Orang-orang Komunis di Sisi Kiri Jalur Gaza Palestina

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Senin, 17 Mei 2021 | 20:03 WIB
Orang-orang Komunis di Sisi Kiri Jalur Gaza Palestina
Potret Front Popular Pembebasan Palestina atau Popular Front for The Liberation of Palestin (PFLP), organisasi komunis di Palestina. [@jennineak]

Suara.com - Kaum Islamis, Nasionalis, dan Komunis di Palestina bersatu untuk melawan agresi Israel. Darah mereka sama-sama tumpah di palagan melawan tentara kolonial.

Ratusan warga Palestina dari berbagai spektrum politik serta organisasi berbaris di jalanan dekat pos pemeriksaan Beit El di Al Bireh, Tepi Barat, menentang penggusuran serta pemboman di Gaza, Sabtu (15/5) pekan lalu.

Mereka berasal dari beragam faksi perjuangan kemerdekaan Palestina, baik kaum Islamis, Nasionalis yakni Fatah, dan juga Komunis: Popular Front for the Liberation of Palestine (PFL) atau Front Popular Pembebasan Palestina.

Aksi massa itu sebagai bentuk solidaritas warga Tepi Barat untuk rakyat Palestina di Gaza serta Jerusalem Timur. Demonstrasi itu dijawab oleh senapan-senapan tentara Israel.

Suara tembakan Israel dan peluru baja berlapis karet pecah di udara, saat ambulans hilir mudik membawa korban luka sementara asap mengepul ke udara dari ban yang dibakar oleh pengunjuk rasa.

Malak Abu Rab dari Ramallah mengatakan pada Al Jazeera, dia mendukung mereka yang terbunuh di Gaza, serta warga Palestina di Yerusalem Timur yang terancam diusir dari Sheikh Jarrah.

"Orang Palestina berbicara dengan bahasa yang sama tentang masalah ini dan perasaan mereka juga sama," ujarnya.

Dua anggota sayap militer Front Rakyat Pembebasan Palestina (FPLP) menodongkan senjata ke boneka Presiden AS Donald Trump dalam aksi protes, 23 Mei 2017. [Mohammed Abed/AFP]
Dua anggota sayap militer Front Rakyat Pembebasan Palestina (FPLP) menodongkan senjata ke boneka Presiden AS Donald Trump dalam aksi protes, 23 Mei 2017. [Mohammed Abed/AFP]

Front Populer sayap kiri untuk Pembebasan Palestina (PFLP) adalah salah satu partai politik di Palestina. Sesuai namanya, partai yang dibentuk oleh George Habash tahun 1967 ini berhaluan Marxis-Leninis.

Pada tahun 1969, partai ini mengumumkan diri sebagai organisasi berhaluan Kiri Jauh. Tapi, PFLP juga tetap mengadopsi Nasionalisme Arab dan Nasionalisme Palestina.

baca juga

Sebagai kelompok terbesar yang bergabung dalam Palestine Liberation Organization (PLO), PFLP juga berkomitmen untuk melawan penjajahan anti-Zionisme.

Layaknya organisasi lain di dunia, PFLP membangun hubungan dengan sesama negara komunis seperti Uni Soviet dan China. Jaringan organisasi sayap kirinya juga melebar ke seluruh dunia.

Warga Palestina membawa bendera Hamas saat pemakaman Rashid Abu Ara, remaja 16 tahun yang tewas dalam bentrokan dengan militer Israel di Aqaba, dekat Nablus, Tepi Barat, Rabu (12/5/2021). [AFP/Jaafar Ashtiyeh]
Warga Palestina membawa bendera Hamas saat pemakaman Rashid Abu Ara, remaja 16 tahun yang tewas dalam bentrokan dengan militer Israel di Aqaba, dekat Nablus, Tepi Barat, Rabu (12/5/2021). [AFP/Jaafar Ashtiyeh]

Tatkala George Habash, pendiri PFLP wafat tahun 2008, seluruh organisasi pembebasan Palestina dari berbagai spektrum politik menyatakan berkabung.

Ismail Haniyeh, pemimpin Hamas yang kala itu menjadi Perdana Menteri Palestina, mengumumkan kematian George Habash adalah duka bagi seluruh rakyat.

“Sekarang sekali lagi, kita kehilangan orang yang mendermakan seluruh hidupnya untuk pembebasan Palestina,” kata Ismail Haniyeh saat itu.

Komunis Israel dukung Palestina

Selain PFLP, seruan kemerdekaan untuk Palestina juga bergema di Partai Komunis Israel (MAKI) yang kini bergabung dengan Hadash, koalisi partai sayap kiri dan partai mayoritas Arab di Israel.

Hadash bahkan menyebut angin dari pemerintah Netanyahu memanaskan Yerusalem, mendeportasi keluarga dan menekan demonstrasi. "Mereka terus membakar negara," ungkap Hadash dalam laporan Morning Star Online.

"Satu-satunya cara untuk mengatasi api yang mengancam kita adalah solidaritas, berdiri bersama dan perjuangan Yahudi-Arab melawan rasisme, kebencian, dan kekerasan."

Mereka menyerukan dukungan terhadap keluarga Palestina yang jadi korban penggusuran dari lingkungan Sheikh Jarrar di Yerusalem Timur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Benarkah Said Aqil Sebut Arab Negara Komunis, Bukan China?

CEK FAKTA: Benarkah Said Aqil Sebut Arab Negara Komunis, Bukan China?

Hits | Jum'at, 07 Mei 2021 | 13:05 WIB

Citranya Mulai Pulih, Komunis Rusia Bakal Bangun Museum Stalin

Citranya Mulai Pulih, Komunis Rusia Bakal Bangun Museum Stalin

News | Kamis, 29 April 2021 | 13:49 WIB

Partai Komunis Kuba Tunjuk Pemimpin Baru, Era Castro Berakhir

Partai Komunis Kuba Tunjuk Pemimpin Baru, Era Castro Berakhir

News | Kamis, 22 April 2021 | 12:45 WIB

Terkini

Dapur Cuanki Sadaya di Blok M Hub Terbakar, Satu Karyawan Alami Luka Ringan

Dapur Cuanki Sadaya di Blok M Hub Terbakar, Satu Karyawan Alami Luka Ringan

News | Senin, 02 November 2026 | 17:11 WIB

Review The Longest Wait: Melihat Perjuangan Timnas Garuda dari Balik Layar

Review The Longest Wait: Melihat Perjuangan Timnas Garuda dari Balik Layar

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 17:10 WIB

Dibeli Haji Isam, BYAN Bakal Rombak Direksi dan Komisaris

Dibeli Haji Isam, BYAN Bakal Rombak Direksi dan Komisaris

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 17:09 WIB

Apa Penyebab Truk Molen Tabrak Halte di Bekasi, 6 Orang Tewas

Apa Penyebab Truk Molen Tabrak Halte di Bekasi, 6 Orang Tewas

Bekaci | Senin, 02 November 2026 | 17:06 WIB

Novel The Newcomer, saat Kebohongan Kecil Menyembunyikan Sebuah Kebenaran

Novel The Newcomer, saat Kebohongan Kecil Menyembunyikan Sebuah Kebenaran

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 17:00 WIB

Investor Kabur, Rupiah Makin Loyo di Awal November

Investor Kabur, Rupiah Makin Loyo di Awal November

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 16:56 WIB

BEI Proyeksi Puluhan UKM Siap IPO Tahun 2027

BEI Proyeksi Puluhan UKM Siap IPO Tahun 2027

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 16:56 WIB

Buah Manis Kepercayaan, Investasi Senilai Rp9,7 Triliun Segera Masuk Jateng

Buah Manis Kepercayaan, Investasi Senilai Rp9,7 Triliun Segera Masuk Jateng

News | Senin, 02 November 2026 | 16:55 WIB

Bestari Barus Sentil Demokrat soal Putusan MA Gibran: Jangan Buru-buru Ingin AHY Jadi Wapres

Bestari Barus Sentil Demokrat soal Putusan MA Gibran: Jangan Buru-buru Ingin AHY Jadi Wapres

News | Senin, 02 November 2026 | 16:54 WIB

Kenapa Kontak Hilang Sendiri di iPhone? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kenapa Kontak Hilang Sendiri di iPhone? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 16:51 WIB

×