Kesedihan Penjual Bunga di TPU Karet Bivak Jelang Lebaran

Reza Gunadha, Yosea Arga Pramudita

Rabu, 12 Mei 2021 | 22:57 WIB
Kesedihan Penjual Bunga di TPU Karet Bivak Jelang Lebaran
Penjual bunga di TPU Karet Bivac, Jakarta, hanya meraup sedikit untung jelang Idul Fitri 1442 Hijriah, tahun ini. Sebab, orang-orang dilarang berziarah untuk mengurai penyebaran Covid-19 di Tanah Air. [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]

Suara.com - Kembang melati, mawar, dan kantil kini tidak lagi ditabur di atas makam. Alasannya, orang-orang dilarang berziarah karena Tempat Pemakaman Umum (TPU) ditutup untuk mengurai penyebaran Covid-19 di Tanah Air.

Kenyataan semacam itu mau tidak mau, suka tidak suka, harus dialami oleh Nurhayati (66) dan anaknya, Sri mulyati (41).

Sejak pagi hingga sore, Kamis (12/5/2021), keduanya masygul meratapi bunga-bunga yang telah disusun rapi.

Kesedihan rupanya tidak mampu dibendung oleh Nurhayati. Air matanya pun menetes karena hari ini dia dan anaknya baru mendapat uang Rp. 70 ribu.

Penjual bunga di TPU Karet Bivac, Jakarta, hanya meraup sedikit untung jelang Idul Fitri 1442 Hijriah, tahun ini. Sebab, orang-orang dilarang berziarah untuk mengurai penyebaran Covid-19 di Tanah Air. [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]
Penjual bunga di TPU Karet Bivac, Jakarta, hanya meraup sedikit untung jelang Idul Fitri 1442 Hijriah, tahun ini. Sebab, orang-orang dilarang berziarah untuk mengurai penyebaran Covid-19 di Tanah Air. [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]

Padahal, dia sudah menghabiskan uang senilai Rp. 5 juta untuk berbelanja bunga di Pasar Rawa Belong. Perempuan yang sejak tahun 1975 berjualan di TPU Karet Bivak punya harapan daganganya habis terjual, namun kenyataan berkata lain.

"Baru kali ini saya sedih bukan main, padahal sudah modal lima juta kan. Tapi hari ini cuma dapat 70 ribu. kalau tidak terjual kan layu, jadi busuk," kata Nurhayati, Rabu (12/5/2021).

Imbas dari larangan yang telah diterbitkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, salah satu gerbang di TPU Karet Bivak yang berdekatan dengan Stasiun Karet ditutup.

Bahkan, di gerbang tersebut juga terpasang sebuah spanduk pemberitahuan soal penutupan TPU Karet Bivak terhitung mulai hari ini hingga Minggu (16/5/2021) mendatang.

Kini giliran Sri. Dia mengakui sepinya peziarah yang datang untuk berkunjung membikin dia dan ibunya merugi. Untuk itu, dia meminta Gubernur Anies Baswedan untuk mempertimbangkan aturan yang telah dibuat tersebut.

baca juga
Penjual bunga di TPU Karet Bivac, Jakarta, hanya meraup sedikit untung jelang Idul Fitri 1442 Hijriah, tahun ini. Sebab, orang-orang dilarang berziarah untuk mengurai penyebaran Covid-19 di Tanah Air. [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]
Penjual bunga di TPU Karet Bivac, Jakarta, hanya meraup sedikit untung jelang Idul Fitri 1442 Hijriah, tahun ini. Sebab, orang-orang dilarang berziarah untuk mengurai penyebaran Covid-19 di Tanah Air. [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]

"Kalau saya sih kalau misalnya Pak Anies bisa dengar, saya cuma minta saja agar pintu gerbang bisa dibuka gitu," beber Sri.

Sri turut membandingkan penghasilan tahun lalu dengan sekarang. Meski pengunjung yang datang terbatas, setidaknya bunga jualannya banyak dibeli.

"Kalau tahun lalu meski sudah Covid kam masih bisa ziarah, jadi ibaratnya dagangan saya terbeli. Kan tahun lalu dibatesin," sambungnya.

Jika pada hari biasa, Sri dan Nurhayati bisa meraup keuntungan mencapai Rp. 700 ribu hingga 800 ribu dalam satu hari. Jika pada hari raya lebaran, penghasilannya bisa lebih dari angka yang disebutkan barusan.

"Kalau hari biasa, bisa untuk 700 sampai 800 ribu. Saya pinjem modal mimpinya bisa balik modal dapet lebihan buat makan sebulan," papar Sri.

