Antisipasi Lonjakan Pasien, Pangdam Jaya dan Kapolda Cek RSD Wisma Atlet

Bangun Santoso | Muhammad Yasir | Suara.com

Senin, 17 Mei 2021 | 12:19 WIB
Antisipasi Lonjakan Pasien, Pangdam Jaya dan Kapolda Cek RSD Wisma Atlet
Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran di RSD Wisma Atlet, Senin (17/5/2021). (Suara.com/Yasir)

Suara.com - Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran meninjau Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (17/5/2021). Tinjauan itu dilakukan untuk untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana apabila terjadi lonjakan kasus positif Covid-19 pasca-libur lebaran.

Dudung yang juga menjabat sebagai Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu Operasi Penanganan Pasien Covid-19 (Pangkogasgabpad) itu mengatakan beberapa hal yang mereka cek di antaranya ketersediaan ruang kamar, kesiapan tenaga kesehatan hingga pengamanan.

"Sehingga apabila terjadi lonjakan, ledakan (kasus positif Covid-19), kita sudah siap untuk mengantisipasi," kata Dudung di RSD Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (17/5/2021).

Dalam kesempatan itu Dudung juga meminta tenaga kesehatan dan personel keamanan untuk tetap menyiapkan fisik dan mental. Khususnya dalam mengahadapi kemungkinan terjadinya lonjakan pasien.

"Siapkan mental dan fisik para unsur pengamanan dan tenaga kesehatan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya lonjakan setelah pasca-arus mudik. Sehingga kita nantinya tidak mendadak dan kita siap untuk kemungkinan-kemungkinan tersebut," katanya.

Surat Bebas Covid-19

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran sebelumnya menegaskan kepada warga yang hendak kembali ke Jakarta usai melaksanakan mudik lebaran diwajibkan menyertakan surat bebas Covid-19. Jika tidak, mereka diminta menjalani isolasi mandiri dan melaksanakan swab antigen yang telah disediakan.

"Jika anda tidak bisa menunjukkan surat keterangan bebas Covid, mereka akan memaksa anda untuk melakukan isolasi mandiri dan dilakukan swab antigen gratis," kata Fadil dalam video yang diunggah akun Twitter @TMCPoldaMetro pada Senin (17/5/2021).

Fadil memastikan seluruh warga dari luar daerah yang hendak kembali ke Jakarta tidak akan lolos dari pemeriksaan di pos-pos penyekatan dan check point. Terlebih, kata dia, dalam pemeriksaan ini pihaknya juga turut melibatkan basis komunitas seperti Babinsa, Babinkantibmas, RW hingga RT.

"Kepada masyarakat yang akan kembali ke Jakarta agar melengkapi diri dengan surat keterangan bebas Covid. Kalau anda lolos di pos penyekatan ini, anda tidak mungkin lolos di basis komunitas. Karena seluruh RT, RW, Babinsa, Babinkantibmas itu akan datang," katanya.

1,2 Juta Warga Nekat Mudik

Sebanyak 1,2 juta warga Jakarta sebelumnya tercatat melaksanakan mudik lebaran di tengah adanya larangan dari pemerintah. Mereka melaksanakan mudik sebelum adanya Operasi Ketupat Jaya 2021 yang berlangsung sejak 6 hingga 17 Mei menggunakan jalur darat, laut dan udara.

Untuk mengantisipasi itu, Polda Metro Jaya bersama Kodam Jaya akan melaksanakan tes swab berlapis di masa arus balik mudik lebaran 2021. Pelaksanaan tes swab akan di lakukan di pos-pos arus balik mudik yang tersebar di perbatasan, pelabuhan, hingga bandara.

"Kami akan laksanakan strategi swab berlapis mulai dari titik start kita akan berkoordinasi dengan polda-polda dan kodam di wilayah yang menjadi titik start banyaknya pemudik seperti; Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (11/5) pekan lalu.

Disisi lain, Fadil menyampaikan pihaknya juga akan memperketat setiap pintu masuk wilayah Jakarta. Seperti bandara, pelabuhan, hingga stasiun kereta api.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lukman Sardi Vaksin Covid-19 Tanpa Sarapan, Ada Efeknya?

Lukman Sardi Vaksin Covid-19 Tanpa Sarapan, Ada Efeknya?

Entertainment | Senin, 17 Mei 2021 | 12:11 WIB

5 Lokasi Rapid Test Antigen di Kota Tangerang Khusus Pemudik

5 Lokasi Rapid Test Antigen di Kota Tangerang Khusus Pemudik

Banten | Senin, 17 Mei 2021 | 12:02 WIB

Virus Corona Covid-19 Bisa Picu Sesak Napas, Perhatikan 4 Tanda ini!

Virus Corona Covid-19 Bisa Picu Sesak Napas, Perhatikan 4 Tanda ini!

Health | Senin, 17 Mei 2021 | 11:44 WIB

Warga Bogor Pulang Mudik Diminta Tes COVID-19 Mandiri

Warga Bogor Pulang Mudik Diminta Tes COVID-19 Mandiri

Bogor | Senin, 17 Mei 2021 | 11:34 WIB

Polres Gresik Lakukan Rapid Antigen, 8 Kali Tes 1 Pemudik Positif Covid-19

Polres Gresik Lakukan Rapid Antigen, 8 Kali Tes 1 Pemudik Positif Covid-19

Otomotif | Senin, 17 Mei 2021 | 11:32 WIB

Museum se-Jakarta Tutup Cegah Klaster COVID-19 Pasca Lebaran

Museum se-Jakarta Tutup Cegah Klaster COVID-19 Pasca Lebaran

Jakarta | Senin, 17 Mei 2021 | 11:26 WIB

Pedoman CDC Terkait Izin Lepas Masker Setelah Vaksin Dinilai Membahayakan

Pedoman CDC Terkait Izin Lepas Masker Setelah Vaksin Dinilai Membahayakan

Health | Senin, 17 Mei 2021 | 11:15 WIB

Terkini

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 00:33 WIB

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:53 WIB

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:10 WIB

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:53 WIB

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:34 WIB

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:13 WIB

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:38 WIB

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:01 WIB

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:42 WIB