Kapolri: Perketat Protokol Covid-19 di Bandara Soekarno-Hatta

Erick Tanjung | Suara.com

Rabu, 12 Mei 2021 | 14:08 WIB
Kapolri: Perketat Protokol Covid-19 di Bandara Soekarno-Hatta
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

Suara.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta aparat dan jajaran yang bertugas di Bandara Soekarno-Hatta untuk memperketat pengawasan protokol kesehatan bagi penumpang yang datang dari luar kota maupun luat negeri, mengantisipasi penularan Covid-19.

"Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, bagaimana rekan-rekan jajaran mengawasi secara ketat terkait dengan protokol kesehatan bagi masyarakat yang berangkat dan juga datang dari Bandara Soetta," kata Kapolri saat meninjau kebijakan peniadaan mudik Lebaran 2021 H-1 Idul Fitri di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Rabu (12/5/2021).

Pengawasan juga diperketat untuk warga negara Indonesia maupun warga negara asing yang datang dari luar negeri. Listyo mengatakan kebijakan peniadaan mudik dan kegiatan penyekatan yang dilakukan jajaran Polri dan pihak terkait adalah untuk mencegah laju penambahan jumlah kasus Covid-19 di Tanah Air.

"Kami tahu saat ini di beberapa wilayah seperti Sumatera terjadi kenaikan angka kasua, sehingga mau tidak mau rekan-rekan khususnya di wilayah lintas masuk seperti di bandara ini harus betul-betul melakukan penguatan terhadap pengawasan protokol kesehatan," ujarnya.

Listyo meminta pengawasan terhadap kedatangan warga dari luar negeri untuk diperketat, jangan sampai ada celah yang menyebabkan pengendalian Covid-19 di Indonesia jadi terganggu. Bagi penumpang pesawat yang datang dari luar negeri diberlakukan pengecekan PCR berulang untuk memastikan bebas dari virus SARS-CoV2.

"Khususnya pada saat setelah diperiksa dengan menggunakan 'thermogun' dan kemudian suhunya didapati tidak normal, segera laksanakan pemeriksaan antigen, sehingga bisa laksanakan pemeriksaan lebuh lanjut," tutur Listyo.

Mantan Kabareskrim ini juga meminta aparat di Bandara Soetta untuk mengecek apakah status penumpang yang tiba dari luar negeri sudah divaksin atau belum.

Menurut dia, pemeriksaan ini penting mengingat mereka yang belum divaksin berpotensi sebagai 'carier' atau pembawa virus. Demikian pula dengan proses karantina bagi yang tiba di Bandara Soetta benar-benar dijalankan dengan baik, jangan sampai ada yang lolos tidak menjalankan karantina.

"Tolong diatur dengan baik, kalau kekurangan anggota minta ke Polda Metro atau minta ke Mabes. Mulai dari alur kedatangan sampai hotel sampai mereka keluar seluruh protokol kesehatan sudah dilakaksanakan dengan baik," tuturnya.

Terkait mudik, Listyo mengingatkan aparat untuk mengantisipasi arus balik. Karena pada saat mudik, diperkirakan sudah ada 1,2 juta warga meninggalkan Jabodetabek.

Jajaran Polri diminta memperkuat koordinasi dengan petugas diwilayah yang melayani khususnya di loket tiketing. Memastikan syarat pada saat akan membeli tiket penumpang bisa lolos dari pemeriksaan minimal sudah memiliki swab antigen.

Hal ini berkaca dari hasil pemeriksaan antigen di pos penyekatan Operasi Ketupat 2021 didapat sekitar 4.000 pemudik terkonfirmasi positif.

"Bila perlu tanyakan yang bersangkutan sudah vaksin atau belum itu harus dilaksanakan sehingga kemudian pada saat mereka masuk bandara tetap melakukan pengecekan terkait dengan protokol kesehatan yang ada," kata Lisyto.

Mantan Kadiv Propam ini yakin apabila aparat sudah melaksanakan pengawasan secara ketat maka yang melintas di Bandara juga bisa ditekan seminimal mungkin.

"Jadi saya harapkan di bandara ini lebih ketat karena memang ini jadi pintu penghubung dari satu daerah ke daerah lain yang, potensi untuk itu sangat tinggi jadi tingkatkan lagi terkait dengan protokol kesehatan," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapolri Minta Kedatangan Warga dari Luar Negeri Diperketat

Kapolri Minta Kedatangan Warga dari Luar Negeri Diperketat

Jakarta | Rabu, 12 Mei 2021 | 13:59 WIB

Kapolri Minta Screening Covid-19 di Bandara Soekarno Hatta Diperketat

Kapolri Minta Screening Covid-19 di Bandara Soekarno Hatta Diperketat

News | Rabu, 12 Mei 2021 | 12:58 WIB

Kapolri: Objek Wisata di Wilayah Zona Merah Covid-19 Dilarang Buka

Kapolri: Objek Wisata di Wilayah Zona Merah Covid-19 Dilarang Buka

News | Minggu, 09 Mei 2021 | 17:41 WIB

Terkini

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB