Muncul Wacana Poros Partai Islam, Cendikiawan Muslim: Enggak Mungkin Itu

Chandra Iswinarno | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Jum'at, 07 Mei 2021 | 21:44 WIB
Muncul Wacana Poros Partai Islam, Cendikiawan Muslim: Enggak Mungkin Itu
Azyumardi Azra (suara.com/Pebriansyah Ariefana)

Suara.com - Rencana dibentuknya poros Partai Islam untuk wadah berkoalisi mencuat, usai pertemuan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) terkait kepentingan kontestasi pemilihan umum. Namun, untuk merealisasikan poros Partai Islam dinilai sulit dibentuk.

Cendikiawan Muslim Prof Azyumardi Azra membeberkan, ada sejumlah faktor yang membuat poros Partai Islam sulit tercipta.

Dia mengemukakan, ada tiga alasan. Faktor pertama, yakni kerap berubah-ubahnya perolehan suara Parpol Islam.

"Susah walaupun sama berbasis islam, PKS dengan PPP itu susah. Enggak mungkin itu. Tergantung dari politiknya, tergantung dari macam-macam lah faktornya. Jadi ini permasalahan pertama yang harus diatasi," katanya dalam sebuah diskusi daring bertajuk 'Prospek Poros Islam dalam Kontestasi 2024', Jumat (7/5/2021). 

Faktor kedua, kata Azyumardi, political culture atau budaya politik kaum muslim yang tidak kondusif bagi Partai Islam. Pasalnya, pemilih kebanyakan bersifat fleksibel walaupun dia beragama Islam. 

"Cuma kesalehan itu tidak diterjemahkan, tidak diaktualisasikan dalam sikap politik," ungkapnya.

Kemudian faktor yang ketiga, yakni tidak adanya kepemimpinan kuat dari Partai-partai Islam di Indonesia. Mengacu hasil survei, kata dia, tidak ada muncul nama tokoh dengan latar belakang santri.

Kalau pun ada, menurutnya hanya nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang disebut mewakili.

"Ini jadi masalah. Apakah bisa menantang hegemoni ini, karena dengan hegemoni besar itu jadi sulit bagi partai-partai islam atau santri ini untuk berkiprah lebih leluasa. Itu susah," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akademisi: Wacana Koalisi Partai Islam Dapat Membawa Semangat Universal

Akademisi: Wacana Koalisi Partai Islam Dapat Membawa Semangat Universal

News | Senin, 19 April 2021 | 12:47 WIB

PPP Nilai Koalisi Partai Islam Belum Tentu Laku di Pilgub Jakarta

PPP Nilai Koalisi Partai Islam Belum Tentu Laku di Pilgub Jakarta

News | Rabu, 15 Juni 2016 | 06:14 WIB

Tiga Alasan Koalisi Partai Islam di Mata Din Syamsuddin

Tiga Alasan Koalisi Partai Islam di Mata Din Syamsuddin

News | Sabtu, 19 April 2014 | 17:27 WIB

Terkini

Pembangunan 357 Huntap Rampung, Penyintas Bencana Bersiap Tinggalkan Hunian Sementara

Pembangunan 357 Huntap Rampung, Penyintas Bencana Bersiap Tinggalkan Hunian Sementara

News | Senin, 11 Mei 2026 | 18:48 WIB

Juri Cerdas Cermat Empat Pilar Keliru Beri Nilai, Waket MPR Minta Maaf: Kami Evaluasi Total

Juri Cerdas Cermat Empat Pilar Keliru Beri Nilai, Waket MPR Minta Maaf: Kami Evaluasi Total

News | Senin, 11 Mei 2026 | 18:43 WIB

Grace Natalie Siap Tanggung Jawab Buntut Video JK: Tak Ada Pelanggaran Hukum

Grace Natalie Siap Tanggung Jawab Buntut Video JK: Tak Ada Pelanggaran Hukum

News | Senin, 11 Mei 2026 | 18:34 WIB

TAUD Curiga Sidang Militer Jadi Ajang Jebak Andrie Yunus Saat Hadir Bersaksi

TAUD Curiga Sidang Militer Jadi Ajang Jebak Andrie Yunus Saat Hadir Bersaksi

News | Senin, 11 Mei 2026 | 18:24 WIB

Bayar Stafsus Pakai Uang Pribadi, Nadiem Ngaku Rugi Tiap Bulan Selama Jadi Menteri

Bayar Stafsus Pakai Uang Pribadi, Nadiem Ngaku Rugi Tiap Bulan Selama Jadi Menteri

News | Senin, 11 Mei 2026 | 18:19 WIB

Geger Temuan 11 Bayi di Sleman, DPR: Negara Tak Boleh Biarkan Mereka Jadi Korban

Geger Temuan 11 Bayi di Sleman, DPR: Negara Tak Boleh Biarkan Mereka Jadi Korban

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:44 WIB

Polisi Ungkap Penyebab Kematian Pimpinan BPK Haerul Saleh, Bahan Kimia Masih Diselidiki

Polisi Ungkap Penyebab Kematian Pimpinan BPK Haerul Saleh, Bahan Kimia Masih Diselidiki

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:37 WIB

Garudayaksa FC Jadi Sorotan Usai Naik Kasta, DPR: Juara Karena Kualitas, Bukan Perintah Presiden!

Garudayaksa FC Jadi Sorotan Usai Naik Kasta, DPR: Juara Karena Kualitas, Bukan Perintah Presiden!

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:26 WIB

TNI AL Siapkan Pangkalan untuk Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Target Tiba Sebelum HUT TNI

TNI AL Siapkan Pangkalan untuk Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Target Tiba Sebelum HUT TNI

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:24 WIB

Brimob Polda Metro Jaya Masih Berjaga di Markas Judi Online Hayam Wuruk Jakarta Barat

Brimob Polda Metro Jaya Masih Berjaga di Markas Judi Online Hayam Wuruk Jakarta Barat

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:22 WIB