Gaza Masih Panas, Militer Israel Klaim Militan Sudah Tembakan 3.000 Roket

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Selasa, 18 Mei 2021 | 12:50 WIB
Gaza Masih Panas, Militer Israel Klaim Militan Sudah Tembakan 3.000 Roket
Asap mengepul dari Menara Jala saat runtuh setelah dibom dalam serangan udara Israel di Kota Gaza, Palestina, pada (15/5/2021). [MOHAMMED ABED / AFP]

Suara.com - Israel mengklaim bahwa negaranya sudah mendapatkan lebih dari 3.000 serangan roket dari Palestina selama seminggu terakhir.

Menyadur BBC News, Selasa (18/5/2021) klaim tersebut muncul ketika negaranya diserang oleh militan di Palestina pada Senin (17/5).

Militer Israel mengatakan lebih dari 50 pesawat tempur melakukan serangan selama 20 menit di Jalur Gaza sesaat sebelum fajar pada hari Senin.

Mereka menyerang 35 "target teror" dan menghancurkan lebih dari 15 km (9,3 mil) jaringan terowongan bawah tanah milik Hamas, tambahnya.

Militer Israel juga mengatakan telah menyerang rumah sembilan komandan Hamas "berpangkat tinggi". Tentara Israel juga menembakkan artileri dari posisi dekat perbatasan Gaza.

Belum ada laporan tentang korban baik luka-luka maupun tewas setelah adanya klaim serangan tersebut.

Namun, warga di Jalur Gaza mengungkapkan rasa takut mereka saat terjadi serangan di wilayahnya.

"Saya bersiap-siap untuk mati. Saya harus berdamai dengannya," kata Najla Shawa, seorang pekerja kemanusiaan Palestina dan ibu dua anak kepada BBC.

Menjelaskan serangan udara sebelumnya selama akhir pekan, dia berkata: "Orang yang kami kenal [dibunuh], orang yang bekerja dengan kami ... orang biasa, orang profesional, tua dan muda."

baca juga

Pertempuran itu dimulai setelah meningkatnya ketegangan Israel-Palestina di Yerusalem Timur pasca penyerangan yang terjadi di Masjid Al Aqsa saat bulan Ramadhan.

Hamas mulai menembakkan roket setelah memperingatkan Israel untuk menarik diri dari situs tersebut, memicu serangan udara balasan.

Pada hari Senin, sirene peringatan roket berbunyi lagi, di beberapa daerah di sekitar Israel selatan. Satu roket menghantam sebuah gedung apartemen di kota Ashdod dan beberapa orang dilaporkan terluka.

Pejabat Palestina di Gaza, sementara itu, mengatakan serangan semalam telah menyebabkan pemadaman listrik yang meluas dan ratusan rumah dan bangunan lainnya rusak.

"Tidur selama 3 jam - kami secara fisik aman tetapi mengalami salah satu malam [yang paling] sulit," tulis seorang warga di Jalur Gaza di Twitter.

Korban tewas secara keseluruhan di wilayah itu sekarang mencapai 200, termasuk 59 anak-anak dan 35 wanita, 1.305 terluka, menurut kementerian kesehatan yang dikelola Hamas.

Seruan internasional untuk gencatan senjata terus meningkat. Presiden Mesir Abdul Fattah al-Sisi mengatakan bahwa negaranya "akan berusaha keras untuk mencapai gencatan senjata".

Dewan Keamanan PBB mengadakan pertemuan darurat pada hari Minggu.Sekretaris Jenderal António Guterres memperingatkan bahwa pertempuran itu "berpotensi menimbulkan krisis keamanan dan kemanusiaan yang tidak dapat dikendalikan".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenapa Israel Menyerang Palestina? Bagaimana Awal Mulanya?

Kenapa Israel Menyerang Palestina? Bagaimana Awal Mulanya?

News | Selasa, 18 Mei 2021 | 12:05 WIB

UAS Galang Dana, Dewi Tanjung: Jangan Jual Penderitaan Rakyat Palestina

UAS Galang Dana, Dewi Tanjung: Jangan Jual Penderitaan Rakyat Palestina

Bekaci | Selasa, 18 Mei 2021 | 11:59 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Video TNI hingga Tentara Turki Bersatu di Palestina?

CEK FAKTA: Benarkah Video TNI hingga Tentara Turki Bersatu di Palestina?

Hits | Selasa, 18 Mei 2021 | 12:13 WIB

Terkini

4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi

4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:25 WIB

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:17 WIB

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

×