Rakyat Papua: Sekolah dan Klinik Diambil Tentara, Kami Mengungsi ke Hutan

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Selasa, 11 Mei 2021 | 15:53 WIB
Rakyat Papua: Sekolah dan Klinik Diambil Tentara, Kami Mengungsi ke Hutan
The Guardian soroti konflik Papua Barat. (Tangkap layar laman The Guardian)

Suara.com - Kekerasan berkobar di Papua Barat. Jurnalis dan aktivis menjadi target. Internet blackout, warga desa terpaksa mengungsi ke hutan.

Kalimat itu menjadi pembuka dalam artikel terbaru The Guardianmedia daring berbasis di Manchester, Inggris, tentang situasi di Papua setelah pemerintah Indonesia mengklaim Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat sebagai teroris, dan menambah jumlah pasukan di daerah tersebut.

Dalam berita yang berjudul "‘We are living in a war zone’: violence flares in West Papua as villagers forced to flee", Guardian menggambarkan suasana yang mencekam sehingga ribuan orang Kabupaten Puncak mengungsi ke hutan belantara.

"Tindakan keras militer di Puncak telah meningkat sejak kematian seorang kepala polisi senior Indonesia dalam baku tembak dengan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) pada akhir April," demikian informasi yang terdapat dalam artikel The Guardian yang dikutip Suara.com, Selasa (11/5/2021).

Presiden Joko Widodo telah memerintahkan aparat keamanan untuk mengejar dan menangkap semua pemberontak. Sebuah seruang yang membuat konflik semakin memanas.

Sementara itu, Ketua MPR Bambang Soesatyo mengatakan untuk "Menghancurkan mereka dulu. Kami akan membahas masalah hak asasi manusia nanti" yang dibalas dengan seruan tegas dari Benny Wenda.

Ketua United Liberation Movement for West Papua (ULMWP), Benny Wenda. (Foto: Istimewa / via Jubi.co.id)
Ketua United Liberation Movement for West Papua (ULMWP), Benny Wenda. (Foto: Istimewa / via Jubi.co.id)

Rode Wanimbo, koordinator perempuan Gereja Evangelis Papua, dari Wamena mengatakan ribuan orang mengungsi ke Puncak dan lima desa mengungsi ke hutan.

"Klinik kesehatan dan sekolah telah diambil alih oleh militer. Tentara ada di mana-mana. Kami tinggal di zona perang."

“Internet diblokir dua hari sebelum konflik di Puncak berkobar, pemerintah bilang itu masalah kabel, tapi itu juga terjadi saat Pemberontakan Papua Barat 2019,” katanya.

baca juga

Wartawan Papua Barat Victor Mambor jadi korban serangan setelah melaporkan penembakan dua guru Indonesia di Puncak pada April.

Kepada Guardian dari Jayapura, Mambor mengatakan tabloid Jubi yang memberitakan penembakan oleh TPNPB berbeda dengan media pemerintah, yang hanya mengutip militer dan polisi.

Teror terhadap Pemimpin Umum Tabloid Jubi, Victor Mambor (ist)
Teror terhadap Pemimpin Umum Tabloid Jubi, Victor Mambor (ist)

"Warga sipil di Puncak mengatakan mereka sering melihat guru membawa senjata dan mencurigai mereka mata-mata militer, yang kami laporkan. Pertama ada pelecehan online di media sosial, lalu mobil saya hancur di malam hari."

Benny Wenda dari United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) dan presiden sementara dari pemerintahan yang dibentuk pada bulan Desember , menyebut Victor Mambor sebagai salah satu orang Papua paling berani saat ini.

"Mereka telah berkali-kali menargetkan dia dan jurnalisnya, menangkap, melecehkan, dan memukuli mereka. Mereka ingin membungkam Victor agar dia tidak bisa menutupi tindakan keras militer di Puncak.”

Pada 29 April, kelompok kriminal bersenjata Papua secara resmi dinyatakan sebagai teroris oleh Mahfud MD, Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Indonesia.

Hal ini menuai kritik dari Amnesty Internasional yang menyebut pemerintah tak fokus pada pelanggaran HAM tapi lebih pada lebal teroris.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ceramah Ustadz Adi Hidayat Disorot Media Asing: Bikin Jengkel Umat Katolik

Ceramah Ustadz Adi Hidayat Disorot Media Asing: Bikin Jengkel Umat Katolik

Bali | Jum'at, 07 Mei 2021 | 03:10 WIB

Insiden Penembakan di Mabes Polri, Tarik Perhatian Sejumlah Media Asing

Insiden Penembakan di Mabes Polri, Tarik Perhatian Sejumlah Media Asing

News | Kamis, 01 April 2021 | 18:31 WIB

Keputusan Kaesang Beli Persis Solo Disorot Media Asing

Keputusan Kaesang Beli Persis Solo Disorot Media Asing

Surakarta | Selasa, 23 Maret 2021 | 10:01 WIB

Terkini

Penyebab Kebakaran Gedung Bapenda DKI Belum Terungkap, Polisi Tunggu Damkar Nyatakan Aman

Penyebab Kebakaran Gedung Bapenda DKI Belum Terungkap, Polisi Tunggu Damkar Nyatakan Aman

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:03 WIB

BRI Peduli Hadirkan Posyandu Matahari untuk Perkuat Kesehatan Ibu dan Anak

BRI Peduli Hadirkan Posyandu Matahari untuk Perkuat Kesehatan Ibu dan Anak

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:01 WIB

Airlangga Janji Pertalite Tidak Akan Ada Kenaikan Sampai Desember

Airlangga Janji Pertalite Tidak Akan Ada Kenaikan Sampai Desember

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Harga Emas Antam Meledak Rp40 Ribu, Tembus Rp2,69 Juta per Gram

Harga Emas Antam Meledak Rp40 Ribu, Tembus Rp2,69 Juta per Gram

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:53 WIB

Sandiwara Begal Sadis Way Pengubuan Berakhir di Jeruji Besi

Sandiwara Begal Sadis Way Pengubuan Berakhir di Jeruji Besi

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:53 WIB

The Manipulated: Ketika Pria Lugu Melawan Konspirasi Kejam, Penuh Aksi dan Kritik Sosial

The Manipulated: Ketika Pria Lugu Melawan Konspirasi Kejam, Penuh Aksi dan Kritik Sosial

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:50 WIB

Perkuat Layanan Kesehatan Dasar, BRI Peduli Bangun Posyandu Matahari di Sleman

Perkuat Layanan Kesehatan Dasar, BRI Peduli Bangun Posyandu Matahari di Sleman

Jabar | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:48 WIB

Gelombang "Agentic AI" Mulai Dominasi Ekonomi Digital Indonesia 2026

Gelombang "Agentic AI" Mulai Dominasi Ekonomi Digital Indonesia 2026

Tekno | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:47 WIB

Kepercayaan Publik Jadi Modal Utama MHU di Tengah Tantangan Industri Tambang

Kepercayaan Publik Jadi Modal Utama MHU di Tengah Tantangan Industri Tambang

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:46 WIB

Ironi di Lapangan Upacara: Pejabat Duduk Nyaman, Peserta Berdiri Kepanasan

Ironi di Lapangan Upacara: Pejabat Duduk Nyaman, Peserta Berdiri Kepanasan

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:45 WIB

×