Keluhan bukan hanya dari penjual bunga saja. Tentunya hal ini juga membikin kecewa para peziarah yang belum mengetahui adanya larangan tersebut. Misalnya saja Mahmud (36) dan Arif (35) warga Kota Bambu, Jakarta Barat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

10 Ucapan Sungkem Idul Fitri dalam Bahasa Indonesia yang Tulus dan Mendalam

10 Ucapan Sungkem Idul Fitri dalam Bahasa Indonesia yang Tulus dan Mendalam

News | Rabu, 12 Mei 2021 | 22:56 WIB

TPU Karet Bivak Ditutup, Penjual Kembang: Tolong Diperhatikan Rakyat Kecil

TPU Karet Bivak Ditutup, Penjual Kembang: Tolong Diperhatikan Rakyat Kecil

Jakarta | Rabu, 12 Mei 2021 | 20:48 WIB

5 Khotbah Singkat Salat Idul Fitri di Rumah

5 Khotbah Singkat Salat Idul Fitri di Rumah

News | Rabu, 12 Mei 2021 | 20:14 WIB

Bacaan Takbiran Idul Fitri 1442 H untuk Versi Pendek dan Panjang

Bacaan Takbiran Idul Fitri 1442 H untuk Versi Pendek dan Panjang

News | Rabu, 12 Mei 2021 | 19:42 WIB

Kebijakan Anies, Bikin Lapak Kembang Mbah Anis Tak Lagi Laris Manis

Kebijakan Anies, Bikin Lapak Kembang Mbah Anis Tak Lagi Laris Manis

News | Rabu, 12 Mei 2021 | 18:45 WIB

TPU Karet Bivak Ditutup, Peziarah: Nyekar Dilarang, Padahal Mau Kirim Doa

TPU Karet Bivak Ditutup, Peziarah: Nyekar Dilarang, Padahal Mau Kirim Doa

News | Rabu, 12 Mei 2021 | 18:27 WIB

50 Ucapan Idul Fitri untuk Dikirim Via WhatsApp

50 Ucapan Idul Fitri untuk Dikirim Via WhatsApp

Bali | Rabu, 12 Mei 2021 | 18:20 WIB

50 Ucapan Idul Fitri 1442 H untuk Keluarga atau Teman, Share di WA dan IG

50 Ucapan Idul Fitri 1442 H untuk Keluarga atau Teman, Share di WA dan IG

News | Rabu, 12 Mei 2021 | 18:15 WIB

Terkini

Bahaya AI Companion: Ketika Teman Virtual Menggantikan Empati

Bahaya AI Companion: Ketika Teman Virtual Menggantikan Empati

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Pasokan Gas Jadi Kunci Produksi Pupuk PIM, ESDM Bahas Sumber Tambahan

Pasokan Gas Jadi Kunci Produksi Pupuk PIM, ESDM Bahas Sumber Tambahan

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Kontroversi Suharyanto Eks Kepala BNPB, Terbaru Terseret Isu Sang Adik Kena OTT KPK

Kontroversi Suharyanto Eks Kepala BNPB, Terbaru Terseret Isu Sang Adik Kena OTT KPK

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Lampung Kebut Kawasan Industri Katibung Jadi Pusat Kilang Minyak & Hilirisasi

Lampung Kebut Kawasan Industri Katibung Jadi Pusat Kilang Minyak & Hilirisasi

Lampung | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Ketidakmampuan Pemerintah Tangani Karhutla Makin Ancam Arus Investasi Asing

Ketidakmampuan Pemerintah Tangani Karhutla Makin Ancam Arus Investasi Asing

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Ingatkan Pemkot Tak Sporadis Bongkar Pasar Shopping, Hadi Kurniadi: Jangan Korbankan Nasib UMKM

Ingatkan Pemkot Tak Sporadis Bongkar Pasar Shopping, Hadi Kurniadi: Jangan Korbankan Nasib UMKM

Lampung | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:52 WIB

Atasi Kulit Kusam dengan Budget Hemat, Ini 5 Brightening Cleanser 30 Ribuan

Atasi Kulit Kusam dengan Budget Hemat, Ini 5 Brightening Cleanser 30 Ribuan

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:50 WIB

Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi

Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:41 WIB

Siapa Bima Setiawan? Adik Eks Kepala BNPB yang Tilap Dana Bantuan untuk Borong Saham

Siapa Bima Setiawan? Adik Eks Kepala BNPB yang Tilap Dana Bantuan untuk Borong Saham

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:41 WIB

Perbedaan Flek Hitam Akibat Matahari Vs Bekas Jerawat pada Usia 30 Tahun: Warna Hingga Tekstur

Perbedaan Flek Hitam Akibat Matahari Vs Bekas Jerawat pada Usia 30 Tahun: Warna Hingga Tekstur

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:35 WIB

×