Pengungsi Palestina Kekurangan Pasokan Makanan & Kebutuhan Sehari-hari

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Selasa, 18 Mei 2021 | 11:57 WIB
Pengungsi Palestina Kekurangan Pasokan Makanan & Kebutuhan Sehari-hari
Ribuan warga Australia melakukan demo untuk memprotes serangan brutal Israel di Masjid Al Aqsa dan jalur Gaza di Balai Kota Sydney, Australia, Sabtu (15/5). BIANCA DE MARCHI / AFP

Suara.com - Konflik antara Palestina dan Israel yang terjadi sejak pekan lalu telah menimbulkan kerusakan, kematian, dan banyak orang yang mengungsi di Gaza kekurangan pasokan kebutuhan sehari-hari.

Kondisi ini pun terjadi pada Suheir al-Arbeed (30), yang baru melahirkan dua minggu lalu. Ia mengungsi di sebuah sekolah di Kota Gaza bersama keenam anaknya.

"Kami membutuhkan makanan, pakaian, selimut, kasur, dan susu. Punggungku sakit karena tidur di atas selimut tipis di lantai," kata al-Arbeed, dikutip dari Al Jazeera, Selasa (18/5/2021).

Al-Arbeed juga harus meminta persediaan popok pengungsi lainnya dan buah hatinya itu terus menangis walau sudah mendapatkan ASI.

"Aku mencoba menyusui dia tapi dia masih lapar dan terus menangis," lanjutnya.

Ribuan warga Australia melakukan demo untuk memprotes serangan brutal Israel di Masjid Al Aqsa dan jalur Gaza di Balai Kota Sydney, Australia, Sabtu (15/5).  BIANCA DE MARCHI / AFP
Ribuan warga Australia melakukan demo untuk memprotes serangan brutal Israel di Masjid Al Aqsa dan jalur Gaza di Balai Kota Sydney, Australia, Sabtu (15/5). BIANCA DE MARCHI / AFP

Al-Arbeed merupakan satu dari ratusan keluarga yang meninggalkan rumah mereka pada Kamis (13/5/2021) malam, ketika tembakan dan pemboman dari Israel mengguncang tempat tinggal mereka.

Para anggota keluarga melarikan diri dengan berjalan kaki dengan jarak beberapa kilometer ke sekolah Gaza al-Jadeeda. Ini adalah salah satu dari banyaknya sekolah yang dikelola oleh UNRWA, badan PBB untuk pengungsi Palestina.

"Tidak ada mobil atau transportasi yang tersedia," kata al-Arbeed, yang rumahnya terletak di daerah Shujaiyah di timur laut Gaza.

Hal yang sama terjadi pada Umm Jamal al-Attar. Ia dan keluarganya sudah berulang kali mengungsi, termasuk saat konflik perang Gaza 2014 silam yang telah menewaskan anak-anaknya.

baca juga

"Israel membombardir kami dengan rudal dan penembakan. Mereka juga menembakkan semacam gas," ungkap Umm Jamal, seraya menambahkan bahwa dia belum bisa pulang ke rumah untuk mendapatkan pakaian atau makanan.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengumumkan lebih dari 38.000 warga Palestina di Gaza telah mengungsi dan mencari perlindungan di 48 sekolah UNRWA.

Juru bicara UNRWA Adnan Abu Hassan mengatakan badan tersebut sudah mulai menyediakan berbagai kebutuhan dasar bagi para pengungsi.

"Kami sangat membutuhkan dukungan," tutupnya, mengacu pada penutupan perbatasan oleh Israel pada 10 Mei yang digunakan untuk membawa bantuan kemanusiaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demo Mau Temui Jokowi, Pengungsi Asing UNHCR: Kami Mau Keluar Tapi Dicegah

Demo Mau Temui Jokowi, Pengungsi Asing UNHCR: Kami Mau Keluar Tapi Dicegah

News | Rabu, 21 April 2021 | 11:21 WIB

Tenda Pengungsi Gempa Malang di Setiap Rumah, Cegah Klaster Baru Covid-19

Tenda Pengungsi Gempa Malang di Setiap Rumah, Cegah Klaster Baru Covid-19

Malang | Jum'at, 16 April 2021 | 20:49 WIB

Menengok Buka Puasa Pertama Pengungsi Gempa di Malang

Menengok Buka Puasa Pertama Pengungsi Gempa di Malang

Malang | Selasa, 13 April 2021 | 22:22 WIB

Terkini

Mahfud MD Soal Gugatan Pendidikan Gibran: Kalau Saya Hakimnya, Saya Mau Buat Terobosan

Mahfud MD Soal Gugatan Pendidikan Gibran: Kalau Saya Hakimnya, Saya Mau Buat Terobosan

News | Selasa, 22 September 2026 | 20:51 WIB

9 Rekomendasi HP Murah untuk Live TikTok dan Shopee Tidak Cepat Panas

9 Rekomendasi HP Murah untuk Live TikTok dan Shopee Tidak Cepat Panas

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 20:50 WIB

57 Pelajar Keluhkan Kesehatan Usai Makan MBG, SPPG Akui Lalai Tangani Ikan Tuna

57 Pelajar Keluhkan Kesehatan Usai Makan MBG, SPPG Akui Lalai Tangani Ikan Tuna

News | Selasa, 22 September 2026 | 20:42 WIB

Jakarta Diguyur Hujan, Operasi Modifikasi Cuaca Akhirnya Berhasil

Jakarta Diguyur Hujan, Operasi Modifikasi Cuaca Akhirnya Berhasil

News | Selasa, 22 September 2026 | 20:41 WIB

Review Neagley: Drama Aksi Khas Reacher dengan Sentuhan Lebih Emosional

Review Neagley: Drama Aksi Khas Reacher dengan Sentuhan Lebih Emosional

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 20:40 WIB

Dugaan Penipuan dan Penculikan Mahasiswi Tasikmalaya, Polres Dalami Keterlibatan Oknum ASN

Dugaan Penipuan dan Penculikan Mahasiswi Tasikmalaya, Polres Dalami Keterlibatan Oknum ASN

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 20:38 WIB

3.465 Chromebook Muara Enim Sudah Diketahui Sebelum Kontrak, Saksi Ungkap Rantai Pengadaannya

3.465 Chromebook Muara Enim Sudah Diketahui Sebelum Kontrak, Saksi Ungkap Rantai Pengadaannya

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 20:37 WIB

Sara Wijayanto Resmi Gugat Cerai Demian Aditya, Sidang Perdana Digelar Lusa

Sara Wijayanto Resmi Gugat Cerai Demian Aditya, Sidang Perdana Digelar Lusa

Entertainment | Selasa, 22 September 2026 | 20:30 WIB

Nafas Kalbar Gugat Prabowo Terkait Karhutla dan Kabut Asap

Nafas Kalbar Gugat Prabowo Terkait Karhutla dan Kabut Asap

News | Selasa, 22 September 2026 | 20:29 WIB

Banten Jadi Tuan Rumah Latihan Militer 19 Negara

Banten Jadi Tuan Rumah Latihan Militer 19 Negara

Banten | Selasa, 22 September 2026 | 20:27 WIB

×