Galang Dana Kemanusiaan Palestina, KSPI Targetkan Rp 1 Miliar Sepekan

Chandra Iswinarno, Yosea Arga Pramudita

Selasa, 18 Mei 2021 | 14:29 WIB
Galang Dana Kemanusiaan Palestina, KSPI Targetkan Rp 1 Miliar Sepekan
Massa buruh KSPI saat menggelar longmarch ke gedung PBB Jakarta terkait dukungan ke Palestina. (Suara.com/Arga)

Suara.com - Massa buruh solidaritas untuk Palestina dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) turut menggalang dana kemanusiaan. Aksi solidaritas itu dipicu serangan militer Israel serta tindak kekerasan dan penindasan di bumi Palestina.

Presiden KSPI Said Iqbal mengatakan, dalam hitungan satu jam, dana kemanusiaan telah terkumpul sebanyak Rp 7,7 juta. Said melanjutkan, penggalangan dana tidak dilakukan pada hari ini saja.

"Mungkin belum seberapa hasilnya  terkumpul tadi dalam satu jam saja 7,7 juta rupiah dan (penggalangan dana) tidak hanya hari ini," kata Said Iqbal di Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (18/5/2021).

Dia juga mengatakan, pihaknya menargetkan dana kemanusiaan Rp 1 miliar dalam seminggu ke depan. Nantinya dana tersebut akan diserahkan kepada rakyat Palestina.

"Dilanjutkan dalam  satu minggu ke depan, target kami Rp 1 miliar bisa terkumpul dari seluruh buruh Indonesia dan ini akan kami serahkan ke satu lembaga kemanusaiaan  yang langsung bisa diserahkan ke rakyat Palestina secepatnya," sambungnya.

Kirim Surat ke Biden

Said Iqbal juga mengungkapkan, pihaknya dalam hal ini akan menyerahkan surat kepada Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia. Surat tersebut ditulis dengan bahasa Inggris dan Prancis.

Dia mengemukakan,  surat tersebut nantinya akan diteruskan ke Presiden Amerika Serikat, Joe Biden. Dalam surat itu, massa meninta agar Biden segera meminta pihak Israel menghentikan kekerasan di bumi Palestina.

"Diteruskan kepada Presiden Joe Biden dan tembusan kepada konfederasi serikat buruh Amerika agar meminta Presiden Amerika Serikat Joe Biden untuk menghentikan, meminta Perdana Menteri Israel menghentikan agresi militer ke Palestina," papar dia.

baca juga

Tak hanya itu, massa KSPI juga mendesak Presiden Biden menghentikan kekerasan dan penindasan terhadap rakyat Palestina oleh militer Israel.

Melalui pengeras suara, seruan agar penindasan terhadap rakyat Palestina terus digaungkan.

"Kami sampaikan pada Presiden Joe Biden melalui Kedubes AS adalah penegasan kembali bahwa setiap negara berhak untuk mendapatkan kemerdekaan," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bela Palestina, Emak-emak hingga Sopir Ojol Kumpul di Depan Kedubes AS

Bela Palestina, Emak-emak hingga Sopir Ojol Kumpul di Depan Kedubes AS

News | Selasa, 18 Mei 2021 | 14:21 WIB

Demo Kedubes AS, KSPI Desak Joe Biden Hentikan Serangan Israel ke Palestina

Demo Kedubes AS, KSPI Desak Joe Biden Hentikan Serangan Israel ke Palestina

News | Selasa, 18 Mei 2021 | 14:18 WIB

Tuduh Pemuda Palestina Provokasi Israel, Haikal Hassan Diancam Al Qassam

Tuduh Pemuda Palestina Provokasi Israel, Haikal Hassan Diancam Al Qassam

Hits | Selasa, 18 Mei 2021 | 14:18 WIB

Terkini

Kenapa Zodiak Gemini Sering Banget Dibenci? Ini 5 Alasan Utamanya!

Kenapa Zodiak Gemini Sering Banget Dibenci? Ini 5 Alasan Utamanya!

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:35 WIB

Menteri Mukhtarudin Dorong Lulusan Poltekkes Jadi Tenaga Kesehatan Profesional di Dunia

Menteri Mukhtarudin Dorong Lulusan Poltekkes Jadi Tenaga Kesehatan Profesional di Dunia

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:33 WIB

Polisi Sebut Tak Temukan Unsur Pungli dan Pemerasan di Kasus Bolosego Alkid Yogyakarta

Polisi Sebut Tak Temukan Unsur Pungli dan Pemerasan di Kasus Bolosego Alkid Yogyakarta

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:33 WIB

JARI98 Ungkap Peran Strategis Listyo Sigit di KSP, 'Benteng Kokoh' Presiden Prabowo?

JARI98 Ungkap Peran Strategis Listyo Sigit di KSP, 'Benteng Kokoh' Presiden Prabowo?

Jatim | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Setelah Sukses di Musim Pertama, Anime Draw This Then Die Lanjut Musim ke-2

Setelah Sukses di Musim Pertama, Anime Draw This Then Die Lanjut Musim ke-2

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:30 WIB

PERADI Profesional Gandeng UI, Dorong PKPA Tak Sekadar Formalitas Calon Advokat

PERADI Profesional Gandeng UI, Dorong PKPA Tak Sekadar Formalitas Calon Advokat

Jabar | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:27 WIB

Pakar Hukum UMJ: Nusron Wahid Cukup Bukti untuk Diproses KPK

Pakar Hukum UMJ: Nusron Wahid Cukup Bukti untuk Diproses KPK

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:24 WIB

Viral Keributan Pelajar di Menteng, Polisi Ungkap Kronologi Sebenarnya

Viral Keributan Pelajar di Menteng, Polisi Ungkap Kronologi Sebenarnya

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:23 WIB

Kawasan Pesisir Jakarta Makin Terhubung, Akses Jadi Pertimbangan Pelaku Usaha

Kawasan Pesisir Jakarta Makin Terhubung, Akses Jadi Pertimbangan Pelaku Usaha

Jakarta | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:17 WIB

Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji

Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:13 WIB

×