Jelang Idul Fitri 1442H, Malaysia Umumkan Lockdown Nasional Satu bulan

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Selasa, 11 Mei 2021 | 14:14 WIB
Jelang Idul Fitri 1442H, Malaysia Umumkan Lockdown Nasional Satu bulan
Suasana di Jalan Raya Layang Ampang-Kuala Lumpur yang hampir sepi pada 13 Januari 2021, sehari setelah otoritas Malaysia memberlakukan pembatasan yang lebih ketat pada pergerakan untuk mencoba menghentikan penyebaran virus corona Covid-19. (Mohd RASFAN / AFP)

Suara.com - Perdana Menteri Muhyiddin Yassin mengumumkan Malaysia akan melakukan lockdown nasional selama satu bulan.

Menyadur New Indian Express Selasa (11/5/2021), lockdown ini akan berlaku mulai hari Rabu (12/5) hingga 7 Juni 2021.

Muhyiddin mengatakan, keputusan drastis ini diperlukan untuk memerangi wabah baru yang lebih agresif sebelum berubah menjadi bencana nasional.

Menurutnya, varian virus baru covid-19 muncul dengan tingkat infeksi yang lebih tinggi, yakni melebihi 3,5 ribu kasus sehari dalam beberapa pekan terakhir.

Angka ini naik tiga kali lipat di Malaysia sejak Januari, menjadi lebih dari 444 ribu kasus. Kematian juga melonjak menjadi 1,7 ribu jiwa.

Semua perjalanan antardistrik, olahraga dan acara sosial akan dilarang selama lockdown nasional. Hanya bisnis yang diizinkan beroperasi dengan kapasitas yang dikurangi, jelas Muhyiddin.

Suasana di Jalan Raya Layang Ampang-Kuala Lumpur yang hampir sepi pada 13 Januari 2021, sehari setelah otoritas Malaysia memberlakukan pembatasan yang lebih ketat pada pergerakan untuk mencoba menghentikan penyebaran virus corona Covid-19. [Mohd RASFAN / AFP]
Suasana di Jalan Raya Layang Ampang-Kuala Lumpur yang hampir sepi pada 13 Januari 2021, sehari setelah otoritas Malaysia memberlakukan pembatasan yang lebih ketat pada pergerakan untuk mencoba menghentikan penyebaran virus corona Covid-19. [Mohd RASFAN / AFP]

Umat Islam tidak bisa silaturahmi secara langsung atau mengunjungi makam keluarga seperti tradisi Idul Fitri sebelumnya. Lembaga keagamaan dibuka tapi dengan jumlah terbatas.

Ssementara itu, semua institusi pendidikan akan ditutup, kecuali TK dan pusat penitipan anak. Restoran hanya melayani makanan tanpa makan di tempat dan penumpang mobil tak diizinkan lebih dari 3 orang.

“Saya ingin mengingatkan semua bahwa (wabah) yang kami hadapi saat ini lebih agresif dan kritis. Kami belum menang. Insya Allah virus ini akan kami kalahkan,” kata Muhyiddin.

baca juga

Lockdown dilakukan di tengah tekanan terhadap pemerintah karena tidak konsisten dalam menangani pandemi.

Pada bulan Mei, Malaysia menerapkan program vaksinasi nasional setelah mendapat kritik bahwa program itu terlalu lambat. Kurang dari 1 persen dari 33 juta orang Malaysia telah divaksinasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ahli Penyakit Menular AS Dukung Seruan Lockdown Nasional untuk India

Ahli Penyakit Menular AS Dukung Seruan Lockdown Nasional untuk India

Health | Senin, 10 Mei 2021 | 20:44 WIB

Kasus Covid-19 Terus Meroket, Partai Oposisi India Minta Lockdown Nasional

Kasus Covid-19 Terus Meroket, Partai Oposisi India Minta Lockdown Nasional

News | Rabu, 05 Mei 2021 | 16:49 WIB

Kondisi Kritis, Partai Oposisi India Serukan Lockdown Nasional

Kondisi Kritis, Partai Oposisi India Serukan Lockdown Nasional

Health | Rabu, 05 Mei 2021 | 12:21 WIB

Terkini

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:18 WIB

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:10 WIB

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:02 WIB

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:57 WIB

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:43 WIB

Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!

Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:38 WIB

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:24 WIB

KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka

KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:17 WIB

Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata

Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:01 WIB

Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas

Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:50 WIB