Tinggal di Alaska, 2 Warga Muslim Indonesia Ini Berpuasa Ikut Waktu Makkah

Bangun Santoso

Rabu, 12 Mei 2021 | 09:01 WIB
Tinggal di Alaska, 2 Warga Muslim Indonesia Ini Berpuasa Ikut Waktu Makkah
ILUSTRASI Kota Anchorage di Alaska [Shutterstock]

“Kalau mengambil fatwa yang ini, semuanya harus diikuti,” katanya lagi.

Awalnya, Saras yang bekerja di sebuah organisasi nirlaba di Alaska mengaku tidak tahu akan peraturan tersebut. Namun, kini ia berpuasa dengan mengikuti jadwal yang telah ditetapkan oleh masjid di Alaska, the Islamic Community Center of Anchorage, yang mengikuti waktu Makkah.

“Waktu itu belum tahu kalau untuk tempat yang ekstrem seperti Alaska, bisa diberi kemudahan mengikuti jadwal Makkah,” kata Saras.

“Sejak mengikuti waktu Makkah, tantangannya tidak terlalu berat,” tambahnya.

Dewi, ibu rumah tangga, kini juga beribadah mengikuti waktu Makkah, sesuai ketetapan masjid di Alaska.

Ilustrasi Alaska. [Shutterstock]
Ilustrasi Alaska. [Shutterstock]

“Masjid setempat itu mengikuti waktu Makkah. Warga Muslim di Alaska mengikuti salat waktu Makkah. Sekarang ini puasa dimulai jam 4:30 dan buka itu jam 6:45,” kata Ibu dari tiga anak ini.

Perempuan asal Serang, Banten, ini mengaku mengetahui tentang peraturan ini tanpa sengaja. Ketika itu ia secara kebetulan bertemu warga Indonesia di sebuah restoran.

“Waktu pertama kali datang ke (Alaska), belum mengenal ada masjid. Belum mengenal ada warga Indonesia di (Alaska) juga. Jadi merasa sendiri puasa. Jadi seperti terisolasi,” kenang Dewi.

Dewi menambahkan, di Alaska hanya ada sekitar 20 keluarga yang berasal dari Indonesia.

baca juga

“Kalau yang Muslim mungkin 12 keluarga,” tambahnya.

Ramadan di Tengah Pandemi

Sebelum pandemi, Dewi kerap berbuka puasa bersama warga Muslim Indonesia di Alaska atau beribadah dan berbuka puasa di masjid setempat.

Jika tahun lalu masjid-masjid di Amerika Serikat banyak yang tutup, kini masjid-masjid sudah mulai dibuka dengan pembatasan sosial yang sesuai dengan protokol kesehatan pandemi.

“Sekarang sudah mulai dibuka, tapi belum ada buka bersama. Biasanya saya suka ikut buka bersama dan salat Magrib. Tapi sekarang ini belum ada. Hanya ada Tarawih bersama dan itu setelah jam 9. Jadi saya belum pernah ke sana,” kata Dewi.

Bagi Saras, menjalankan ibadah bulan Ramadan di tengah pandemi “terasa berbeda, karena harus membatasi interaksi dengan orang banyak.”

Ajarkan Anak Puasa di AS

Tinggal di negara yang mayoritas penduduknya non-muslim cukup menantang bagi Dewi dalam mengajarkan agama Islam kepada ketiga anaknya. Berbagai usaha ia lakukan, salah satunya dengan memasukkan kedua anaknya, usia 5 dan 8 tahun, ke sekolah yang mengajarkan agama Islam setiap hari Minggu. Sayangnya, sekolah Minggu kini tengah ditiadakan terkait pandemi.

“Walaupun Alhamdulillah di sini ada sekolah (Minggu), orang tua yang harus benar-benar memberikan motivasi, memberikan pelajaran,” jelasnya.

Dewi pun kerap mengajarkan Gerald, puteranya yang tertua, mengaji di rumah. Ia juga tengah melatih Gerald berpuasa, sambil memberikan pengertian mengenai puasa dan manfaatnya.

“Masih latihan, hanya setengah hari. Dan itu pun kadang-kadang hanya pas weekend, karena mereka sudah masuk sekolah dan (cuaca) masih dingin, jadi mereka belum puasa,” jelasnya.

Saat mencoba berpuasa, Gerald mengatakan dirinya “selalu merasa lapar.”

“Mungkin kalau aku sudah lebih besar, tidak akan begitu merasa lapar dan aku bisa puasa,” ujar Gerald.

Menurut Gerald, berpuasa itu bagaikan (missing word: mendapat?) perlindungan dari Allah dan membantu kita agar lebih peka terhadap orang-orang yang tidak memiliki makanan sama sekali.

Suasana Ramadan di Amerika memang tidak marak seperti di Indonesia.

Karena itu, menurut Dewi, ia perlu memotivasi dirinya agar bisa menjadi diri yang lebih baik dan dekat dengan Tuhan.

“Sebenarnya banyak cara untuk memotivasi diri di (Amerika) dan mungkin dengan ikutan acara-acara keagamaan. Dan saya baru tahu juga kalau di Amerika juga banyak acara-acara keagamaan yang bisa diikuti,” ujarnya.

Seperti halnya Dewi, Saras berharap Ramadan kali ini bisa membuatnya menjadi manusia yang lebih baik.

Berdasarkan informasi yang dilansir situs Fiqh Council of North America, badan ulama Islam yang diakui di Amerika Serikat dan Kanada, Idul Fitri di Amerika jatuh pada 13 Mei 2021. (Sumber: VOA Indonesia)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geger! Tengku Zul Sebut 10 Juta Muslim Indonesia Telah Murtad

Geger! Tengku Zul Sebut 10 Juta Muslim Indonesia Telah Murtad

Sulsel | Selasa, 04 Mei 2021 | 05:29 WIB

Alya Lawindo: Guru Ngaji yang Promosikan Budaya Minang di AS

Alya Lawindo: Guru Ngaji yang Promosikan Budaya Minang di AS

Video | Selasa, 04 Mei 2021 | 09:00 WIB

Mendag: Industri Makanan dan Fesyen Muslim Indonesia Jadi Primadona

Mendag: Industri Makanan dan Fesyen Muslim Indonesia Jadi Primadona

Bisnis | Senin, 03 Mei 2021 | 18:55 WIB

Cerita Muslim Indonesia menjadi Minoritas di AS

Cerita Muslim Indonesia menjadi Minoritas di AS

Video | Selasa, 20 April 2021 | 12:00 WIB

Persiapan Muslim Indonesia saat Bulan Ramadhan di AS

Persiapan Muslim Indonesia saat Bulan Ramadhan di AS

Video | Senin, 12 April 2021 | 11:00 WIB

Hadir Secara Hybrid, MUFFEST 2021 Dorong Geliat Industri Fesyen Muslim

Hadir Secara Hybrid, MUFFEST 2021 Dorong Geliat Industri Fesyen Muslim

Press Release | Jum'at, 19 Maret 2021 | 11:29 WIB

MUFFEST 2021, Ajang Pembuktian Indonesia Jadi Kiblat Fesyen Muslim Dunia

MUFFEST 2021, Ajang Pembuktian Indonesia Jadi Kiblat Fesyen Muslim Dunia

Lifestyle | Kamis, 18 Maret 2021 | 21:43 WIB

Terkini

Api Kepung TPA Rasau Jaya, Pemadaman Diperkuat dari Udara

Api Kepung TPA Rasau Jaya, Pemadaman Diperkuat dari Udara

Foto | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

×