi di beberapa negara Eropa bersatu untuk menggrebek organisasi kriminal besar 'Ndrangheta pada hari Rabu. Menyadur Arab News Kamis (06/05), operasi besar ini dipimpin oleh Italia.

Dalam penggerebekan dini hari tersebut, polisi berhasil menyita kokain dan aset jutaan euro milik mafia Italia ini. Ratusan polisi dan pejabat di Italia, Jerman, Spanyol dan Rumania terlibat dalam operasi tersebut.

Tujuan utama operasi ini adalah membubarkan mafia perdagangan narkoba dan lingkaran penghindaran pajak.

Operasi itu dipimpin oleh jaksa penuntut di Turin dan menargetkan dua tersangka klan 'Ndrangheta, yaitu keluarga Agresta dan Giorgi, kata penyelidik anti-mafia Italia.

Mereka dituduh melakukan perdagangan kokain antara Italia, Belanda, Jerman, dan Spanyol dengan berkomunikasi melalui pesan terenkripsi lalu mencuci keuntungan melalui perusahaan komersial.

Ilustrasi mafia. (Shutterstock)
Ilustrasi mafia. (Shutterstock)

Polisi dan jaksa Jerman melaporkan bukti penghindaran PPN terorganisir atas makanan yang diimpor dari Italia ke bar dan restoran di Jerman.

Perintah telah dikeluarkan untuk menyita aset senilai sekitar 4 juta euro (Rp 69 miliar) di Italia dan sekitar 2 juta euro (Rp 34 miliar) di Jerman, kata mereka dalam sebuah pernyataan.

Penggerebekan tersebut dikonfirmasi oleh polisi dan badan keadilan Uni Eropa, Europol dan Eurojust. Beberapa barang yang disita adalah senjata, kokain, dua kendaraan mewah dan perhiasa. Rekening bank juga dibekukan.

Lebih dari 80 penggeledahan dilakukan dan 33 surat perintah penangkapan dikeluarkan, sementara ratusan gram kokain dan aset jutaan euro disita, menurut pihak berwenang Italia dan Jerman.

Sebagian besar surat perintah penangkapan - 30 dari 33 - berada di Italia daripada di Jerman, karena para tersangka telah tinggal di sana selama pandemi virus corona, kata pihak berwenang Jerman.

Sekitar 500 petugas polisi dan penyidik pajak terlibat dalam penggerebekan di Jerman, dengan 300 petugas lainnya di Italia bersama dengan lainnya di Spanyol dan Rumania.

Ilustrasi kokain . (Shutterstock)

Pada konferensi pers, jaksa anti-mafia Italia Federico Cafiero de Raho mengatakan kerja sama yang lebih luas diperlukan untuk menangani kejahatan yang terorganisir.

Berbasis di Calabria, wilayah yang membentuk ujung sepatu Italia, 'Ndrangheta dianggap sebagai salah satu sindikat kejahatan paling kuat di dunia karena memiliki kontrol atas sebagian besar kokain yang beredar di Eropa.

Mafia ini memperluas jangkauannya ke seluruh dunia dan melampaui Cosa Nostra di Sisilia sebagai mafia terbesar di Italia. Kehadirannya di Jerman dikonfirmasi 2007 ketika 6 orang tewas di luar restoran pizza di kota Duisburg.

Para korban adalah anggota klan saingan yang terbunuh sebagai bagian dari perseteruan jangka panjang antara keluarga dari kota San Luca di Calabria, rumah bagi keluarga Giorgi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengamat Militer Ungkap Sosok Mister M, si Mafia Alutsista Indonesia

Pengamat Militer Ungkap Sosok Mister M, si Mafia Alutsista Indonesia

Riau | Senin, 03 Mei 2021 | 18:00 WIB

Kasus Mafia Karantina di Bandara Soetta, Polisi Periksa Anak Buah Anies

Kasus Mafia Karantina di Bandara Soetta, Polisi Periksa Anak Buah Anies

Jakarta | Jum'at, 30 April 2021 | 20:44 WIB

Dua Warga India Ditangkap Ketahuan Pakai Jasa Mafia Karantina

Dua Warga India Ditangkap Ketahuan Pakai Jasa Mafia Karantina

Riau | Jum'at, 30 April 2021 | 11:58 WIB

Terkini

Hari Kekayaan Intelektual 2026, Kementerian Hukum Dorong Industri Olahraga dan Inovasi Nasional

Hari Kekayaan Intelektual 2026, Kementerian Hukum Dorong Industri Olahraga dan Inovasi Nasional

News | Minggu, 26 April 2026 | 12:14 WIB

Duel Lawan Begal! Karyawan Sablon di Jakbar Bersimbah Darah Demi Pertahankan Motor dan HP

Duel Lawan Begal! Karyawan Sablon di Jakbar Bersimbah Darah Demi Pertahankan Motor dan HP

News | Minggu, 26 April 2026 | 12:07 WIB

Kronologi Donald Trump dan Istri Dievakuasi, Tembakan Meletus di Gedung Putih

Kronologi Donald Trump dan Istri Dievakuasi, Tembakan Meletus di Gedung Putih

News | Minggu, 26 April 2026 | 11:25 WIB

Apresiasi Daerah Berprestasi 2026 Digelar, Mendagri Dorong Iklim Kompetitif Antardaerah

Apresiasi Daerah Berprestasi 2026 Digelar, Mendagri Dorong Iklim Kompetitif Antardaerah

News | Minggu, 26 April 2026 | 11:20 WIB

APPMBGI Ingatkan Potensi Tekanan Pasokan Pangan Imbas Program MBG

APPMBGI Ingatkan Potensi Tekanan Pasokan Pangan Imbas Program MBG

News | Minggu, 26 April 2026 | 11:05 WIB

Presiden Iran Tolak Negosiasi di Bawah Tekanan dan Blokade

Presiden Iran Tolak Negosiasi di Bawah Tekanan dan Blokade

News | Minggu, 26 April 2026 | 10:24 WIB

Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!

Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!

News | Minggu, 26 April 2026 | 09:47 WIB

Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan

Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan

News | Minggu, 26 April 2026 | 09:38 WIB

Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu

Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu

News | Minggu, 26 April 2026 | 09:27 WIB

Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!

Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:57 WIB